Hello There, Guest! - Silahkan Daftar atau Login Cepat via Facebook
Post Terbaru Sejak Login Terakhir   Post Terbaru 24 Jam Terakhir



 
  • 103 Vote(s) - 2.48 Average
Tools    New reply


6 Mar 2009 19:25
commerade
Captain
Posts 1.306
Reputation: 60
Awards:
Pembayar PajakFacebook Network

(This post was last modified: 6 Mar 2009 19:31 by commerade.)
Hati2 Klo Naik Pesawat Blah

1. Peristiwa 9/11
[Image: w200109111.jpg]
Serangan 11 September 2001 ialah empat serangan terorisme yang terjadi pada tanggal 11 September 2001. Mereka mengambil empat pesawat dan menabrakkan ketiganya ke bangunan di Amerika Serikat. Sebenarnya targetnya ada empat bangunan, namun pada kasus terakhir, para teroris gagal. Sekitar 3.000 orang tewas dalam serangan terorisme ini.
(Ini ada Percakapan Antara ATC (Menara Pengawas) dan pilot ) di youtube

2.Peristiwa Tenerife
[Image: w197703271.jpg]
Musibah Tenerife terjadi pada tanggal 27 Maret 1977 pukul 17:06 waktu setempat (juga GMT), ketika dua Boeing 747 bertabrakan di Bandar Udara Internasional Los Rodeos di Tenerife, Kepulauan Canary, menewaskan 583 orang. Kecelakaan ini masih merupakan peringkat tertinggi kehilangan nyawa manusia dalam sejarah penerbangan.
Pesawat yang terlibat yaitu Pan Am Penerbangan 1736, dinamai Clipper Victor, di bawah kendali Kapten Victor Grubbs, dan KLM Penerbangan 4805, dinamai Rijn (Sungai Rhine), di bawah kendali Kapten Jacob Veldhuyzen van Zanten. KLM 4805, melakukan take off di satu-satunya landasan di bandara tersebut, menabrak Pan Am yang sedang berjalan menuju landasan yang sama.
Sebelumnya kedua pesawat tersebut dialihkan menuju Bandara Los Rodeos di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol menyusul ancaman bom terhadap bandara tujuan semula di Las Palma. Kedua pesawat bertabrakan ketika akan meninggalkan Tenerife kembali ke La Palma dan KLM 4805 melakukan take off tanpa izin dari Air Traffic Controller (ATC) disaat Pan Am 1736 sedang menyeberangi landasan yang sama untuk bersiap berangkat. Pilot B 747 KLM sempat mencoba memaksa pesawatnya take off namun baru mencapai 100 kaki pesawatnya menabrak PanAm. Jumlah korban tewas dari B 747 KLM adalah semua 234 penumpang dan 14 awaknya, sedangkan dari B 747 PanAm 9 dari 16 awak tewas dan 265 dari 317 penumpang tewas.
Bandar Udara Los Rodeos (kode TCI, sekarang TFN) berada di sebelah utara Tenerife dan kebanyakan digunakan untuk penerbangan antara Kepulauan Canary dan sekitarnya serta ke daratan Spanyol.

3. Japan Air Flight 123
[Image: w198508122.jpg]
Japan Airlines Penerbangan 123 (JAL123, JL123), sebuah Boeing 747SR-46, JA8119, jatuh di Gunung Takamagahara di Prefektur Gunma, Jepang 100 km dari Tokyo, pada 12 Agustus 1985. Lokasi jatuhnya, dekat Gunung Osutaka, dinamakan Osutakano-O'ne (Bubungan Osutaka).

Kecelakaan pesawat-tunggal ini merupakan yang terparah dalam sejarah, dengan seluruh 15 awak pesawat meninggal, dan 505 dari 509 penumpang meninggal (termasuk penyanyi terkenal Kyu Sakamoto) dengan total meninggal 520 orang. Ada 4 orang yang selamat, semuanya penumpang, meskipun satu dari yang selamat adalah pramugari Japan Airlines yang sedang cuti. Keempat orang yang selamat ini semuanya wanita - pramugari yang sedang cuti, umur 25, yang terjepit di antara kursi; wanita berumur 34 tahun dan putrinya yang berumur 12 tahun yang terkurung di rangka yang masih utuh; dan anak perempuan berumur 12 tahun yang pada saat ditemukan terduduk di atas dahan pohon.

