Current time: 23 Apr 2014, 15:28 Hello There, Guest! LoginRegister
ForumBebas.com / ACI / Keluarga Sadar Hukum / (ASK) BLACK LIST Bank Indonesia



REPLY 
 
Thread Rating:
  • 59 Votes - 3.1 Average


  
PostmanPat
28 Feb 2012 13:47    #1

Letda

permisi ndan, mau tanya, apakah kalo kita yang udah pegang kartu kredit trus berniat keluar atau gak ingin lagi pegang kartu kredit, apa berpeluang masuk ke daftar hitam BI, meskipun kita gak pernah nunggak ?
kemudian kalo kita melunasi kredit di bank sebelum jangka waktu kredit berakhir, apa juga berpeluang masuk di daftar hitam BI ? mohon pencerahannya. trims Smile
signature
check it out :
http://bisnis-cerdas.co.cc
http://asuransiku-asuransimu-juga.co.cc

the spectacular ways to raise your income !!
banner
Malakia
28 Feb 2012 19:47    #2

GEMOLOGIST

sekalian tanya juga..
Bagaimana check "apakah kita termasuk dalam BI blacklist"

@TS thx atas tritnya.. Jadi inget ama masalah ini Big Grin
banner
aryo_tyo
28 Feb 2012 23:30    #3

Bocah Deso

(28 Feb 2012 13:47)coycool81 Wrote:
 
permisi ndan, mau tanya, apakah kalo kita yang udah pegang kartu kredit trus berniat keluar atau gak ingin lagi pegang kartu kredit, apa berpeluang masuk ke daftar hitam BI, meskipun kita gak pernah nunggak ?
kemudian kalo kita melunasi kredit di bank sebelum jangka waktu kredit berakhir, apa juga berpeluang masuk di daftar hitam BI ? mohon pencerahannya. trims Smile

yang saya tau ndan yang masuk daftar hitam bi / aki ( Asosiasi Kartu Kredit Indonesia) adalah orang yang menunggak dan referensi dari keluarga lain (dari pihak pemegang) contohnya, anda menunggak dan selalu telat bayar maka akan menjadi pertimbangan pihak bank untuk mengambulkan anda memiliki kartu kredit lagi tentu dapaknya akan meluas ke saudara anda sebagai orang yang tidak serumah yang dituliskan di formulir pendaftaran.


(28 Feb 2012 19:47)Malakia Wrote:
 
sekalian tanya juga..
Bagaimana check "apakah kita termasuk dalam BI blacklist"

@TS thx atas tritnya.. Jadi inget ama masalah ini Big Grin

untuk pengecekan bisa dilakukan di pihak bank yang anda anda pilih untuk mendapatkan kartu kredit atau kredit lainnya, tentu dengan sistem bank yang sudah ada, sistem tersebut bernama SID (Sistem Informasi Data) dan yang biasa membuka aplikasi tersebut di bank adalah bagian BI CHECKING...

mohon maaf kalo salah harap diperbaiki, soalnya sepengetahuan saya selama bekerja di bank ya hanya itu. Klo terbantu harap kirim pesen rep yaaa ..... haahahhahahahahaha ..... Handshake Handshake
signature
[B]"If you want something you’ve never had, you must be willing to do something you’ve never done."[/B]
banner
PostmanPat
29 Feb 2012 09:26    #4

Letda

@ndan aryo_tyo : trus kalo kita mau lepas kartu kredit karena udah merasa gak perlu lagi (karena kartu debit udah kebanyakan saldonya Blah ) dan gak pernah ada record tunggakan, apa berpotensi masuk nasabah yang perlu dapat "perhatian" khusus dari pihak bank? trus untuk pelunasan kredit sebelum jangka waktu kredit berakhir, gimana ndan ? (ntar tak tambahin rep deh Blah )
signature
check it out :
http://bisnis-cerdas.co.cc
http://asuransiku-asuransimu-juga.co.cc

the spectacular ways to raise your income !!
banner
5551272
29 Feb 2012 09:35    #5

