Hello There, Guest! - Silahkan Daftar atau Login Cepat via Facebook
Post Terbaru Sejak Login Terakhir   Post Terbaru 24 Jam Terakhir



 
  • 38 Vote(s) - 2.74 Average
Tools    New reply


14 Mar 2008 13:32
Av4t4r
Letkol
Posts 2.599
Reputation: 15
Awards:

Laporan Wartawan Tribun Batam, Dedy Swadha
BATAM,KAMIS - Direktorat Reserse Polda Kepri bekerjasama dengan Lembaga Kajian Gerakan Anti Pembajakan (LKGAPJakarta berhasil mengungkap keberadaan pabrik penggadaan cakram padat (VCD/DVD dan CD) yang beralamat di Perumahan Mitra Raya Blok D- No 66 Batam Centre.

Pengukapan VCD ilegal kali ini memiliki omset ratusan juta dengan produksi mencapai 1 juta lebih keping VCD dalam produksi 2 bulan terakhir.

Keberadaan pabrik VCD inipun sepintas hanya rumah sewa yang terletak jauh dari keramaaian. Rumah yang terletak di sisi pojok ini bertepatan sisi kiri dan belakang tidak ada penghuninya. Saat pengrebekan, Kamis (13/3) pukul 14.30 WIB dilakukan, pihak kepolisian yang dipimpin langsung Kombes Pol Muhammad Jupri Direskrim Polda Kepri dan Binsar Silalahi Ketua Bidang Operational LKGAP Jakarta, mendapatkan seorang tersangka berinitial DD (22) sedang sibuk memproses penggandaan.

"Ini keberhasilan kita bekerjasama dengan LKAP Jakarta. Laporan dari lembaga ini dinilai sangat membantu penyelidikan yang juga kita lakukan sejak beberapa bulan terakhir. Kalau melihat teknologi komputer yang digunakan, kita perkirakan sehari dapat mencetak 8000 keping VCD.
Ditaksir kalau mereka beroperasi lewat 2 bulan maka kita perkirakan produksinya mencapai 1 juta keping VCD. Bahkan, dari keterangan pelaku, dalam hitungan kurang 5 menit dapat mencetak 50 VCD,"ujar Muhammad Jupri didampingi AKBP Sulistiono Wakapolda Kepri.

Melihat mata rantai pembuatan hingga penjualan, diperkirakan jumlah VCD yang berhasil disita mencapai 200 ribu keping VCD, baik dalam bentuk siap jual hingga yang telah dijajakan di toko. VCD yang diamankan mulai dari aneka lagu band papan atas hingga film terbaru yang baru diputar di bioskop.

"Proses produksi ditempat ini, sedangkan pemasarang satu tempat saja di Metro Disk Nagoya sana. Tim melaporkan bahwa mereka telah mengamankan hampir 50 ribu keping VCD ke markas,"jelas M Jupri.

Dalam pemeriksaan awal terhadap barang bukti, Kompol Edward Kanit II Sat II Direktorat Reserse Polda Kepri, selain menemukan bertumpuk-tumpuk VCD porno, ditemukan juga VCD yang diduga film anak-anak Power Rangger yang diselingi film porno, dalam proses penggandaan.

"Kita akan mengecek isi Film Power Rangger ini. Tapi melihat barang buktinya, bisa jadi ada indikasi ke arah tersebut," ujar Edward lagi.

Sementara itu Binsar Silalahi, Ketua Harian LKGAP membenarkan proses pengungkapan pabrik VCD ini dilakukan sejak 2 bulan lalu. Kecurigaan lembaga dimulai dengan proses hukum yang dijatuhkan hakim terhadap pengganda VCD bajakan Yap Haw, hanya 6 bulan kurungan. Atas dasar ketidakadilan tersebut, akhirnya pengiriman VCD untuk lagu-lagu baru dilakukan seleksi yang ketat, terutama di tingkat pemasaran ke toko.

Ternyata, tim menemukan kaset atau VCD yang selama ini dipastikan tidak ada beredar di toko-toko di Batam, malah banyak VCDnya didapat, bahkan harga jualnya jauh lebih murah dibawah harga pihak rekaman tetapkan.

