Try: m.forumbebas.com for faster access! Upgrade your Group for Premium Access!
Internet Anda Lambat? Akseslah Forum Bebas Indonesia dari sini


Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 16 Votes - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
s-uddin

Kapten

Reputation: 42

Pembayar Pajak
Good Citizen

Offline
26 Nov 2012 21:54    #1

[Image: 2u5bcd0.jpg]
Masih banyak umat Islam di Indonesia yang mayoritas masih menjalani tradisi keagamaan dari nenek moyang tanpa dalil yang shahih dari Al Quran dan Hadist. Akibatnya, banyak umat yang bangga dengan ritualnya tetapi itu kepunyaan agama lain (Hindu).” Demikian diungkapkan ustadz Abdul Aziz Sag (Hindu), mantan pendeta agama Hindu yang mualaf, pada sebuah tabligh akbar bertajuk kesaksian mantan pendeta tentang banyaknya amalan ibadah agama Hindu yang diamalkan umat Islam.
Ia mengatakan saat ini menjamur amalan umat agama lain yang tanpa sadar diamalkan umat Islam. Padahal hal tersebut tidak ada dalil dan dasarnya di dalam Alquran maupun hadis Rasulullah saw. “Masih banyak ritual umat Islam ini mengamalkan ajaran agama Hindu,” kata ustadz yang lulusan Pendidikan Guru agama Hindu. Menurut dia, berkembangnya amalan agama lain yang diamalkan umat Islam, lantara agama Hindu masuk Indonesia pada abad ke-8, sedangkan agama Islam masuk pada abad ke-14. "Wajar pengaruh agama lain dalam amalan ibadah umat Islam terpengaruh dengan agama lain yang lebih dulu masuk ke Indonesia," papar pemilik nama asli Ida Bagus Erit Budi Winarno, yang berasal dari kasta Brahmana.
Ia mencontohkan beberapa amalan yang diamalkan umat Islam menyerupai ajaran agama Hindu yang meliputi Pernikahan, Kelahiran, Kematian, Selamatan/Syukuran. *

Seputar Pernikahan

Kembar Mayang.
Yakni dua buah rangkaian hiasan dengan bahan utama janur (daun kelapa) yang dhias sedemikian rupa lalu ditancapkan pada dua potong batang pisang dengan posisi berdiri. Kembar mayang itu sendiri ditancapkan pada dua buah bokor (bejana dari perunggu atau kuningan).
Daun kelapa tersebut dirangkai dalam bentuk gunung, keris, cambuk, payung, belalang, burung. Selain janur dilengkapi pula dengan daun-daun lain seperti daun beringin, puring, dadap srep dan juga dlingo bengle. Makna dari kembar mayang adalah untuk membuang sial/mbucal sengkolo (tolak bala) pada pengantin pria.
Didalam pernikahan MC juga mengatakan “….kembar mayang bade kabucal wonten ing prosekawan kagem mbucal sengkala (pen: untuk membuang sial)”. Dalam fakta kehidupan banyak orang Jawa yang takut untuk tidak memakai kembar mayang ketika menikahkan anaknya. Hal demikian membuktikan bahwa menggunakan kembar mayang bukan sekedar tradisi belaka dengan berbagai argumentasi filosofi simboliknya, tetapi telah menjadi tradisi yang bermuatan keyakinan yang diikat kuat didalam hati (menjadi aqidah). maka tertanamlah di hati masyarakat rasa tidak tenang, was-was dan takut akan terjadi bahaya (sesuatu yang tidak baik) jika tidak menggunakannya. Hanya sedikit orang Jawa muslim yang telah tercerahkan yang kemudian dengan percaya diri meninggalkan kembar mayang.

Hari Baik
Menentukan hari baik ini sangat dipegang dan diperhatikan betul-betul oleh masyarakat Indonesia (Jawa khususnya). Hal ini diambil untuk menentukan hari pernikahan berdasarkan penghitungan tanggal lahir calon pengantin laki-laki dan calon pengantin wanita. Jika ternyata hasil penghitungan yang dilakukan oleh orang pinter (dukun) dinyatakan jelek, maka pernikahan harus diundur atau diajukan, yang penting untuk menghindari hari apes tersebut. Atau bisa dilakukan pada hari/weton tertentu, atau bisa dilakukan dengan membayar sejumlah tumbal menurut petunjuk dukun tersebut, dan yang paling tragis pernikahan tersebut harus dibatalkan.
Bersambung.............



s-uddin

Kapten

Reputation: 42

Pembayar Pajak
Good Citizen

Offline
26 Nov 2012 21:55    #2

Sambungan.........

Injak Telur dan Balang-balangan
Hampir semua perayaan resepsi adat Jawa selalu melakukan ritual injak telur pada saat acara temon (ditemukannya kedua mempelai). Kaki pengantin putra harus menginjak telur hingga pecah lalu dibasuh dengan air bunga oleh pengantin wanita. Jika hal in itidak dilakukan diyakini kelak sulit untuk mendapatkan keturunan.