Mayjen

sekedar sharing, saya pernah menutup beberapa kartu kredit karena merasa terlalu banyak, dan saya termasuk orang yg tidak pernah nunggak kartu kredit, dan ternyata hingga hari ini masih banyak aja yang menawarkan kartu kredit dari berbagai bank sih.. jadi rasanya saya ngga di black list walau sudah menutup lebih dari 2 kartu..
signature
berdamai dengan Heart ............ Handshake
banner
RizalF
29 Feb 2012 10:50    #6

KHARF

sepengetahuan saya di Bank Indonesia terhadap debitur yang memakai kartu kredit...ada 5 Tingkatan/Grade

- Grade 1 = Debiturnya lancar
- Grade 2 = debiturnya perhatian (ada keterlambatan berturut turut dlm 3 bln)
- Grade 3 = Debiturnya kurang lancar (ada tunggakan lebih dari 90 hari)
- Grade 4 = Debiturnya diragukan (macet lebih dari 120 hari)
- Grade 5 = debiturnya lari

kalau kita tidak pernah menunggak biasanya kita tidak masuk daftar hitam (black list) Bank Indonesia, untuk mengetahui apakah kita masuk black list BI ini informasinya ndan...???

Informasi Debitur Individual Historis

Penjelasan IDI Historis
IDI Historis merupakan produk/output yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Debitur (SID). IDI Historis mencakup informasi seluruh penyediaan dana/pembiayaan dengan kondisi lancar dan bermasalah mulai dari Rp.1 keatas, serta menampilkan informasi mengenai historis pembayaran yang dilakukan dalam kurun waktu 24 bulan terakhir.

Cakupan IDI Historis meliputi antara lain identitas debitur, pemilik dan pengurus, fasilitas penyediaan dana/pembiayaan yang diterima, agunan, penjamin, dan kolektibilitas.

Sistem Informasi Debitur
Merupakan suatu sistem yang dipergunakan untuk menghimpun dan menyimpan data fasilitas penyediaan dana/pembiayaan yang disampaikan oleh seluruh anggota Biro Informasi Kredit secara rutin setiap bulan kepada Bank Indonesia. Data tersebut kemudian diolah untuk menghasilkan output berupa IDI Historis. Lembaga keuangan anggota Biro Informasi Kredit selanjutnya dapat mengakses SID selama 24 jam setiap hari untuk melihat data-data debitur yang disajikan secara individual dengan lengkap.

Data-data debitur yang dihimpun oleh Bank Indonesia bersumber dari laporan yang disampaikan oleh anggota Biro Informasi Kredit. Terdapat 2 (dua) jenis kepesertaan dalam Biro Informasi Kredit, yaitu:

Wajib
Lembaga Keuangan yang wajib menjadi anggota Biro Informasi Kredit meliputi: (a) Bank Umum, (b) Bank Perkreditan Rakyat dengan total aset Rp.10 Miliar ke atas selama 6 (enam) bulan berturut-turut, dan © Penyelenggara Kartu Kredit Selain Bank yaitu perusahaan pembiayaan yang melakukan kegiatan usaha kartu kredit.
Daftar Nama Bank Umum Anggota SID
Daftar Nama BPR Pelapor SID

Sukarela
Lembaga Keuangan yang dapat menjadi anggota Biro Informasi Kredit meliputi: (a) BPR yang total asetnya belum sesuai dengan persyaratan menjadi anggota wajib namun telah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia, (b) Lembaga Keuangan Non Bank (meliputi asuransi, dana pensiun, sekuritas, modal ventura dan perusahaan pembiayaan), serta badan-badan lainnya yang menyelenggarakan pengelolaan dana masyarakat, dan © Koperasi Simpan Pinjam.

