Current time: 17 Apr 2014, 20:08 Hello There, Guest! LoginRegister
ForumBebas.com / News / [CJDW™] Berita Hari Ini / Putri Bupati Bakal Calon Bupati



REPLY 
 
Thread Rating:
  • 69 Votes - 2.74 Average


  
harakiri
14 Nov 2009 09:52    #1

Mayjen

Putri Bupati Jawara Rakercabsus

TABANAN, NusaBali
Jumat, 13 November 2009

Hasil mengejutkan muncul dari Rakercabsus PDIP untuk menjaring bakal Calon Bupati (Cabup)-Calon Wakil Bupati (Cawabup) Tabanan, Kamis (21/11). Ni Putu Eka Wiryastuti, satu-satunya kontestan perempuan yang sebelumnya dituding sebagai kader bau kencur, unggul telak dalam voting untuk posisi bakal Cabup. Dia menggungguli para senior seperti Made Urip, IGG Putra Wirasana, Wayan Sukaja, dan Made Sudana.

Rakercabsus yang digelar di Gedung Kesenian Ketut Mario Tabanan dan dipimpin langsung Korwil Bali-NTB-NTT DPP PDIP Sonny Keraf kemarin, berlangsung alot. Rakercabsus melibatkan 13 kandidat Cabup dan 15 Cawabup, yang semuanya kader internal PDIP. Dari Rakercabsus ini, dipilih 5 kandidat peraih suara terbanyak di posisi Cabup dan 5 kandidat peraih suara terbanyak di posisi Cawabup. Hanya mereka inilah yang disetor ke DPP PDIP guna disurvei dan dimintakan rekomendasina sebagai paket Cabup-Cawabup untuk ditarungkan ke Pilkada Tabanan, 4 Mei 2010 mendatang.

Dalam Rakercabsus kemarin, dari total 385 pemegang hak suara, hanya 368 pemegang hak suara yang hadir. Setiap pemegang hak suara berhak memilih satu bakal Cabup dan Cawabup. Hasilnya, ternyata mengejutkan. Putu Eka Wiryastuti, Srikandi muda yang notabene putri dari Bupati Tabanan Nyoman Adi Wiryatama (Ketua Bappilu DPD PDIP Bali) tampil sebagai jawara Rakercabsus PDIP untuk posisi balon Cabup, dengan keunggulan suara amat telak. Srikandi PDIP asal kawasan pegunungan Baturiti yang kini duduk di DPRD Tabanan ini berhasil mendominasi 173 suara atau 47,01 persen.

Sedangkan Made Urip, anggota Fraksi PDIP DPR RI yang semula diunggulkan sebagai jawara, malah terpuruk di peringkat tiga untuk posisi Cabup. Made Urip hanya mengantongi 56 suara atau 15,22 persen. Made Urip setingkat di bawah Wayan Sukaja, anggota DPRD Bali dan mantan Ketua DPRD Tabanan yang berhasil nyelinap ke posisi runner-up dengan 59 suara atau 16,03 persen. Sementara, figur incumbent IGG Putra Wirasana (Wakil Bupati Tabanan saat ini) harus puas berada di peringkat empat dengan mendulang 50 suara atau 13,59 persen. Sebaliknya, Made Sudana (Ketua DPC PDIP Tabanan yang kini Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali) terpuruk di posisi lima dengan hanya meraih 16 suara atau 4,35 persen.

Beruntung, Made Sudana---yang sebelumnya diwacanakan akan berpaket dengan Waya Sukaja sebagai Cabup-Cawabup Tabanan---masuk peringkat 5 besar, sehingga namanya juga dikirim ke DPP PDIP. Nama Sudana dikirim bersama Eka Wiryastuti, Wayan Sukaja, Made Urip, dan Putra Wirasana. Sedangkan untuk posisi balon Cawabup, Nyoman Putra Astawa tampil sebagai jawara Rakercabsus PDIP Tabanan, dengan meraih 93 suara. Putra Astawa merupakan politisi senior PDIP yang kini duduk di DPRD Bali. Politisi senior PDIP lainnya, Made Arimbawa (mantan Ketua DPRD Tabanan dan Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali), berada di posisi runner-up Cawabup hasil Rakercabsus. Arimbawa yang semula diperkirakan hanya akan menduduki peringkat empat, meraup 81 suara.

