Hello There, Guest! - Silahkan Daftar atau Login Cepat via Facebook
Post Terbaru Sejak Login Terakhir   Post Terbaru 24 Jam Terakhir


 
  • 74 Vote(s) - 2.74 Average
Tools    New reply


25 Nov 2008 07:20
erichard
Letkol
Posts 2.677
Reputation: 30
Awards:
Pembayar Pajak

Merawat Perangkat Rem Mobil

SEBAGAI ujung tombak sistem pengendalian kendaraan, sudah selayaknya
perangkat rem mendapat perhatian lebih dari pengemudi. Walau bagian ini
jarang mendapat masalah, perawatan rutin harus tetap dijalankan untuk
memaksimalkan kerjanya.
Idelanya perangkat rem perlu dicek setiap kendaraan menempuh jarak
10.000 km. Ini untuk memastikan apakah komponen-komponennya masih dalam
kondisi sempurna. Selain itu, pembongkaran juga perlu untuk
membersihkan dari penumpukan debu di bagian kanvas, teromol, dan
cakram. Debu berpotensi menyebabkan goresan pada piringan atau teromol
tergores.

Sistem hidrolik rem pun secara rutin perlu
dibersihkan dan dilakukan penggantian. Ini perlu dilakukan, setidaknya
setelah kendaraan menempuh jarak 40.000 km atau kira-kira 2 tahun.
Penyebabnya adalah sifat higroskopis cairan rem yang membuatnya bisa
bereaksi dengan udara. Bila tidak cairan akan mengandung uap air.

Selain menimbulkan gelembung yang bisa menimbulkan korosi pada komponen
rem, juga membuat kerja rem tidak pakem. Bisa juga rem tiba-tiba macet
saat dipakai berulang-ulang karena tekanan udara di dalam minyak rem
akan naik. Penggantian cairan secara teratur juga akan memperpanjang
umur seal karet dalam sistem rem.

Budaya mengerem mendadak
harus dihilangkan kecuali dalam kondisi darurat. Penngereman mendadak
menyebabkan beban kerja rem semakin berat. Lakukan pengereman secara
bertahap, dibarengi perpindahan persnelling ke posisi lebih rendah
untuk memperpanjang usia kanvas rem.

Selain itu, hindari juga
menginjak pedal saat mobil berhenti di perempatan. Karena saat itu
piringan atau teromol dalam kondisi panas, jika pedal terus diinjak,
panas yang tersisa bisa merusak kanvas yang menempel. Akibat lain
proses pendinginan piringan atau teromol pun jadi terhambat.

Perangkat rem tidak perlu diganti bila tidak mengalami kerusakan. Namun
harus sering dibersihkan agar debu kanvas atau tromol tidak mengganggu
bagian lain. Yang harus kita perhatikan adalah, bila tiba-tiba
rangkaian rem mengalami keanehan.

Keanehan kerja perangkat
rem, dapat dipantau dengan sederhana, seperti merasakan kerasnya
injakan pedal rem dan memantau isi tandon minyak rem.

Penggantian komponen, mulai master, kanvas maupun break pad, hanya
perlu dilakukan bila bagian ini menunjukan kerusakan. Kerusakan
biasanya diawali dengan munculnya getaran berlebih saat melakukan
pengereman atau terasa lebih dalam katika Anda menginjak pedal rem.

[Image: Car%2520Care%25203.JPG]

25 Nov 2008 08:08
DoD
I am back..
Posts 12.078
Reputation: 421
Awards:
Pembayar PajakPahlawanSpam Killer

Quote:Selain itu, hindari juga
menginjak pedal saat mobil berhenti di perempatan. Karena saat itu
piringan atau teromol dalam kondisi panas, jika pedal terus diinjak,
panas yang tersisa bisa merusak kanvas yang menempel. Akibat lain
proses pendinginan piringan atau teromol pun jadi terhambat.

hehehe...
Kalau bunyi mendecit gimana tuh?






signature
[b]Asolole!!![/b] Grin
[s]Jangan ada rahasia di antara kita[/s] - Anda tak perlu tahu semuanya!
[url=http://www.forumbebas.com/user-309.html]Follow Me, for News Update[/url]

25 Nov 2008 14:04
sniper78
Jendral
Posts 12.287
Reputation: 126
Awards:

Thanks infonya

Top

25 Nov 2008 14:56
d4Ld0L
Letkol
Posts 3.068
Reputation: 111
Awards:
Anti Child Po rn

Thanks TopTopTop






signature
[align=right]Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya;
hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu,
tetapi dibalas dengan buah. - [i]Abu Bakar Sibli[/i][/align]


   New reply




User(s) browsing this thread:
1 Guest(s)

Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2013 by Adimin | Fan Page | Group Discussion | Twitter | Google+ | Instagram