Seputar Kelahiran

Selamatan Selama Usia Kehamilan
Dari mulai tiga bulan (neloni), empat bulan (mapati) dan tujuh bulan (tingkepan) harus dilakukan selamatan kenduri dengan memanggil paratetangga untuk membacakan do'a agar janin yang dikandung selamat dari marabahaya.
Pada acara tujuh bulan terdapat berbagai ritual lain seperti memecah dua buah kelapa muda yangterlebih dahulu diberi gambar Bathara Kumajaya dan Bathari Kumaratih. Dua dewa untuk sebagai simbol ketampanan dan kecantikan. Karena itu dengan melakukan ini diyakini kelak anak yang akan lahir akan tampan jika laki-laki dan cantik jika wanita.
Di samping itu ada keyakian jika kelapa tersebut dibelah terbelah maka anak yang akan lahir adalah laki-laki atau sebaliknya. Tiga Bulan, Tujuh Bulan. Saat usia kehamilan menginjak 3 dan 7 bulan, maka akan diadakan sebuah acara (yang diyakini) guna memperoleh keselamatan dan kebaikan bagi janin bayi dan juga ibu yang tengah mengandung. Keyakinan ini diikuti dengan perasaan takut dan khawatir jika tak dilaksanakan maka akan dating suatu keburukan dan bahaya.

Kelahiran dan Selapanan.
Setelah bayi lahir biasanya diadakan melek-melek (begadang sampai pagi) hal in untuk menjaga agar bayi tersebut selamat dari marabahaya yang datang pada malam hari, namun tradisi ini mulai hilang di masayrakat perkotaan.
Beberapa hri setelah tali pusar putus maka dilakukan selamatan dengan membuat nasi urap yang dibagi-bagikan tetangga sebagai ucapan syukur karena bayinya selamat. Acara ini dilanjutkan pada hari ke 35 atau yang biasa disebut selapanan. Tujuannya untukmemebri nama si jabang bayi. Upacara in biasanya diiringi dengan bacaan barzanji dziba,, pada saat asyraqal si jabang bayi digendong keliling, setiap orang dianjurkan menggunting ujung rambut dan mengolesi madu pada bibir atau kening.

Seputar Kematian

Brobosan.
Berjalan di bawah keranda yang di dalamnya ada mayit, dilakukan dari kanan ke kiri. Dilakukan oleh saudara si mayit urut dari yang tertua hingga yang termuda.
Payung bagi si mayit. Banyak muslim yang tak paham dengan perbuatan tersebut, namun banyak juga yang mengira dengan dipayungi si mayit tidak merasakan panas sejak diberangkatkan dari rumah menuju makam.

Bedah bumi
Yaitu bacaan do'a pasca pemakan dengan membuat tumpeng belah, yaitu tumpeng kerucut dibelah dan ditata dengan saling membelakangi. Maksudnya agar si mayit di dalam kubur tidak terjepit tanah.
Selanjutnya dibacakan do'a dengan mengundang para tetangga pada hari ke tujuh, empat puluh, seratus, peringatan tahun pertama (mendak pisan), tahun ke dua (mendak pindo) dan diakhiri pada hari keseibu (nyewu)
Sumber: http://majalahfurqon.com/article/80918/r...islam.html
________________________________________________________________________________​__________________
Monggo di diskusikan dengan baik....!



s-uddin

Kapten

Reputation: 42

Pembayar Pajak
Good Citizen

Offline
27 Nov 2012 12:26    #3

Kok cuma pada ngintip doang, gak ada yang mau utarakan unek-uneknya?



uday

Jendral

Reputation: 711

Member Choice
FBI Mania
Blood Donation
Charity
CSR Donatur
Pahlawan

Offline
27 Nov 2012 21:13    #4

Tapi itu semua karena dicampur dengan tradisi, sekarang saya bertanya, apakah tradisi tari perut dari Timteng juga ajaran???
Selama masih tidak masuk ranah ibadah, sah sah saja yang namanya tradisi...
Jujur saja tradisi yang TS cantumkan hanya banyak di { maaf } Jawa lho....


lightman

Pratu

Reputation: 0


Away
27 Nov 2012 23:19    #5

Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang meniru suatu kaum maka dia termasuk dari mereka.” (HR. Abu Daud yang dishahihkan oleh Ibnu Hibban)

Diriwayatkan oleh Tirmidzi dari hadits ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya bahwa Rasulullah saw bersabda,”Bukanlah dari kami, orang yang meniru-niru selain kami.” (Aunul Ma’bud juz XI hal 56 – 57)


s-uddin

Kapten

Reputation: 42

Pembayar Pajak
Good Citizen

Offline
28 Nov 2012 07:49    #6

@uday
Benar sekali ndan, selama belon masuk ranah ibadah berarti sah-sah saja.
Tapi kalau sudah beranggapan jika belum mengerjakan(tradisi tersebut) maka beranggapan berdosa. Itu yang jadi masalah dan boleh lah dikatan bid'ah.

Emang jawa agak kental dengan Kejawennya mana yang tradisi dan yang mana ibadah sudah campur aduk. Atau mana yang dari hindu dan mana yang dari sumber alquran dan sunnah sudah mebaur jadi satu.