Kecelakaan disebabkan bagian ekor pesawat yang lepas sekitar 12 menit setelah lepas landas. Pesawat kemudian melayang-layang "tak terkontrol" selama sekitar 30 menit sebelum akhirnya jatuh. Menurut penyelidikan yang dilakukan Komisi Penyelidik Kecelakaan Pesawat dan Kereta Api Jepang kemudian, ekor pesawat tersebut pernah tersenggol dalam sebuah kejadian di Bandara Itami pada 2 Juni 1978. Ekor pesawat itu kemudian tidak diperbaiki dengan sempurna oleh teknisi Boeing sehingga kecelakaan tersebut dapat terjadi. Teknisi tersebut dan beberapa pejabat Japan Airlines akhirnya bunuh diri karena tak mampu menanggung rasa malu yang telah ditimbulkan pada perusahaan.[ W pernah cobain kecelakaan ini di Filght Simulator. W cmn bisa tahan pesawat di udara hanya 10 mnt habis itu jatuh, tapi pilot yang ini bisa tahan pesawat nya di udara sampe hampir 30 mnt klo gk slh]
(di bawah ini percakapan ATC dan Pilot Menjelang Kecelakaan)

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=bHxZPWIx5_c[/youtube]

4. Saudi Arabian Airlines Penerbangan 763/Air Kazakhstan Penerbangan 1907
[Image: w19961112.jpg]
Saudi Arabian Airlines Penerbangan 763 merupakan sebuah pesawat Boeing 747 yang menerbangi rute Delhi, India menuju Dhahran, Arab Saudi pada 12 November 1996. Pesawat ini mengalami kecelakaan terburuk dalam dunia penerbangan karena bertabrakan di udara dengan Air Kazakhstan Penerbangan 1907 yang pada saat yang sama menerbangi rute Shymkent, Kazakhstan menuju Delhi, India.
Kecelakaan tersebut menewaskan seluruh penumpangnya yang berjumlah 316 penumpang dan 33 awak. Pesawat tersebut sedang dalam perjalanan namun kesalahmengertian komunikasi antara pilot 1 dan pilot 2 menyebabkan pesawat mengambil arah yang salah dan menabrak satu pesawat.
Peringkat 18 . Garuda Indonesia penerbangan 152

[Image: 800pxmakamga.jpg]

Garuda Indonesia Penerbangan GA 152 adalah sebuah pesawat Airbus A300-B4 yang jatuh di Desa Buah Nabar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Indonesia (sekitar 32 km dari bandara dan 45 km dari kota Medan) saat hendak mendarat di Bandara Polonia Medan pada 26 September 1997. Kecelakaan ini menewaskan seluruh penumpangnya yang berjumlah 222 orang dan 12 awak dan hingga kini merupakan kecelakaan pesawat terbesar dalam sejarah Indonesia.

Pesawat tersebut sedang dalam perjalanan dari Jakarta ke Medan dan telah bersiap untuk mendarat. Menara pengawas Bandara Polonia kehilangan hubungan dengan pesawat sekitar pukul 13.30 WIB. Saat terjadinya peristiwa tersebut, kota Medan sedang diselimuti asap tebal dari kebakaran hutan. Ketebalan asap menyebabkan jangkauan pandang pilot sangat terbatas dan cuma mengandalkan tuntunan dari menara kontrol Polonia, namun kesalahmengertian komunikasi antara menara kontrol dengan pilot menyebabkan pesawat mengambil arah yang salah dan menabrak tebing gunung.

Dari seluruh korban tewas, ada 44 mayat korban yang tidak bisa dikenali yang selanjutnya dimakamkan di Monumen Membramo, Medan. Di antara korban jiwa, selain warga Indonesia, tercatat pula penumpang berkewarganegaraan AS, Belanda dan Jepang.
Sumber http://www.planecrashinfo.com


   New reply




User(s) browsing this thread:
1 Guest(s)

Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2013 by Adimin | Fan Page | Group Discussion | Twitter | Google+ | Instagram