Current time: 21 Apr 2014, 22:16 Hello There, Guest! LoginRegister
ForumBebas.com / Forbidden / Global Faith and Tolerance / Nuansa Islami / Mengubur Ari - Ari



REPLY 
 
Thread Rating:
  • 80 Votes - 3.2 Average


  
big2besar
5 Apr 2008 00:40    #1

Mayjen

Sebenarnya yang dianjurkan dalam masalah ari-ari adalah menguburnya. Dimana dikuburkan dan bagaimana? Tidak ada ketentuan khusus yang diberikan agama tentang ini.

Dalam tradisi masyarakat kita terkadang kita temukan beberapa kepercayaan tentang masalah penguburan ari-ari, namun hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan ajaran agama kita.

Penjelasan Sedikit :
Qurthubi dalam tafsirnya (2/102) menukil pernyataan Tirmidzi dalam kitab "Nawadirul Usul" bahwa Rasulullah s.a.w. mengatakan "Bersihkan kuku kalian, pendamlah potongan kuku kalian, bersihkan sela-sela tangan, bersihkan gusi dan gosoklah gigi, jangan kalian datang kepadaku dengan gigi yang kuning dan bau".

Mengapa kita disuruh memendam/mengubur potongan kuku?

Ini menunjukkan bahwa jasad bani adam mempunyai kemuliaan, meskipun ia telah terpotong atau terlepas, kemuliaan tersebut masih tetap ada, maka selayaknya ia dikubur seperti pada saat bani adam meninggal dunia.

Dalam riwayat Aisyah lain, Rasulullah s.a.w. memerintahkan agar mengubur bekas darah "ihtijam" (pengobatan tradisional dengan mengambil darah kotor dari tubuh) supaya tidak dimangsa anjing.(Bekam?)

Riwayat Aisyah lain mengatakan Rasulullah s.a.w. memerintahkan mengubur tujuh jenis anggota tubuh manusia, yaitu rambut, kuku, darah, bekas darah haid, gigi yang terlepas, potongan khitan dan ari-ari.
Qurthubi tidak memberikan keterangan tentang kekuatan riwayat ini.

Dalam kitab "Ghadaa'ul Albab" karangan Safarini (1/382) disebutkan bahwa binti Bashrah mengatakan "Aku melihat ayahku memotong kuku lalu memendam potongannya, lalu ia berkata 'Aku melihat Rasulullah melakukannya'".

Ahmad bin Hanbal pernah ditanyai tentang rambut dan kuku, apakah menguburnya atau membuangnya?
Ia menjawab "agar menguburnya. Ibnu Umar melakukan demikian".

Mengubur anggota yang terpotong atau terlepas dari tubuh manusia merupakan salah satu cara memuliakan bani Adam.

Ibnu Hajar mengatakan bahwa ini hanya sunnah dan tidak wajib, barangsiapa melakukannya tentu merupakan tindakan terpuji.

Memanfaatkan Ari-ari

Dengan perkembangan ilmu pengetahuan saat ini, ari-ari bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan medis tertentu.

Bila di sana terdapat manfaat dan maslahah, memanfaatkan ari-ari untuk tujuan tersebut tidak ada salahnya dari tinjauan agama, karena dalam tinjuan syariah mewujudkan manfaat lebih utama dari menyia-nyiakannya.

Fatawa Azhariyah, Mei 1997, Syeh Athiyah Muhammad Shaqr.
signature
[size=medium][color=blue]“Putus Cinta Sudah Biasa, Putus Rem Matilah Kita”[/color][/size]

Cool
banner
sutisna
5 Apr 2008 10:35    #2

Brigjen

masih bingung nih........

mohon pencerahan lebih lanjut.............

soalnya ada yang mengubur ari-ari dan benda-benda tertentu......
seperti mengubur ari-ari dengan emas... agar anaknya kaya.... dsb

begitu pula ada yang menunggu sampa 40 hari baru dikubur.......... dsb
signature
[size=medium]I know that I am not the best man in the world, I don't care.
[b]I just do my best[/b][/size]
banner
big2besar
5 Apr 2008 21:13    #3

Mayjen

sutisna Wrote:masih bingung nih........

mohon pencerahan lebih lanjut.............

soalnya ada yang mengubur ari-ari dan benda-benda tertentu......
seperti mengubur ari-ari dengan emas... agar anaknya kaya.... dsb

begitu pula ada yang menunggu sampa 40 hari baru dikubur.......... dsb
big2besar Wrote:Sebenarnya yang dianjurkan dalam masalah ari-ari adalah menguburnya.

