Current time: 19 Apr 2014, 06:37 Hello There, Guest! LoginRegister
ForumBebas.com / ACI / Berita Bangga Indonesia / Belajar Bahasa Indonesia / Kudeta Dalam Sejarah Kerajaan Jawa



REPLY 
 
Thread Rating:
  • 67 Votes - 2.87 Average


  
JagoanJahat
25 May 2008 20:57    #1

Praka

Inti cerita tentang perebutan kekuasaan dalam kerajaan jawa.. Enjoy! Smile

Sebelum Indonesia berdiri sebagai negara kesatuan yang berdaulat, etika bakal yang kemudian membentuk NKRI itu adalah kerajaan-kerajaan masa lampau yang bertebaran di seantero Nusantara. Sesuai catatan sejarah keberadaan kerajaan yang dimulai dengan nafas Hindu dimulai pada sekitar tahun 78 masehi.
Nama-nama kerajaan yang masih populer hingga saat ini dan diabadikan dalam berbagai wahana, antara lain Kerajaan Hindu Tarumanegara (abad IV-V), Kerajaan Sriwijaya (650M), Kerajaan Kalingga (732m), Singasari (929-947M), Kediri (1042-1222), Kerajaan Majapahit (1293-1389), Kerajaan Demak Islam (1513-1546) dan Kerajaan Mataram Islam (Yogyakarta) yang berdiri pada abad XVI serta masih eksis sampai sekarang dengan nama Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.
Dari zaman kerajaan Hindu kuno hingga Mataram Islam, kehidupan kerajaan-kerajaan itu memilki ciri khas, selalu diwarnai konflik interen dan peperangan. Konflik interen kerajaan berkaitan erat dengan perebutan tahta raja sedangkan peperangan yang dikobarkan umumnya demi kepentingan perluasan wilayah serta penaklukan raja-raja lainnya. Perang besar yang pernah terjadi antara lain penyerangan Darmawangsa ke Sriwijaya yang berkahir dengan peristiwa pralaya, hancurnya keluarga Darmawangsa. Perang saudara antara Kediri dan Singasari, perang Bubat antara pasukan Majapahit (Gajah Mada) melawan prajurit Pajajaran, perang saudara antara kerajaan Pajang dan Mataram dan lainnya.
Kisah peperangan dan intrik perebutan tahta kerajaan yang terjadi pada masa lampau itu ternyata tidak pudar dan menjadi cerita yang terus diabadikan baik lewat cerita lisan maupun tulisan. Sejumlah kisah peperangan bersejarah itu bahkan menjadi legenda yang sangat populer hingga era terkini. Pada jaman kejayaan Kerajaan Singasari, misalnya, kisah anak desa Ken Arok yang berhasil merebut tahta Tunggul Ametung sekaligus mengawini Ken Dedes, permasuri mendiang Tunggul Ametung telah menjadi kisah perebutan kekuasaan atau kudeta yang sangat terkenal.
Upaya mengabadikan kisah Ken Arok dan Ken Dedes pun sudah dilakukan dengan berbagai cara seperti penerbitan novel Pelangi Di Atas Langit Singasari karya SH Mintardja, film layar lebar, sinetron, drama radio, ketoprak, teater, dan lainnya. Tokoh dan karakter Ken Arok serta sepak terjangnya kadang kerap dimanfaatkan sebagai pendekatan terhadap peristiwa-peristiwa politik yang terjadi di Indonesia. Misalnya, kontroversi peristiwa G-30-S-PKI.
Namun jika ditinjau dari sejarah perebutan kekuasaan yang diwarnai oleh aksi khusus dan kemudian menjurus ke tindakan kudeta, ada sejumlah peristiwa yang mencerminkan bagaimana sebuah aksi kudeta berhasil dirancang matang pada jaman itu. Beberapa peristiwa yang diwarnai oleh kudeta dan telah menjadi cerita legendaris ini ternyata berlangsung secara berkesinambungan. Konflik yang melahirkan kudeta tersebut malah menjadi semacam tradisi suksesi kekuasaan serta sudah berlangsung sejak jaman Kerajaan Kediri, Singasari, Majapahit, Demak, Pajang, dan Mataram. Tapi kudeta yang terjadi secara turun-temurun dan menyebabkan peristiwa berdarah ini jika diruntut benang merahnya ternyata dipicu oleh Ken Arok yang selanjutnya dianggap sebagai dedengkot kudeta.