"Ini hasil pengintaian kita sejak 2 bulan lalu, setelah kami mendapatkan informasi bahwa ada pabrik VCD bajakan di Batam. Langkah tersebut kita telusuri dengan kerjasama Polda Kepri. Hasilnya sangat mengejutkan, tidak hanya puluhan ribu VCD bajakan Film dan lagu, bahkan VCD porno juga ditemukan dalam jumlah besar. Atas kerjasama serta tim ini pengrebekan kali ini dinilai sangat berhasil,"ujar Binsar Silalahi, didampingi Rahayu, Sekjen pusat LKGAP yang juga Direktur Utama Perusahaan Rekaman Naga Swara Jakarta.

Selaku bos rekaman besar di Jakarta, Rahayu menilai penangkapan pabrik VCD di Batam ini, akan dapat memutus jaringan penggandaan VCD terkhususnya di area Kepri dan sekitarnya. "Dari sejumlah VCD yang kita lihat, telah saya perkirakan ada VCD resmi kita yang digandakan. Di antaranya VCD rekaman lagu-lagu bapak presiden SBY, dan sejumlah gruop musik T2, erispatih dan masih banyak lainnya. Dengan telah terungkap satu tempat ini maka kita berharap pihak kepolisian juga mampu mengembangkan ke pelaku-pelaku lainnya. Hal ini dapat saja terjadi, mengingat pemasaran VCD di Mitra Raya ini diakui hanya satu tempat saja, yaitu Metro Disk yang berada di kawasan bisnis Nagoya,"kata Rahayu lagi.

Selama ini, perusahaan rekaman di Jakarta dalam kondisi sangat susah dalam perekonomiannya. Hal ini disebabkan pemerintah memberlakukan pajak per keping VCD mencapai Rp 1.000, dan untuk DVD dikenai pajak Rp 4.000 per keping.

"Ini yang sangat-sangat kita marah. Ketika kita sibuk dengan urusan pajak-pajak, ini para pembajak enak menjual dengan harga murah,"ujar Rahayu mengungkap bahwa pengrebekan tempat ini, terkait juga dengan pemain lama VCD Bajakan di Batam.

Digaji Rp 1 Juta

Penggerebekan pabrik VCD dan toko pemasarannya di Batam kali ini benar-benar dianggap kerja kepolisian yang paling masksimal. Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, penyitaan aneka VCD, DVD dari sejumlah toko kaset di Batam, hanya sebatas tingkat penjual. Sedangkan di tingkat
pengganda baru tercatat dalam sejarah kepolisian di Batam kali ini.

Kombes Pol Jupri menyatakan usaha penggandaan VCD ini ditetapkan 4 orang tersangka, di antaranya Berinitial D, D, H dan T dengan usia rata-rata masih muda. Atas kejahatan ini, kepolisian akan mengenakan UU No 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta Pasal 72 ayat 1.

"Pelaku diancam pidana hukuman 7 tahun penjara, dan denda Rp 5 miliar. Selain itu, tersangka juga bisa dituntut oleh perusahaan rekaman atau film dalam hukum perdatanya," ujar M Jupri lagi.

Dalam pengakuan D (20), yang ditetapkan polisi sebagai tersangka, bahwa dirinya bekerja sebagai tukang potong kertas, sebagai penanda logo dan bungkusan kemasan VCD siap jual.

"Saya baru dua bulan lebih kerja disini. Saya digaji Rp 1 juta lebih. Tugas saya cuma memotongi kertas," ujar D tertunduk.

Tersangka D sendiri hanya tamatan sekolah SLTA. Diakuinya dalam sehari dapat mengepak 600 VCD untuk dipasarkan ke Toko Metro Disk yang berada di sekitar Nagoya.Untuk harga jualnya berkisar Rp 4000 ribu hingga Rp 10.000 per kepingnya.

"Tempat ini disewakan oleh bos, orangnya berpenampilan sedikit botak, dia datang pagi hari, ambil barang yang sudah dibungkus, dan meninggalkan keping yang masih kosong," jelas D singkat.