Dimana dikuburkan dan bagaimana?
Tidak ada ketentuan khusus yang diberikan agama tentang ini.

Dalam tradisi masyarakat kita terkadang kita temukan beberapa kepercayaan tentang masalah penguburan ari-ari, namun hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan ajaran agama kita.
signature
[size=medium][color=blue]“Putus Cinta Sudah Biasa, Putus Rem Matilah Kita”[/color][/size]

Cool
banner
uday
5 Apr 2008 21:18    #4

Jendral

Malah Ari ari anakku tak buang ke laut, biar mantep kan ????
signature
[color=#FF1493][size=large]~~ AREMA BL4CKRAX ~~[/size][/color]
" Saya tidak takut masuk Neraka,tapi saya akan cari jalan supaya tidak ke Neraka"
banner
brainwashed
6 Apr 2008 21:08    #5

Jendral

uday Wrote:Malah Ari ari anakku tak buang ke laut, biar mantep kan ????
Big Grin Big Grin Big Grin

ari ari itu ibarat kata orang tua dulu adalah teman semasa dalam kandungan nya si anak...
ketika si anak lahir ke bumi....yah selayaknya teman nya dikuburkan saja.

kalau kata orang jawa ari ari itu sodara kembarnya si anak lah.
banner
uday
6 Apr 2008 21:11    #6

Jendral

brainwashed Wrote:
uday Wrote:Malah Ari ari anakku tak buang ke laut, biar mantep kan ????
Big Grin Big Grin Big Grin

ari ari itu ibarat kata orang tua dulu adalah teman semasa dalam kandungan nya si anak...
ketika si anak lahir ke bumi....yah selayaknya teman nya dikuburkan saja.

kalau kata orang jawa ari ari itu sodara kembarnya si anak lah.
Berarti salah orang tua saya, wong kita ga di ajarin, maklum terlalu pd
signature
[color=#FF1493][size=large]~~ AREMA BL4CKRAX ~~[/size][/color]
" Saya tidak takut masuk Neraka,tapi saya akan cari jalan supaya tidak ke Neraka"
banner
caksogel
7 Apr 2008 08:27    #7

Kapten

Ada juga yg bilang kalo ari2 itu dibuang jauh, misalnya dihanyutkan di kali atau dibuang di laut kaya' boss uday itu maka anaknya nanti akan jadi orang yg suka merantau.
Tapi saya yakin itu hanya mitos krn ari2 saya dikubur di dekat rumah tapi saya udah nyampe mana2 alias perantau juga bosss....
banner
brainwashed
7 Apr 2008 14:28    #8

Jendral

caksogel Wrote:Ada juga yg bilang kalo ari2 itu dibuang jauh, misalnya dihanyutkan di kali atau dibuang di laut kaya' boss uday itu maka anaknya nanti akan jadi orang yg suka merantau.
Tapi saya yakin itu hanya mitos krn ari2 saya dikubur di dekat rumah tapi saya udah nyampe mana2 alias perantau juga bosss....
nah loh kang...gimana nih?benar tidaknya kita lihat nanti......... Peace
banner
ipunk07
7 Apr 2008 16:21    #9

Kopda

brainwashed Wrote:
caksogel Wrote:Ada juga yg bilang kalo ari2 itu dibuang jauh, misalnya dihanyutkan di kali atau dibuang di laut kaya' boss uday itu maka anaknya nanti akan jadi orang yg suka merantau.
Tapi saya yakin itu hanya mitos krn ari2 saya dikubur di dekat rumah tapi saya udah nyampe mana2 alias perantau juga bosss....
nah loh kang...gimana nih?benar tidaknya kita lihat nanti......... Peace
itu semua hanya tradisi dari lingkungan tempst tinggal bukan dari agama
banner
caksogel
8 Apr 2008 07:55    #10

Kapten

ipunk07 Wrote:
brainwashed Wrote:
caksogel Wrote:Ada juga yg bilang kalo ari2 itu dibuang jauh, misalnya dihanyutkan di kali atau dibuang di laut kaya' boss uday itu maka anaknya nanti akan jadi orang yg suka merantau.
Tapi saya yakin itu hanya mitos krn ari2 saya dikubur di dekat rumah tapi saya udah nyampe mana2 alias perantau juga bosss....
nah loh kang...gimana nih?benar tidaknya kita lihat nanti......... Peace
itu semua hanya tradisi dari lingkungan tempst tinggal bukan dari agama
Betul boss, makanya diatas saya bilang saya yakin itu hanya mitos....
banner
caksogel
8 Apr 2008 08:03    #11

Kapten

Buat boss big2besar dan teman2 yg lain....

