Hello There, Guest! - Silahkan Daftar atau Login Cepat via Facebook
Post Terbaru Sejak Login Terakhir   Post Terbaru 24 Jam Terakhir



 
  • 78 Vote(s) - 2.88 Average
Tools    New reply


25 Nov 2008 22:02
mastermime
Jendral
Posts 10.838
Reputation: 643
Awards:
FBI FansFacebook NetworkPahlawan

(This post was last modified: 25 Nov 2008 22:03 by mastermime.)
Larangan ini tidak sepenuhnya benar!!

Hanya sebanyak 15% dari antibiotik oral (pil) yang akan bermasalah jika di minum bersama dengan susu.
Termasuk di antaranya ialah Tetrazykline (seperti Doxycyclin dan Minocyclin) dan beberapa Fluorchinolone (terutama Ciprofloxacin dan Norfloxacin).

Antibiotik jenis ini akan membentuk semacam gumpalan bundar apabila bercampur dengan kalsium ion yang terdapat dalam susu. Ukuran gumpalan ini akan telalu besar untuk melewati dinding usus.

Akibatnya antibiotik bukannya masuk ke dalam peredaran darah, tetapi akan dicerna oleh usus, sehingga efek pengobatannya menjadi tidak ada!!!

Untuk menghindari efek tersebut, mengkonsumsi susu dapat dilakukan sekurangnya 2 jam sesudah meminum obat.

Kebanyakan antibiotika yang umumnya digunakan untuk mengobati infeksi pada saluran pernafaan dan pada saluran air seni tidak bermasalah jika diminum dengan susu.

Karena sulitnya bagi orang biasa ( bukan dokter) untuk membedakan antibiotik mana yang bermasalah mana yang tidak bila diminum dengan susu, untuk menghindari efek tersebut maka keluarlah "larangan" semacam ini !
TAMBAHAN...

Quote:Bolehkah Minum Obat dengan Susu?

Oleh Silvia Iskandar

Kita sering mendengar bahwa obat tidak boleh diminum dengan susu. Ini disebabkan karena kalsium yang dikandung dalam susu bisa membentuk ikatan dengan zat-zat dalam beberapa obat dan meghalangi penyerapan oleh lambung. Contohnya adalah tetrasiklin, zat yang biasa ada dalam antibiotik untuk obat flu.

Namun, ada beberapa obat yang justru lebih baik diminum bersama susu.
Misalnya NSAID, Non Steroidal Anti Inflammatory Drug
Namun, . Yang terkenal adalah aspirin dan ibuprofen. Obat-obatan yang tergolong dalam NSAID bersifat lypophylic, mudah larut dalam lemak sehingga biasanya obat-obat seperti ini dianjurkan untuk diminum dalam waktu 30 menit sesudah makan.

Alasan lainnya ialah karena NSAID menyebabkan iritasi lambung. NSAID merupakan obat pembunuh rasa sakit atau painkiller yang bekerja dengan cara menghambat terbentuknya prostaglandin. Prostaglandin sendiri adalah zat yang selalu ada dalam sel tubuh dan bekerja sebagai zat yang menyebabkan peradangan dan rasa sakit, namun juga punya tugas lain, yaitu membantu terbentuknya selaput mukosa lambung. Dengan terhambatnya prostaglandin oleh aspirin, rasa sakit dan infeksi pun hilang, namun pada saat yang bersamaan, lambung menjadi rentan terhadap iritasi karena selaput mukosanya berkurang. Oleh karena itu, obat-obat NSAID biasa diresepkan untuk diminum sesudah makan, supaya makanan yang masuk terlebih dahulu bisa melindungi dinding lambung. Bila kita tidak sempat makan, susu boleh diminum sebagai penggantinya. Di Jepang, bahkan sudah menjadi pengetahuan umum bahwa obat sakit kepala boleh diminum dengan obat sakit maag. Namun ini tidak selalu benar, karena obat sakit kepala yang kita minum belum tentu termasuk dalam golongan NSAID dan belum tentu semua obat sakit maag membantu pembentukan selaput dinding lambung.

Bagaimana dengan jus, kopi atau teh?

Sama dengan susu, jus, kopi dan teh masing-masing mengandung zat-zat seperti vitamin C, kafein dan tannin yang mungkin saja bereaksi dengan obat yang kita minum. Sementara itu, air putih netral, tidak mengandung apa-apa yang bisa bereaksi dengan obat.

Air putih akan melarutkan obat dalam lambung sehingga lebih mudah diserap. Lebih baik lagi kalau airnya hangat, proses pelarutan akan lebih cepat. Obat yang ditelan begitu saja tanpa air putih bisa menempel di suatu tempat tertentu di lambung dan menyebabkan iritasi lambung juga. Oleh karena itu, lebih baik obat diminum bersama air putih. Minuman lain seperti kopi, sebaiknya diminum satu jam setelahnya, ketika sudah tidak ada lagi sisa obat di lambung.
http://www.chem-is-try.org/?sect=tanyapakar&ext=33






signature
[size=large][align=center]truth is the agreement of knowledge with its object
[color=#FFA500]If no one agreed with your theory, then it's not true
[/size][/color]

[/align]