Kepolisian sendiri usai mengekspos pengerbekan tersebut, langsung melakukan penyitaan terhadap aset terkait dengan upaya penggadaan VCD. Diantaranya, mengamankan 6 komputer set, yang telah satu set komputer diprogram dapat mencetak 7-8 VCD dalam hitungan kurang dari 5 menit. Selain itu, juga diamankan 5 set printer yang berfungsi sebagai pencetak sampul VCD.Turut diamankan huruf-huruf cetak yang berfungsi sebagai penganda dan menunjukan bahwa VCD yang akan dipasarkan adalah asli tapi palsu.






signature
[url=http://indohotpic.blogspot.com/]INDONESIA ARTIS GALERI[/url]

14 Mar 2008 14:04
sampela
Mayjen
Posts 5.944
Reputation: 26
Awards:
FBI Fans

kalo udah ditangkap, sekalian VCD nya langsung dibakar pak, jangan disimpan lama-lama, Grin






signature
biasakan login FBI setiap hari, dijamin ilmu bertambah Smile

14 Mar 2008 14:22
Av4t4r
Letkol
Posts 2.599
Reputation: 15
Awards:

Quote:kalo udah ditangkap, sekalian VCD nya langsung dibakar pak, jangan disimpan lama-lama,
Jangan ... biar ditonton dulu sama pak Polisi.. Buat Hiburan jaga malam Big Grin Big Grin






signature
[url=http://indohotpic.blogspot.com/]INDONESIA ARTIS GALERI[/url]

14 Mar 2008 14:57
Akamaru
Brigjen
Posts 4.886
Reputation: 228
Awards:

wah ndan andre44 lahan tuch coba di nego aje sama polisinya.... khan lumayan buat database..... Big Grin Big Grin Big Grin

14 Mar 2008 15:04
jakawanara
Sertu
Posts 231
Reputation: 0
Awards:

ada yang kececeran ngga yah

14 Mar 2008 15:10
jakawanara
Sertu
Posts 231
Reputation: 0
Awards:

ada yang kececeran ngga yah

14 Mar 2008 15:18
jakawanara
Sertu
Posts 231
Reputation: 0
Awards:

ada yang kececeran ngga yah

14 Mar 2008 15:39
Kojek
Tukang Sapu
Posts 10.335
Reputation: 238
Awards:
Pembayar PajakCharityFBI ManiaMember Telah DewasaFacebook Network

Akamaru Wrote:wah ndan andre44 lahan tuch coba di nego aje sama polisinya.... khan lumayan buat database..... Big Grin Big Grin Big Grin
Big Grin Big Grin
kayaknya bisa jadi sumber barang buat jualannya ndan Andre nih...






signature
[b]Sabar, Ikhlas, Legowo dan Bersyukur adalah kunci hidup penuh rahmah.......[/b]

17 Mar 2008 22:11
Remix
Kopka
Posts 138
Reputation: 0
Awards:

iTU CUMA SANDIWARA BUNG, orang Batam mana yang gak tau itu semua dibeking polisi. ada jatah bulanan. Mungkin setoran gak lancar atau ada yang gak kebagian seperti bos vcd batam "yh" yang dihukum percobaan???????

18 Mar 2008 09:59
wise
Kolonel
Posts 3.945
Reputation: 29
Awards:

wah stock bakalan berkurang nich

18 Mar 2008 10:19
raka_cruizz
Serda
Posts 194
Reputation: 0
Awards:

Remix Wrote:iTU CUMA SANDIWARA BUNG, orang Batam mana yang gak tau itu semua dibeking polisi. ada jatah bulanan. Mungkin setoran gak lancar atau ada yang gak kebagian seperti bos vcd batam "yh" yang dihukum percobaan???????
Betul itu.... Top
klo setorannya lancar gak bakalan di grebek tuch...


Korupsi bukan karena Niat tapi karena ada kesempatan...
waspadalah... waspadalah...

18 Mar 2008 11:55
heza
Kopka
Posts 117
Reputation: 0
Awards:

Gawat
Foum "Lendir" digerebek juga gak yach Big Grin Big Grin Big Grin Big Grin


   New reply




User(s) browsing this thread:
1 Guest(s)

Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2013 by Adimin | Fan Page | Group Discussion | Twitter | Google+ | Instagram