Try: m.forumbebas.com for faster access! Upgrade your Group for Premium Access!
Internet Anda Lambat? Akseslah Forum Bebas Indonesia dari sini


Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 38 Votes - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
otonglenon99

Letkol

Reputation: 92

Good Citizen

Offline
13 Jul 2009 12:49    #1

[Image: 7sclm63G1G.jpg]

Para ilmuwan dari Royal Meterological Society (RMS) menemukan jenis awan yang unik. Awan ini kemudian diklaim menjadi variasi awan baru yang teridentifikasi dalam abad ini.
RMS kini tengah berupaya menyelidiki lebih jauh tentang awan yang diberi nama Asperatus ini.
Mereka tengah mengupayakan agar Asperatus bisa secara resmi masuk ke dalam daftar istilah internasional yang bisa digunakan dalam pengidentifikasian awan.
Jika berhasil, ini adalah pertama kalinya variasi awan diklasifikasikan sejak 1953, demikian keterangan yang dikutip dari BBC.

Jenis awan baru ini berbentuk awan gelap yang bergulung-gulung di angkasa dan sudah sering ditemukan di berbagai lokasi di seluruh dunia.

“Jika dilihat dari bawah, awan ini sedikit terlihat seperti riak-riak ombak kecil yang terputus-putus,” kata Gavin Pretor-Pinney, pendiri Cloud Appreciation Society, sekaligus penemu Asperatus.

“Kami mencoba mengidentifikasi dan mengklasifikasikan setiap foto awan yang kami temukan. Ketika melihat Asperatus, kami melihat ada ciri-ciri khusus yang belum pernah kami temukan dalam kategori awan sebelumnya. Oleh karenanya pada saat itu saya mulai berpikir bahwa kemungkinan besar ini adalah jenis awan baru,” terang Gavin.

Lebih lanjut Gavin menjelaskan, diberi nama Asperatus karena permukaan bawah Asperatus terlihat kasar dan berombak. Asperatus berasal dari bahasa latin yang artinya kasar.

“Asperatus nampak terlihat dalam kumpulan badai angin yang besar. Namun beberapa laporan menyebutkan bahwa awan ini cenderung terpecah tanpa membentuk badai terlebih dahulu,” kata Gavin.

RMS kini tengah mengumpulkan informasi lebih rinci mengenai data cuaca dan lokasi Asperatus ditemukan untuk memahami olebih tepat apa yang menyebabkan terbentuknya awan Asperatus.

Dalam ilmu telaah awan, terdapat sepuluh bentuk dasar awan yang diklasifikasikan dalam istilah genus. Setiap genus menggambarkan dimana awan-awan tersebut terbentuk, intensitas kemunculan mereka, termasuk klasifikasi mengenai awan stratus, cumulus dan cirrus.

Genre ini kemudian dibagi kedalam dua spesies awan yang menggambarkan struktur internal dan bentuk dan variasi awan yang menggambarkan transparansi dan penyusunan awan.

Sumber

srn - techno.okezone.com





PUKEL

Jendral

Reputation: 228

Adult Member

Offline
13 Jul 2009 13:41    #2


NICE INFO ndan ....................Top




faizforindonesia

Lettu

Reputation: 25


Offline
23 Jul 2009 13:52    #3

nais inpo........................


ramalnasib

Letjen

Reputation: 96


Offline
28 Nov 2010 20:25    #4

banyak fenomena alam yang belum kita ketahui


Malakia

GEMOLOGIST

Reputation: 621

Facebook Network
Adult Member
Pembayar Pajak
Anti Child Porn

Offline
18 Dec 2010 22:19    #5

Fenomena yang akan terus membuka mata manusia ... BAHWA ADA YANG MAHA TINGGI yg menciptakan Top


setetes

Peltu

Reputation: 24


Offline
26 Feb 2011 14:13    #6

kerennnnnnnnnnnnnnnnnn


darez

Praka

Reputation: 6


Offline
29 Jun 2011 07:19    #7

manusia hanya akan bisa meneliti n meneliti....n gak mungkin bisa tau bakalan apa lg yg muncul.....
PEMILIK ALAM INI TELAH MENUKJUKAN SATU DEMI SATU KARYA"NYA
TopTopTopTopTopTopTopTopTop




Kirim iklan anda disini, Gratis! Hanya member yang aktif diskusi. Info selengkapnya.
Today's 3 Business Update, Lihat Toko dan Bisnis Member Aktif lainnya Hanya 50rb/bulan, thread jualan anda juga bisa tampil disini. Segera hubungi kami
©2010 Smart Personal Business Update [SPBU] by FBI. Anda belum punya situs bisnis, pribadi atau blog? Buat disini