Kemudian, Komang Gde Sanjaya (politisi muda PDIP yang kini anggota DPRD Tabanan) berada di peringkat tiga Cawabup dengan meraih 62 suara. Sanjaya merupakan caleg PDIP peraih suara terbanyak se-Bali untuk kursi DPRD Kabupaten/Kota pada Pileg 2009. Sanjaya digadang-gadang akan menjadi paket pendamping Eka Wiryastuti di posisi Cawabup.

Sedangkan peringkat empat dan lima bakal Cawabup masing-masing diduduki Gede Suamba dan Ketut Suwardiana. Gede Suamba yang mantan anggota DPRD Tabanan, berhasil meraih 53 suara dalam Rakercabsus kemarin. Sementara Ketut Suwardiana yang kini anggota DPRD Tabanan, hanya mengemas 26 suara. Jadi, hanya nama lima figur Cawabup inilah yang dikirim ke DPP PDIP untuk disurvei dan dimintakan rekomendasinya. Proses peluncuran nama Eka Wiryastuti cs sebagai bakal Cabup dan Putra Astawa sebagai bakal Cawabup di Rakercabsus PDIP Tabanan kemarin, berlangsung sedikit panas. Sebelum memasuki sesi pemilihan, Rakercabsus sudah mulai hangat. Pasalnya, 10 PAC PDIP se-Tabanan tidak kompak dalam penyampaian pemandangan umum.

Enam (6) PAC PDIP menginginkan digelar musyawah mufakat untuk memilih 5 bakal Cabup dan 5 Cawabup. Bila mufakat tidak tercapai, maka dilakukan voting. Sementara, 4 PAC PDIP lagi menginginkan mekanisme penjaringan yang langsung dilakukan melalui voting. Akhirnya, pimpinan Rakercabsus, Sonny Keraf, memutuskan untuk mengikuti kelompok 6 DPC PDIP, yang memilih jalan musyawarah mufakat terlebih dulu.

Namun, setelah semuanya sepakat, malah muncul protes. Pasalnya, pemahaman musyawarah mufakat yang disampaikan Sonny Keraf adalah semua 13 kandidat Cabup dan 15 Cawabup dikirim ke DPP PDIP. Rakercabsus pun terpaksa diskors 15 menit. Saat masa skors itu, 10 PAC PDIP berembuk, dengan ditemani Sony Keraf selaku utusan DPP PDIP dan Sekretaris DPD PDIP Bali, Nyoman Parta. Dari hasil rembuk 10 PAC PDIP ini, akhirnya Sonny Keraf menyerah. Sebab, disepakati pemilihan bakal Cabup-Cawabup langsung dilakukan dengan sistem voting (tabulasi), tanpa melalui musyawarah mufakat. Hasilnya ternyata mengejutkan: sang putri bupati, Eka Wiryastuti, keluar sebagai jawara Rakercabsus PDIP Tabanan untuk posisi bakal Cabup. Tampilnya Eka Wiryastuti sebagai jawara Rakercabsus ini, tentu saja mencengangkan. Sebab, sebelumnya caleg perempuan peraih suara terbanyak se-Bali untuk kursi DPRD Kabupaten/Kota dalam Pileg 2009 ini sempat menjadi sasaran tembak dari kelompok kader senior PDIP. Wiryastuti dituding sebagai kader bau kecur yang merekayasa aspirasi, sehingga dianggap menghambat demokratisasi di internal partainya jika dibiarkan maju. Karena itu, bahkan sempat muncul gerakan penjegalan terhadap kader ‘bau kencur’ ini dari kelompok senior. Serangan itu, antara lain, dibidikkan trio Made Urip, Putra Wirasana, dan Made Sudana dalam pertemuan di sebuah rumah makan di Denpasar. Beruntung, situasi kemudian reda setelah digelar pertemuan elite PDIP yang dipimpin langsung Ketua Bappilu DPD PDIP Bali, Adi Wiryatama. Panasnya situasi perebutan tiket Cabup-Cawabup di internal PDIP Tabanan ini, bisa dimaklumi. Pasalnya, Tabanan merupakan basis utama PDIP di Bali. Siapa pun yang terpilih sebagai Cabup-Cawabup di internal PDIP, merekalah yang punya kans terbesar untuk memenangkan Pilkada Tabanan, 4 Mei 2010.

