Hello There, Guest! - Silahkan Daftar atau Login Cepat via Facebook
Post Terbaru Sejak Login Terakhir   Post Terbaru 24 Jam Terakhir


 
  • 129 Vote(s) - 3.13 Average
Tools    New reply


14 Aug 2011 03:18
MuakMan(MM)
Kolonel
Posts 3.192
Reputation: 94
Awards:
FBI FansCharityCSR Donatur

Ketika saya berkunjung ke suatu Daerah...
Team kami harus mengisi BBM (Solar Bersubsidi) di kios dgn harga Rp. 6.500/lt. Dimana harga di SPBU adalah Rp. 4.500/lt.
Kami telah keliling keseluruh SPBU yg ada disana, dr 5 SPBU yg kami temui semua KOSONG.
Selain KOSONG, disana sudah terdapat antrian kendaraan sepanjang 1.km yg dimana sebagian kendaraan sdh menginap di_antrian selama 24 jam.
Akhirnya kami ketemu 1 SPBU yg terdapat BBM namum antrian mungkin membutuhan waktu 7 s/d 8 jam lamanya.
Karna keterbatasan waktu, akhirnya kami pilih utk isi BBM (Solar) di Kios.

Ini hasil Jepretan saya disana.....

Panjang antrian kendaraan sdh tdk dapat dipandang ujungnya.
[Image: 10082011468.jpg]

Banyaknya kendaraan pick_up / bak dgn penuh jerigen.
[Image: 10082011466.jpg]

Petugas SPBU yg sibuk n penuh semangat 45 mengisikan BBM di kendaraan berjerigen.
[Image: 10082011472.jpg]
[Image: 10082011474.jpg]

Pangkalan Kios dgn kendaraan berjerigen yg siap bongkar muatan.
[Image: 10082011479.jpg]
[Image: 10082011470x.jpg]

Yg membuat saya berpikiran aneh dan kesel justru bukan terfokus kepada para LINTAH minyak yg secara terang2an bawa mobil berjerigen utk antri BBM. Melainkan tdk jauh dr SPBU terdapat Operasi / Razia penertipan kelengkapan kendaraan oleh aparat kepolisian Lantas (Musim Mudik). Dan beberapa mobil Pejabat Sipil (Plat Merah) yg ikutan antri disana.
Apa mereka tidak mengerti HUKUM ato ADA APA DENGAN MEREKA.....???

Dengan kata lain para LINTAH Minyak ini telah memanipulasi funsi BBM bersubsidi utk diperdagangkan (Mengeruk keuntungan secara Ilegal).
Apakah yg menyebabkan para LINTAH Minyak ini seolah-olah mendapatkan Kartu Kebal Hukum???
Ato apakah mereka justru mendapat PERLINDUNGAN???

Hal ini sangatlah menganggu kelancaran transportasi dan roda perputaran ekonomi daerah tersebut. Dimana SPBU tersebut adalah SPBU yg terdapat pada jalan Trans_Kabupaten.

Akibat ;
- Jalur perdagangan terganggu.
- Harga bahan kebutuhan yg melambung tinggi.
- Kerusakan bahan hasil alam, sayur, buah, dll... yg bisa membusuk.
Dan masih byk akibat negatif yg tdk dpt disebutkan semua...

Negara sibuk ngutang kepihak luar demi memberi BBM subsidi kepada mereka yg membutuhkannya.
Dengan demikian... bukankah utang tersebut hanya utk memperkaya sekelompok org yg saya sebut MAFIA MINYAK???
Dan bukankah harta negara juga bagian dr harta rakyat???

Nono Ini tidak terjadi!!!

14 Aug 2011 09:19
5551272
Mayjen
Posts 6.651
Reputation: 308
Awards:
FBI ManiaMember Telah DewasaAnti Child Po rnPahlawan

buset... No dimana ni bang?

foto ini kirim ke forum media yang besar juga deh bang, supaya makin banyak orang yg lihat...

keterlaluan banget ya... No






signature
berdamai dengan Heart ............ Handshake

14 Aug 2011 11:07
MuakMan(MM)
Kolonel
Posts 3.192
Reputation: 94
Awards:
FBI FansCharityCSR Donatur

Lokasi di 3 kabupaten Kal-Bar.

Rencana emang mau saya postingkan juga di Media lain dan jika ada teman members yg ingin Link_kan ke Forum lain, monggo.....
Demi kemajuan Negara n Bangsa kita tdk boleh tinggal diam melihat ketimpang yg terjadi.

MERDEKA!!! hehehe....

14 Aug 2011 11:56
BebasKebas
Kerja di Salon
Posts 4.502
Reputation: 530
Awards:
Member Telah DewasaSigiFacebook NetworkPembayar PajakAnti Child Po rn

uda gak aneh lagi kalo di daerah saya Smile

sebenernya, mereka juga sangat membantu masyarakat yang tinggal di pedalaman lho, Blah

gara2 mereka lah, di pedalaman ada BBM...

walaupun harga nya bisa 2-3 x lipat dari harga di SPBU..

tapi,apa hendak di kata.. sejuta perliter pun tetap di beli oleh masyarakat,karna BBM kan kebutuhan bagi kita semua...

Pemerintah???!!! Mereka tau apa??!! Tau juga gak peduli, malah ada Anggota Dewan yang punya anak buah yang mafia BBM...

Menyedihkan????
Mopien lah kata orang tionghoa...

Lali pada tilak wunya minyak, bial kata cepekceng satu lite, ngai tetap weli....