Yang penting perlu di garis bawahi mana yang tradisi dan mana yang ibadah harus bisa mebedakan.

@lightman
Kok datang-datang bawa hadist terus diletakan begitu saja, ntar ada yang mengambil bagiaman ndan?
Di jabarin dong ndan...!!!!



uday

Jendral

Reputation: 711

Member Choice
FBI Mania
Blood Donation
Charity
CSR Donatur
Pahlawan

Offline
28 Nov 2012 10:35    #7

(28 Nov 2012 07:49)s uddin Wrote:
 
@uday
Benar sekali ndan, selama belon masuk ranah ibadah berarti sah-sah saja.
Tapi kalau sudah beranggapan jika belum mengerjakan(tradisi tersebut) maka beranggapan berdosa. Itu yang jadi masalah dan boleh lah dikatan bid'ah.

Emang jawa agak kental dengan Kejawennya mana yang tradisi dan yang mana ibadah sudah campur aduk. Atau mana yang dari hindu dan mana yang dari sumber alquran dan sunnah sudah mebaur jadi satu.

Yang penting perlu di garis bawahi mana yang tradisi dan mana yang ibadah harus bisa mebedakan.
Jujur saja kadang di semua penganut suatu agama mereka mencampuradukkan antara budaya dan ajaran, tapi Alhamdulillah sampai detik ini saya belum berani mencampurnya, takut keracunan....
Dalam ajaran Weda / Hindu juga banyak yang tidak tertulis, tapi dilakukan oleh sebagian penganutnya.....



lightman

Pratu

Reputation: 0


Away
28 Nov 2012 16:54    #8

(28 Nov 2012 07:49)s uddin Wrote:
 
@lightman
Kok datang-datang bawa hadist terus diletakan begitu saja, ntar ada yang mengambil bagiaman ndan?
Di jabarin dong ndan...!!!!

apa perlu menjelaskan sesuatu yang sudah jelas?



IZI_@

Kapten

Reputation: 86

Facebook Network
Anti Child Porn

Offline
7 Dec 2012 13:25    #9

Kebanyakan Ibadah tanpa didasarkan oleh Ilmu dan dalil


kaiser

Kapten

Reputation: 63


Offline
7 Dec 2012 13:46    #10

betul ndan...
kalau menurut ane, semua tradisi diatas bisa saja dilakukan ASALKAN umat muslim tidak beriman/meyakini bahwa tradisi2 tersebut yg membawa manfaat ataupun mudharat bagi dirinya. hanya sekedar seremonial saja. hanya saja masih banyak kaum muslim yg "mengagamakan budaya".. tradisi2 tersebut diyakini bisa memberikan ini-itu lah.. masih banyak juga tahayul yang memberikan sugesti yg tidak perlu.
kembali pada Allah SWT dan rasulNya sajalah...


kaiser

Kapten

Reputation: 63


Offline
7 Dec 2012 13:50    #11

(27 Nov 2012 23:19)lightman Wrote:
 
Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang meniru suatu kaum maka dia termasuk dari mereka.” (HR. Abu Daud yang dishahihkan oleh Ibnu Hibban)

hadits ini merupakan jalan terbaik ndan.. menghidari bertasyabuh agar tidak terjadi kerancuan antara ritual agama dengan tradisi..



aksan99

Kapten

Reputation: 97

Pembayar Pajak
Blood Donation
Anti Child Porn
Good Citizen
CSR Donatur

Offline
8 Dec 2012 00:36    #12

(28 Nov 2012 16:54)lightman Wrote:
 
apa perlu menjelaskan sesuatu yang sudah jelas?

penggunaan hadits tanpa tahu sanad, perawi, dan asbabun wurud nya, dan asal comot saja, tak lebih dari sikap taklid buta yg bahkan ditentang oleh ulama sekaliber al mukarom imam ash-syafi'i. Smile

pendapat pribadi nih ye (gak bakalan asal comot ayat dan hadits) Grin

aplikasi budaya "non arab" oleh umat islam selama tidak merubah aqidah dan tidak merusak akhlak, dan tidak pula terdapat larangan yg "nyata" tersurat, gak ada salahnya dilakuin. sekedar melanjutkan tradisi doang Grin

klo semua yg "diluar Islam" adalah haram, maka pendirian khilafah pun haram karena tidak ada dalil yg secara jelas memerintahkan pembentukan negara islam.


s-uddin

Kapten

Reputation: 42

Pembayar Pajak
Good Citizen

Offline
22 Dec 2012 17:34    #13

Semoga saja para member FBI ini bisa membedakan mana yang tradisi dan mana yang ibadah.





Kirim iklan anda disini, Gratis! Hanya member yang aktif diskusi. Info selengkapnya.
Today's 3 Business Update, Lihat Toko dan Bisnis Member Aktif lainnya Hanya 50rb/bulan, thread jualan anda juga bisa tampil disini. Segera hubungi kami
©2010 Smart Personal Business Update [SPBU] by FBI. Anda belum punya situs bisnis, pribadi atau blog? Buat disini