Persyaratan yang wajib dipenuhi oleh calon anggota Biro Informasi Kredit adalah:
a. Memiliki infrastruktur yang memadai.
b. Memiliki kesesuaian struktur data dengan yang dipersyaratkan dalam SID.
c. Memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia, dan
d. Menandatangani Perjanjian Keikutsertaan dalam Sistem Informasi Debitur (khusus
untuk Lembaga Keuangan Non Bank dan Koperasi Simpan Pinjam).

Beberapa Lembaga Keuangan Non Bank yang telah menjadi anggota SID, antara lain: GE Finance, AEON Credit Service Indonesia, Buana Finance, IFS Capital Indonesia, PNM, Bhakti Finance, Mashill Internasional Finance, SMF dan LPEI.

Ilustrasi Proses SID

[Image: proses1.jpg]
1.aCalon Debitur mengajukan permohonan penyediaan dana/pembiayaan.
2.aLembaga Keuangan anggota Biro Informasi Kredit melakukan penilaian debitur salah satunya dengan mencari informasi mengenai data fasilitas yang dimiliki oleh calon Debitur yang terdapat dalam IDI Historis (BI Checking).
3.aHasil permintaan IDI berupa IDI Historis yang berisi data fasilitas yang dimiliki oleh Calon Debitur.
4.a/5.a Apabila permohonan penyediaan dana/pembiayaan disetujui, Lembaga Keuangan melaporkan pemberian fasilitas penyediaan dana/pembiayaan kepada Bank Indonesia.

http://www.bi.go.id/web/id/Perbankan/Cre...+Historis/
signature
[color=#0000CD][size=small]Bahasa yang baik, menunjukkan bangsa yang baik. Bahasa yang buruk, menunjukkan bangsa yang buruk pula (Raja Ali Haji) [/size][/color]
banner
RizalF
29 Feb 2012 10:52  (Edit: 29 Feb 2012 10:59 by RizalF.)    #7

KHARF

Permintaan IDI Historis

Masyarakat dapat memperoleh IDI Historis melalui lembaga keuangan anggota Biro Informasi Kredit yang memberikan fasilitas penyediaan dana/pembiayaan kepada masyarakat tersebut. Selain itu, permintaan IDI Historis juga dapat disampaikan kepada Bank Indonesia dengan cara mengunjungi Gerai Info Bank Indonesia, atau Kantor Bank Indonesia setempat. Permintaan juga dapat disampaikan secara online melalui website Bank Indonesia dengan melengkapi formulir yang disediakan, setelah mendapat jawaban melalui email, hasil cetaknya dapat diambil di Gerai Info Bank Indonesia atau Kantor Bank Indonesia setempat.

Masyarakat baik perorangan maupun badan usaha dapat meminta IDI Historis dengan syarat-syarat sebagai berikut (Melalui Bank Indonesia):

Bagi perorangan:
Menyerahkan fotokopi identitas diri dengan menunjukkan identitas diri asli antara lain Kartu Tanda Penduduk/KTP atau Kartu Izin Tinggal Sementara/KITAS.

Bagi badan usaha:
Menyerahkan fotokopi identitas badan usaha (akta pendirian perusahaan dan perubahan anggaran dasar terakhir yang memuat susunan dan kewenangan pengurus) dan fotokopi identitas diri (KTP atau KITAS) dari pengurus yang mengajukan permintaan IDI Historis, dengan menunjukkan identitas asli badan usaha dimaksud atau fotokopi identitas badan usaha yang telah dilegalisir, dan identitas asli diri dari pengurus yang mengajukan permintaan IDI Historis.
Apabila permintaan IDI Historis dikuasakan kepada pejabat atau pegawai perusahaan, penerima kuasa menyerahkan surat kuasa asli, fotokopi identitas badan usaha dan identitas diri pemberi kuasa dan penerima kuasa, dengan menunjukkan identitas asli badan usaha dimaksud atau fotokopi identitas badan usaha yang telah dilegalisir, serta identitas diri asli dari pemberi kuasa dan penerima kuasa.
Dalam hal terdapat perbedaan antara susunan pengurus yang berwenang sesuai anggaran dasar perusahaan dengan data yang terdapat dalam SID, maka permintaan IDI Historis tidak dapat dipenuhi.

