Current time: 20 Apr 2014, 07:58 Hello There, Guest! LoginRegister
ForumBebas.com / News / Berita Hangat / Bukan Berita Mesum / Prostitusi di Papua, Provinsi dengan Tingkat HIV/AIDS Tertinggi.



REPLY 
 
Thread Rating:
  • 91 Votes - 2.52 Average


  
eric_zamora
3 Apr 2007 11:50    #1

Praka

Original message from JawaPos..
Prostitusi di Papua, Provinsi dengan Tingkat HIV/AIDS Tertinggi.

Tarif Sekali Kencan Bocah SMP Rp 150 Ribu
Geliat bisnis berahi di Papua kini kian menggila. Tak heran, provinsi di ujung timur Indonesia tersebut menjadi tempat penularan HIV/AIDS tertinggi di negeri ini.

USIA gadis itu baru 15 tahun. Dia bahkan masih tercatat sebagai salah seorang siswi di SMP negeri di Jayapura. Namun, pada usia yang masih belia itu, Laura (bukan nama sebenarnya) sudah menjadi bagian dari dunia prostitusi di ibu kota Provinsi Papua tersebut.

Untuk gadis seusia Laura, pria hidung belang harus merogoh kocek Rp 150 ribu untuk sekali kencan. Oleh Laura, uang itu biasanya digunakan berpesta bersama teman-temannya atau membeli barang-barang konsumtif lainnya.

Bagi sebagian orang, gadis-gadis belia seperti Laura memang menawarkan tantangan tersendiri. Sebab, ketika mem-booking anak sekolah, laki-laki hidung belang harus bersikap sabar dan ngemong. Sebab, para gadis cilik tersebut benar-benar masih kekanak-kanakan. Mereka fasih bahasa gaul, tapi kadang tak nyambung saat diajak mengobrol yang agak serius oleh para pem-booking.

Gadis-gadis cilik dan para wanita asli Papua biasanya memilih terjun sebagai PSK jalanan atau menghuni bar-bar kelas bawah.

Di kota seperti Jayapura, ada ratusan tempat yang menyediakan servis plus. Umumnya, tempat-tempat itu berwajah panti pijat, salon, bar, atau karaoke.

Oleh karenanya tingkat rata-rata penyandang HIV/AIDS di Papua sungguh mencengangkan. Hingga akhir 2006, data yang dirilis Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Depkes Indonesia menyebutkan, tingkat prevalensi tiap 100 ribu penduduk di Papua, 51,42 persen tertular AIDS. Angka tersebut tertinggi di Indonesia.

Bedanya lagi, penularan AIDS di Papua -hingga akhir 2006 secara akumulasi ditemukan 947 kasus- juga mempunyai hal yang khusus. Yakni, yang terbanyak diduga disebabkan kontak seksual. Bukan dari jarum suntik seperti yang ditemukan di DKI Jakarta, misalnya.

Selain gadis lokal Papua, banyak di antara para PSK itu yang berasal dari luar Papua. Mereka datang dari Jawa Timur, Manado, Sulawesi Selatan, dan lain-lain. Oleh para pria hidung belang, wanita-wanita itu disebut "paha putih". Pria yang menjadi konsumen mereka rela antre berhari-hari hanya untuk mendapatkan waktu beberapa jam bersama PSK "paha putih" itu. Mereka biasa melakukannya beramai-ramai, tanpa memakai alat pengaman.

Bagi sebagian PSK, Papua memang menjadi tempat yang menjanjikan. Banyak wanita yang sengaja merantau ke Papua hanya untuk melacur. Seimbang dengan biaya hidup dan harga kebutuhan pokok yang tinggi, tarif booking di sana pun dianggap lebih mahal dibandingkan daerah lain.
Minimal bisa dua kali lipat dibandingkan di Jawa.(JP)
banner
obese
3 Apr 2007 12:28    #2

Letjen

maka hati-2 main ama cewe psk.......
banner
polos
3 Apr 2007 12:42    #3

Serda

makanya hati2 kalau ke Papua, mending bawa rantang sendiri aja dari jakarta, ngesek sambil menikmati alam papua
banner
oz
3 Apr 2007 15:01    #4

Mayor

coz disn g knal kondom sich
banner
lock-as63
3 Apr 2007 18:10    #5

Praka

ga ada informasi tentang aids dan ga peduli.kebanyakan kurang pendidikan.mesti banyak sosialisasi tentang aids dari intuisi terkait,dari LSM 2.kasihan generasi muda papua.hancuuuurrr!!!
banner
baraya
3 Apr 2007 18:58    #6