25 Nov 2008 22:05
Ceplas_Ceplos
In Memoriam With Me
Posts 6.465
Reputation: 103
Awards:
CharityFBI Heroes

Tergantung susu yang mana dulu neh !!! ThinkThink

25 Nov 2008 22:21
jatno180
Letkol
Posts 2.192
Reputation: 94
Awards:

Good Post Ndan..., ane jadi tahu karena selama ini anak ane kalo minum susu kadang2 ga lama setelah minum obat. Top






signature
[i][b][color=#006400]Kebenaran Ilmu Sepanjang Pengalaman,
Kebenaran Filsafat Sejauh Pemikiran,
Kebenaran Hakiki hanyalah dari Ilahi.[/color][/b][/i]

25 Nov 2008 22:28
5551272
Mayjen
Posts 6.651
Reputation: 308
Awards:
FBI ManiaMember Telah DewasaAnti Child Po rnPahlawan

nice info dokter master.... Top






signature
berdamai dengan Heart ............ Handshake

25 Nov 2008 22:44
mastermime
Jendral
Posts 10.838
Reputation: 643
Awards:
FBI FansFacebook NetworkPahlawan

(25 Nov 2008 22:21)jatno180 Wrote:
 
Good Post Ndan..., ane jadi tahu karena selama ini anak ane kalo minum susu kadang2 ga lama setelah minum obat. Top

info ttg susu selengkapnya udah di pos di trit sebelah...

(25 Nov 2008 22:05)Ceplas_Ceplos Wrote:
 
Tergantung susu yang mana dulu neh !!! ThinkThink

wew,,smua susu itu enak lho,,palagi yg putih,,manis....

(25 Nov 2008 22:28)5551272 Wrote:
 
nice info dokter master.... Top

hihi,,tq mba....






signature
[size=large][align=center]truth is the agreement of knowledge with its object
[color=#FFA500]If no one agreed with your theory, then it's not true
[/size][/color]

[/align]

12 Mar 2011 20:18
BebasKebas
Kerja di Salon
Posts 4.502
Reputation: 530
Awards:
Member Telah DewasaSigiFacebook NetworkPembayar PajakAnti Child Po rn

Pas mau Buat Thread,ane cek takut repost, ternyata ada Trit beginian, ya dah,ane post disini aja yak Blah

Numpang ya Ndan Mime Mock

Bolehkah Minum Obat Dengan Susu..?


[Image: 62869_478399916717_227269191717_7364364_7240367_a.jpg]
Kita sering mendengar bahwa obat tidak boleh diminum dengan susu. Ini disebabkan karena kalsium yang dikandung dalam susu bisa membentuk ikatan dengan zat-zat dalam beberapa obat dan meghalangi penyerapan oleh lambung. Contohnya adalah tetrasiklin, zat yang biasa ada dalam antibiotik untuk obat flu.

Namun, ada beberapa obat yang justru lebih baik diminum bersama susu. Misalnya NSAID, Non Steroidal Anti Inflammatory Drug. Yang terkenal adalah aspirin dan ibuprofen. Obat-obatan yang tergolong dalam NSAID bersifat lypophylic, mudah larut dalam lemak sehingga biasanya obat-obat seperti ini dianjurkan untuk diminum dalam waktu 30 menit sesudah makan.

Alasan lainnya ialah karena NSAID menyebabkan iritasi lambung. NSAID merupakan obat pembunuh rasa sakit atau painkiller yang bekerja dengan cara menghambat terbentuknya prostaglandin. Prostaglandin sendiri adalah zat yang selalu ada dalam sel tubuh dan bekerja sebagai zat yang menyebabkan peradangan dan rasa sakit, namun juga punya tugas lain, yaitu membantu terbentuknya selaput mukosa lambung. Dengan terhambatnya prostaglandin oleh aspirin, rasa sakit dan infeksi pun hilang, namun pada saat yang bersamaan, lambung menjadi rentan terhadap iritasi karena selaput mukosanya berkurang. Oleh karena itu, obat-obat NSAID biasa diresepkan untuk diminum sesudah makan, supaya makanan yang masuk terlebih dahulu bisa melindungi dinding lambung. Bila kita tidak sempat makan, susu boleh diminum sebagai penggantinya. Di Jepang, bahkan sudah menjadi pengetahuan umum bahwa obat sakit kepala boleh diminum dengan obat sakit maag. Namun ini tidak selalu benar, karena obat sakit kepala yang kita minum belum tentu termasuk dalam golongan NSAID dan belum tentu semua obat sakit maag membantu pembentukan selaput dinding lambung.

Bagaimana dengan jus, kopi atau teh?

Sama dengan susu, jus, kopi dan teh masing-masing mengandung zat-zat seperti vitamin C, kafein dan tannin yang mungkin saja bereaksi dengan obat yang kita minum. Sementara itu, air putih netral, tidak mengandung apa-apa yang bisa bereaksi dengan obat.

Air putih akan melarutkan obat dalam lambung sehingga lebih mudah diserap. Lebih baik lagi kalau airnya hangat, proses pelarutan akan lebih cepat. Obat yang ditelan begitu saja tanpa air putih bisa menempel di suatu tempat tertentu di lambung dan menyebabkan iritasi lambung juga. Oleh karena itu, lebih baik obat diminum bersama air putih. Minuman lain seperti kopi, sebaiknya diminum satu jam setelahnya, ketika sudah tidak ada lagi sisa obat di lambung.


   New reply




User(s) browsing this thread:
1 Guest(s)

Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2013 by Adimin | Fan Page | Group Discussion | Twitter | Google+ | Instagram