Mengisi formulir yang disediakan

Contoh Formulir disini
http://www.bi.go.id/web/id/Perbankan/Cre...Online.htm

http://www.bi.go.id/web/id/Perbankan/Cre...Online.htm


Proses Permintaan IDI HIstoris

[Image: prosespermintaanidiind.jpg]

Permintaan IDI Historis melalui Lembaga Keuangan

1.a Masyarakat mengajukan permohonan untuk melihat data IDI Historis kepada lembaga keuangan, tempat debitur tersebut mengajukan permohonan penyediaan dana/pembiayaan.
2.a Lembaga Keuangan anggota Biro Informasi Kredit mencari informasi mengenai data fasilitas (BI Checking).
3.a Hasil permintaan IDI berupa IDI Historis yang berisi data fasilitas yang dimiliki oleh Masyarakat tersebut.
4.a Lembaga keuangan memberikan IDI Historis dalam bentuk hardcopy kepada masyarakat yang meminta.


Permintaan IDI Historis melalui Gerai Info

1.b Masyarakat mengajukan permohonan untuk melihat data IDI Historis kepada BI melalui Gerai Info.
2.b Petugas Gerai Info melakukan BI Checking.
3.b Hasil permintaan IDI berupa IDI Historis yang berisi data fasilitas yang dimiliki oleh Masyarakat tersebut.
4.b Petugas Gerai Info memberikan IDI Historis dalam bentuk hardcopy kepada masyarakat yang meminta.


Permintaan IDI Historis secara online

1.c Masyarakat mengajukan permohonan untuk melihat data IDI Historis dengan mengisi formulir dalam Website BI (secara online) . BI akan melakukan pengecekan data debitur. Apabila data yang diisi tidak ada yang cocok dengan data yang dilaporkan lembaga keuangan, maka BI akan mengirimkan jawaban kepada pemohon melalui email bahwa data yang bersangkutan tidak ada. Apabila data yang diisi sesuai dengan data yang dilaporkan lembaga keuangan , maka BI akan mengirimkan jawaban kepada pemohon melalui email bahwa data yang bersangkutan ada dan dapat diambil di Gerai Info Bank Indonesia pada hari dan jam tertentu dengan membawa persyaratan yang diperlukan.

http://www.bi.go.id/web/id/Perbankan/Cre.../Workflow/
signature
[color=#0000CD][size=small]Bahasa yang baik, menunjukkan bangsa yang baik. Bahasa yang buruk, menunjukkan bangsa yang buruk pula (Raja Ali Haji) [/size][/color]
banner
RizalF
29 Feb 2012 10:54  (Edit: 29 Feb 2012 11:02 by RizalF.)    #8

KHARF

Tampilan IDI Historis

[Image: idi2.jpg]

1. Badan Usaha
Nama badan usaha atau lembaga sebagimana tercantum dalam kartu NPWP atau Akte (tidak termasuk bentuk badan usaha) yang diisi secara lengkap (tidak disingkat). Dapat pula berupa kelompok yang bebentuk badan usaha.

2.Perorangan
Nama perorangan yang diisi secara lengkap (tidak disingkat).

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Pusat Informasi Kredit
Telp: 62-21-3817908
Fax: 62-21-3523687
E-mail: bik@bi.go.id

Gerai Info
Menara Sjafruddin Prawiranegara Lt. Dasar
Jln M.H.Thamrin No.2
Jakarta 10350

Waktu kunjungan:
Senin - Jumat,
pk.08.30 - 15.30 WIB (hari libur nasional tutup)
Gratis, tanpa dipungut biaya

Sumber: http://www.bi.go.id/web/id/Perbankan/Credit+Bureau/

Semoga membantu ndan........????CoolCoolCoolCoolCool
signature
[color=#0000CD][size=small]Bahasa yang baik, menunjukkan bangsa yang baik. Bahasa yang buruk, menunjukkan bangsa yang buruk pula (Raja Ali Haji) [/size][/color]
banner
Malakia
29 Feb 2012 19:54    #9