Pratu

jualan kondom gak laku di papua.....yang laku masih koteka
banner
baraya
3 Apr 2007 18:59    #7

Pratu

:top: :Dngempret pake koteka .....???? muantap men........nancep!!!!
banner
baraya
3 Apr 2007 19:00    #8

Pratu

daripada pake kondom.....mendingan si "ucox" dibalut karung goni......dijamin serettttt Grin
banner
Mrgareb
4 Apr 2007 03:31    #9

Kolonel

itu di sebabkan minimnya info tentang bahaya AIDS dan bagaimana cara penularannya di papua, PR buat pemerinta tuh Mad
signature
waktu muda mengorbankan kesehatan utk kekayaan, giliran sudah tua mengorbankan kekayaan utk kesehatan',. Gak ada artinya kan ?...
banner
ora weroh
4 Apr 2007 11:23    #10

Prada

kurangnya informasi ??? g juga buktinya dari artikel di atas yang dari Jawa, Sulawesi pada ksono. Jadi intinya bukan kurang informasi aja but disono duitnya lebih menjanjikan men...., dibanding kerja dipabrik dari pagi ampek sore paling berape duit didapat, beda ma yang ini....
Yang pasti kurang IMAN kali ye....
banner
pace obed
4 Apr 2007 15:36    #11

Praka

Kalo masalah penyuluhan AIDS, di Papua udah banyak men, masalahnya memang PSKnya, terutama menado nya cakep2.. so mana tahan..
Sekedar informasi, itu cewek menado yang jadi PSK di jakarta, biasanya trainingnya di Papua lho.. ( ini informasi serius, valid, bisa di cross check ).. hati hati..
banner
DoD
4 Apr 2007 17:35    #12

I am back..

Kalo gak salah ingat..
Di Papua dulu ada aturan pemerintah dan wajib ditaruh di tempat2 tertentu sampai ke pelosok desa. Yaitu kantong atau kotak kondom..

jadi di desa tsb siapa aja boleh ambil kondom gratis di pos tersebut, tapi letaknya ditinggikan biar anak kecil gak bisa ambil..

hahaha. Pemerintah udah tahu kok kalo di Papua sejak dulu beresiko. (1-2 tahun lalu)...

Dan informasi yg pernah gue baca..
Disana itu sangat menjanjikan.

Para WTS lokal (dari jawa dll) seneng disana, karena orang Papua (pedalaman) seneng sex. Dan dituker dgn buah Merah yg ajaib asli dari hutan. Nah, buah itu sangat mahal.. Bisa jutaan.. Daripada dibayar 100-200rb tuh WTS lebih demen dikasih Buah Merah.. Grin

Tapi ada juga WTS yg mati karena AIDS. Tapi tidak menyurutkan niat yg laen (pake kondom)... Itulah hidup.. Uang mengalahkan AIDS Cry
signature
[b]Asolole!!![/b] Grin
[s]Jangan ada rahasia di antara kita[/s] - Anda tak perlu tahu semuanya!
[url=http://www.forumbebas.com/user-309.html]Follow Me, for News Update[/url]
banner
Mrgareb
5 Apr 2007 03:05    #13

Kolonel

KEMBALI KE LAPTOP..!!! Tongue
signature
waktu muda mengorbankan kesehatan utk kekayaan, giliran sudah tua mengorbankan kekayaan utk kesehatan',. Gak ada artinya kan ?...
banner
nyeTRUM
5 Apr 2007 03:50    #14

Serda

makanya orang Irian/papua kuat.. Ternyata Buah merah buat nguatin sex juga? Grin
banner
september
5 Apr 2007 08:54    #15

Sertu

Peraturan tetap peraturan, jadi harus ditegakan. Menurut abdi penularan Virus harus dikenakan Pasal Pidana dan harus menjalani Rehabilitasi,agar semua Tersangka dan Korban sadar kalau Virus yang dibawa oleh dirinya dapat membahayakan kehidupan Generasi berikutnya. yang jadi masalah sekarang ada nggak Anggaran untuk merealisasi perbaikan moral tersebut. ga enak khan klo dikatain UDAH ITEM, JELEK, PENYAKITAN LAGI, Naudzubillah minzalikh Cry Rolleyes Cry
banner
REPLY 


Home | Go Top | Text Mode | RSS
Powered By MyBB, © 2002-2014