Kudeta Ken Arok yang dilancarkan terhadap pimpinan setingkat bupati di Tumapel, Tunggul Ametung,sudah tergolong canggih karena dilakukan dengan strategi matang. Di antaranya, termasuk bagaimana caranya menghilangkan jejak dan mencari kambing hitam. Sesuai yang ditulis dalam kitab Pararaton, Ken Arok mulai memasuki lingkaran kekuasaan tatkala mengabdi sebagai prajurit Tumapel.
Sebagai prajurit yang dikenal tangguh dan konon mempunyai kekuatan supranatural, secara alamiah Ken Arok bukan hanya ingin sekedar bekerja di lingkungan Tumapel. Sosok ambisius ini ternyata punya cita-cita besar ingin menjadi seorang raja. Jadi Ken Arok tak hanya ingin menjadi seorang bupati menggantikan Tunggul Ametung. Ia juga berambisi merebut posisi yang lebih tinggi, sebagai raja di Kerajaan Kediri. Pada masa itu Tumapel merupakan wilayah yang berada di bawah kerajaan kediri.
Di tengah perjalanannya mengejar tahta, Ken Arok juga kepincut dengan istri Tunggul Ametung, yakni Ken Dedes. Pasalnya ketika Ken Arok melihat betis Ken Dedes muncul sinar yang diyakini sebagai pulung atau ciri seorang wanita yang akan melahirkan calon pemimpin negara. Untuk melancarkan aksi dan sekaligusmenghilangkan jejak, serta menciptakan kambing hitam, Ken Arok menyusun rencana yang sangat matang. Salah satunya adalah menyiapkan senjata andalan, Keris Mpu Gandring.
Agar aksi kudetanya tak bisa dilacak, Ken Arok mula-mula membunuh pencipta keris maut itu, Mpu Gandring. Keris Mpu Gandring, kemudian dipinjamkan kepada teman akrab Ken Arok yang suka pamer, Kebo Ijo. Tak berapa lama opini publik pun terbangun. Bahwa Kebo Ijo, selain besar kepala juga memilki pusaka andalan, keris Mpu Gandring. Setelah opini publik terbangun matang, secara cermat Ken Arok menjalankan rencana liciknya. Diam-diam ia mengambil keris Kebo Ijo dan kemudian digunakan untuk mendusta nyawa Tunggul Ametung yang saat itu sedang tidur.Tunggul Ametung tewas dengan bukti keris Mpu Gandring tergelatak di sampingnya.
Tumapel pun gempar dan Kebo Ijo langsung dicurigai sebagai pelakunya. Prajurit Tumapel ini pun menjadi terdakwa. Tanpa membuang waktu, Ken Arok yang saat itu menjabat pucuk pimpinan prajurit cepat-cepat membunuh Kebo Ijo. Selanjutnya, Ken Arok yang didukung tokoh agama karena dianggap titisan Dewa Wisnu, sukses menduduki tahta Tunggul Ametung sekaligus mengawini Ken Dedes. Tapi ada kendala yang pada masa mendatang akan menjadi bumerang bagi Ken Arok. Saat itu Ken Dedes ternyata sedang mengandung benih Tunggul Ametung, Anusapati, yang kelak mengetahui akal bulus ayah tirinya lalu menuntut balas.

To be continue...

“Berdasar Referensi dari Edisi Koleksi Angkasa”
banner
Martian
26 May 2008 08:18    #2

Financial Advisor

Top Top Top
signature
[b]IJO...IJO...IJO.....[/b]
banner
henndri
5 Jun 2008 19:21    #3

Kolonel

Oh masih bersambung to ....
signature
[color=#006400][size=medium][b]Kesehatan Bukanlah segalanya, Tapi tanpa kesehatan Segalanya menjadi Tak ada apa apanya.[/b][/size][/color]
banner
taupan
16 Jun 2008 08:14    #4

Letda

Ditunggu Broo Kelanjutannya..
banner
REPLY 


Home | Go Top | Text Mode | RSS
Powered By MyBB, © 2002-2014