GEMOLOGIST

Klo nama debitur terlanjur hitam?
Apakah ada jangka waktunya, utk kembali pulih?
banner
aryo_tyo
1 Mar 2012 02:44    #10

Bocah Deso

(29 Feb 2012 09:26)coycool81 Wrote:
 
@ndan aryo_tyo : trus kalo kita mau lepas kartu kredit karena udah merasa gak perlu lagi (karena kartu debit udah kebanyakan saldonya Blah ) dan gak pernah ada record tunggakan, apa berpotensi masuk nasabah yang perlu dapat "perhatian" khusus dari pihak bank? trus untuk pelunasan kredit sebelum jangka waktu kredit berakhir, gimana ndan ? (ntar tak tambahin rep deh Blah )

gak masalah kok ndan .... ya itu menjadi nilai tambah buat ndan kalo mau pinjem uang di bank seperti kta


(29 Feb 2012 09:35)5551272 Wrote:
 
sekedar sharing, saya pernah menutup beberapa kartu kredit karena merasa terlalu banyak, dan saya termasuk orang yg tidak pernah nunggak kartu kredit, dan ternyata hingga hari ini masih banyak aja yang menawarkan kartu kredit dari berbagai bank sih.. jadi rasanya saya ngga di black list walau sudah menutup lebih dari 2 kartu..

iya, ialah ndan/ndin itu khan dari salesnya tapi penentuan tetap di bi check dan approvel ... jadi intinya selama anda pernah membuat kartu kredit data anda akan menyebar di bank-bank lain dan menjadi target sales kartu kredit.
signature
[B]"If you want something you’ve never had, you must be willing to do something you’ve never done."[/B]
banner
RizalF
1 Mar 2012 09:28    #11

KHARF

(29 Feb 2012 19:54)Malakia Wrote:
 
Klo nama debitur terlanjur hitam?
Apakah ada jangka waktunya, utk kembali pulih?
klo saya gak salah pulihnya 5-6 tahun ndan...???
signature
[color=#0000CD][size=small]Bahasa yang baik, menunjukkan bangsa yang baik. Bahasa yang buruk, menunjukkan bangsa yang buruk pula (Raja Ali Haji) [/size][/color]
banner
boynet
1 Mar 2012 16:38    #12

Gubernur FBI

(1 Mar 2012 09:28)RizalF Wrote:
 
klo saya gak salah pulihnya 5-6 tahun ndan...???


jadi kalo udah lewat 6 tahun.... bersih lagi donk Big Grin
banner
dhiHAM
1 Mar 2012 16:53    #13

Letjen

Blah

kalo nunggak terus kabuur..

mungkin selamanya black list kalee...
signature
[url=http://www.forumbebas.com/thread-171416.html] LIGA PRIMER INGGRIS 2011-2012[/url]
[url=http://www.forumbebas.com/thread-180353.html]F1 RACING 2012[/url]
banner
RizalF
2 Mar 2012 11:21    #14

KHARF

(1 Mar 2012 16:38)boynet Wrote:
 
jadi kalo udah lewat 6 tahun.... bersih lagi donk Big Grin

mungkin aja ndan ya.....gak tau juga sih....gak punya kartu kredit soalnya...
(1 Mar 2012 16:53)dhiHAM Wrote:
 
Blah

kalo nunggak terus kabuur..

mungkin selamanya black list kalee...

bisa jadi ndan...yang pasti itu nominal tunggakannya berapa
signature
[color=#0000CD][size=small]Bahasa yang baik, menunjukkan bangsa yang baik. Bahasa yang buruk, menunjukkan bangsa yang buruk pula (Raja Ali Haji) [/size][/color]
banner
REPLY 


Home | Go Top | Text Mode | RSS
Powered By MyBB, © 2002-2014