Hanya saja, kendati tampil sebagai jawara Rakercabus PDIP kemarin, Eka Wiryastuti tidak otomatis terpilih menjadi Cabup Tabanan untuk diadu ke Pilkada 2010. Penentuan final siapa di antara Wiryastuti, Made Urip, Wayan Sukaja, Putra Wirasana, dan Made Sudana yang kelak terpilih menjadi Cabup Tabanan, berada di tangan DPP PDIP. Menurut Sonny Keraf, 5 bakal Cabup dan 5 Cawabup hasil Rakercabsus di Tabanan ini akan dikirim ke DPP PDIP guna digodok melalui urvei. Nantinya, DPP PDIP hanya akan memilih dua di antara 10 figur sebagai paket Cabup-Cawabup Tabanan. “Kandidat yang berposisi Cawabup bisa saja malah direkomendasi sebagai Cabup. Begitu sebaliknya, kandidat Cabup bisa direkomendasi DPP PDIP menjadi Cawabup,” terang Sonny Keraf.

Sementara itu, kandidat Cabup yang juga Ketua DPC PDIP Tabanan, Made Sudana, mengatakan siapa pun nanti yang mendapat rekomendasi dari DPP PDIP sebagai pasangan Cabup-Cawabup, harus didukung dan diamankan. Semua elemen PDIP di Tabanan, termasuk para kandidat, diminta bahu membahu memenangkan pasangan yang meraih rekomendasi DPP PDIP tersebut. “Setelah rekomendasi turun, kita harus bahu membahu, tidak ada pasukan saya yang lari,” ujar Sudana.

Sebelumnya, sempat ada rumor soal DPP PDIP punya skenari untuk paket Made Urip-Putra Astawa sebagai Cabup-Cawabup Tabanan. Hal itu dilakukan demi meloloskan Gusti Ayu Sukmadewi Djaksa ke kursi DPR RI dengan status PAW. Dewi Djaksa memang praktis akan lolos ke Senayan dengan status PAW, menggantikan Made Urip, jika rekannya terpilih sebagai Bupati Tabanan.

Konon, DPP PDIP masih menginginkan Dewi Djaksa jadi wakil rakyat Bali di Senayan, dengan pengalaman sebelumnya selama dua kali periode bertugas di Senayan. Dalam Pileg 2009 lalu, Dewi Djaksa yang mengantongo lebih dari 37.000 suara di Dapil Bali, hanya berada di posisi kelima di antara caleg PDIP. Sedangkan empat caleg PDIP yang mendapat jatah lolos ke kursi DPR RI adalah Wayan Koster, Made Urip, IGA Rai Wirajaya, dan Nyoman Dhamantra.

sumber

=============================================================
mudah2 an Ni Putu Eka Wiryastuti terpilih karena memang punya kemampuan, namun mengingat minimnya pengalaman, maka banyak kalangan internal yang mempertanyakan hasil Rakercabus PDI-P
banner
bajibrata
14 Nov 2009 11:21    #2

Kopka

Selama fairplay, it's oke
banner
fei_sagara
14 Nov 2009 13:03  (Edit: 14 Nov 2009 13:03 by fei_sagara.)    #3

Kapten

mnyimak Think

tp agak aneh Cool
signature
[size=small]untuk apa menangisi [b]bajai[/b] yg lewat, klo tuhan akan memberikan [b]mercy[/b] untukku,,[/size] Wait
banner
wong_edhan
14 Nov 2009 13:14    #4

Gembel Jalanan

Tunjukkan jika generasi muda sudah waktunya memimpin dan meregenerasi kepemimpinan...
banner
PUKEL
14 Nov 2009 13:54    #5

Jendral


huehueheu........... kekuasaan itu memang manis.....
wajar aja ada yang ga rela melepasnya Grin

banner
quebec
14 Nov 2009 15:25    #6

Target Operasi

Grin di daerah gw lebih parah lagi ndan suami-istri sama-sama bupati trus suaminya mau maju ke pemilihan Gubernur..........
banner
lungo
14 Nov 2009 18:51    #7

Letkol

Kalo terpilih semoga bisa menunjukkan bahwa tidak selamanya nepotism itu jelek....
signature
[size=large][color=#32CD32][b][align=center]Meniti langkah kembali menuju harapan dan tujuan yang lebih baik[/align][/b][/color][/size]
banner
omloe
14 Nov 2009 21:03    #8

Letkol

Sudah mulai lahir gaya kerajaan lagi,jabatan turun temurun bagaimana dengan demokrasi ?
banner
andy_ukt
15 Nov 2009 01:06    #9

Kolonel

saat dah duduk d kursi empuk akan mls utk brdiri
banner
REPLY 


Home | Go Top | Text Mode | RSS
Powered By MyBB, © 2002-2014