Boss bagaimana hukumnya memotong rambut atau kuku pada saat kita sedang junub ?
Mumpung lg disinggung tentang memotong kuku dan rambut nich....
Terima kasih....
banner
silakov
8 Apr 2008 08:40    #12

Brigjen

tp saya berpikiran anak nantinya akan jadi apa...tergantung kita sebagai oarng tua mendidiknya dan memfasilitasi nya......mengubur ari ari...memang hanya tradisi orang sebelum kita.....
signature
[b][size=small]FORUM KU HANYA FORUM BEBAS INDONESIA[/size][/b]
[b][size=small]FORUM MU........KELAUT AJE..............[/size][/b] Bad
banner
big2besar
8 Apr 2008 09:35    #13

Mayjen

caksogel Wrote:Buat boss big2besar dan teman2 yg lain....

Boss bagaimana hukumnya memotong rambut atau kuku pada saat kita sedang junub ?
Mumpung lg disinggung tentang memotong kuku dan rambut nich....
Terima kasih....
Imam 'Atha' sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari, mengatakan: seorang yang junub diperbolehkan mencukur rambut dan memotong kuku. Hanya saja, menurut Imam al-Ghazali [dalam Ihya' Ulumuddin], seorang yang junub sebaiknya tidak memotong rambut dan kuku, bahkan dimohon untuk tidak mengeluarkan darah.

Alasannya, karena setiap anggota tubuh akan dikembalikan seperti semula pada hari kiamat nanti. Dikatakan, setiap rambut akan menuntut atas janabatnya. Pendapat Imam Ghazali ini banyak dilansir oleh kitab-kitab Madzhab, dan banyak diajarkan di kalangan penganut Madzhab Syafiiyah di Indonesia.

http://forumbebas.com/viewtopic.php?id=34251
signature
[size=medium][color=blue]“Putus Cinta Sudah Biasa, Putus Rem Matilah Kita”[/color][/size]

Cool
banner
juncuck
8 Apr 2008 09:47    #14

Peltu

big2besar Wrote:
caksogel Wrote:Buat boss big2besar dan teman2 yg lain....

Boss bagaimana hukumnya memotong rambut atau kuku pada saat kita sedang junub ?
Mumpung lg disinggung tentang memotong kuku dan rambut nich....
Terima kasih....
Imam 'Atha' sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari, mengatakan: seorang yang junub diperbolehkan mencukur rambut dan memotong kuku. Hanya saja, menurut Imam al-Ghazali [dalam Ihya' Ulumuddin], seorang yang junub sebaiknya tidak memotong rambut dan kuku, bahkan dimohon untuk tidak mengeluarkan darah.

Alasannya, karena setiap anggota tubuh akan dikembalikan seperti semula pada hari kiamat nanti. Dikatakan, setiap rambut akan menuntut atas janabatnya. Pendapat Imam Ghazali ini banyak dilansir oleh kitab-kitab Madzhab, dan banyak diajarkan di kalangan penganut Madzhab Syafiiyah di Indonesia.

http://forumbebas.com/viewtopic.php?id=34251
yupe sebaiknya. Grin
banner
caksogel
8 Apr 2008 13:26    #15

Kapten

big2besar Wrote:Imam 'Atha' sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari, mengatakan: seorang yang junub diperbolehkan mencukur rambut dan memotong kuku. Hanya saja, menurut Imam al-Ghazali [dalam Ihya' Ulumuddin], seorang yang junub sebaiknya tidak memotong rambut dan kuku, bahkan dimohon untuk tidak mengeluarkan darah.

Alasannya, karena setiap anggota tubuh akan dikembalikan seperti semula pada hari kiamat nanti. Dikatakan, setiap rambut akan menuntut atas janabatnya. Pendapat Imam Ghazali ini banyak dilansir oleh kitab-kitab Madzhab, dan banyak diajarkan di kalangan penganut Madzhab Syafiiyah di Indonesia.

http://forumbebas.com/viewtopic.php?id=34251
Makasih boss atas pencerahannya dan maaf kalo udah pernah di-posting Thanks
Semoga Allah SWT membalas amal kebaikan boss.... Amin.....
banner
REPLY 


Home | Go Top | Text Mode | RSS
Powered By MyBB, © 2002-2014