14 Aug 2011 11:58
solobug
anemer bangkong
Posts 4.004
Reputation: 154
Awards:
CSR DonaturPahlawanSpam Killer

mungkin yang lebih parah adalah pembelokan bertangki-tangki solar bersubsidi ke konsumen yang harusnya memakai solar industri. Kalo yang ini agak sudah untuk dibongkar karena backingnya yang kuat dan memang memakai mobil tangki industri (yang berwarna biru). Kalo saya sendiri sejujurnya gak berani ikut-ikutan karena kapasitas dan kemampuan saya tidak memungkinkan, hanya tahu tapi susah membuktikannya






signature
Nu ngariung jiga lutung
Nu ngarendeng jiga monyet
Nya aing mandaha !
Maung pundung datang turu
Badak galak datang depa
Galudra di tengah imah
Kakeureut kasieup ku pohaci awaking.

14 Aug 2011 12:08
5551272
Mayjen
Posts 6.651
Reputation: 308
Awards:
FBI ManiaMember Telah DewasaAnti Child Po rnPahlawan

sepertinya memang perlu niat baik dan tulus dari seluruh lapisan masyarakat ya untuk memperbaiki semua sistem yang sudah carut marut spt ini, ngga bisa kita cuma menyalahkan pemerintah semata. Karena jika seluruh elemen masyarakat mau jujur thd diri sendiri dan lingkungannya, saya rasa semua akan menjadi lebih baik keadaannya..






signature
berdamai dengan Heart ............ Handshake

14 Aug 2011 12:09
BebasKebas
Kerja di Salon
Posts 4.502
Reputation: 530
Awards:
Member Telah DewasaSigiFacebook NetworkPembayar PajakAnti Child Po rn

oya, Pernah denger Tangki Siluman? Blah

Tangki yang mampu menampung hingga 400-500liter...

Dan bisa terisi penuh hanya dengan sekali antri...

bisa bayangin, antrian di daerah sini? yang hanya memiliki 3 SPBU, dengan jarak kira2 18-20km per SPBU?

Applause Merdeka...


neh,link berita tentang Tangki Siluman


http://kalbar-online.com/news/hukum/diam...tan-bensin

http://regional.kompasiana.com/2011/04/2...trian-bbm/

Ini yang Keren Top 25ribu/liter

http://www.pontianakpost.com/index.php?m...l&id=88234

14 Aug 2011 12:27
solobug
anemer bangkong
Posts 4.004
Reputation: 154
Awards:
CSR DonaturPahlawanSpam Killer

(14 Aug 2011 12:08)5551272 Wrote:
 
sepertinya memang perlu niat baik dan tulus dari seluruh lapisan masyarakat ya untuk memperbaiki semua sistem yang sudah carut marut spt ini, ngga bisa kita cuma menyalahkan pemerintah semata. Karena jika seluruh elemen masyarakat mau jujur thd diri sendiri dan lingkungannya, saya rasa semua akan menjadi lebih baik keadaannya..

masalahnya apakah pemerintah benar-benar menjamin program perlindungan saksi? saya belum pernah mendengar ada saksi yang diberi identitas baru, pekerjaan baru, dan daerah baru. Sebab kalo hanya bersaksi gitu aja mungkin kejahatan terorganisir seperti ini tidak akan permah terbongkar, karena melibatkan banyak institusi dan apa ada yang mau mengorbankan jiwa dan keluarganya untuk membongkar sindikat ini sendirian?






signature
Nu ngariung jiga lutung
Nu ngarendeng jiga monyet
Nya aing mandaha !
Maung pundung datang turu
Badak galak datang depa
Galudra di tengah imah
Kakeureut kasieup ku pohaci awaking.

14 Aug 2011 15:55
magnum
Mayor
*
Posts 1.849
Reputation: 55
Awards:
FBI ManiaFacebook NetworkCharityPahlawan

BBM =Benar Benar Masalah

14 Aug 2011 20:18
MuakMan(MM)
Kolonel
Posts 3.192
Reputation: 94
Awards:
FBI FansCharityCSR Donatur

Itu pic terakhir adalah kios BBM yg hanya berada 500.mtr dr SPBU.
Sedangkan sy kemaren disana bahkan isi BBM di Kios yg hanya jarak 200.mtr dr SPBU (Kota Pontianak, Siantan).

Seperti kata ndan Kebas, jika pembelian BBM bersubsidi utk masyarakat pedalaman itu bisa kita maklumi. Dan mereka seharusnya bisa memakai surat keterangan resmi dr kepada desa setempat sebagai penyalur resmi.

Yg menjadi perhatian adalah mereka yg ambil kesempatan dlm kesempitan.

ndan Solobug.
Sebenarnya hal demikian tdk perlu saksi maupun kita sendiri yg turun tangan utk membuktikan jika dr pihak yg berwajib (Polisi) emang bersih dan peduli.
Dalam hal ini memang bagaikan buah si malakama. Jika rakyat sendiri tidak punya kesadaran... lain kali jika terjadi ketimpangan yg merugikan yah apa mau dikata...............

Bukan hanya terjadi pada pada KALBAR, bulan Mei kemaren saat ke KALTENG dan SUMSEL juga terjadi hal yg serupa. Kebetulan kunjungan di KALBAR ini yg sempat ane jepret.
Mungkin bagi mereka yg memiliki Uang banyak (pengusaha n pegawai) tdk menjadi masalah utk beli BBM Solar Rp. 25,000 / lt seperti kata ndan Kebas. Bagaimana dgn petani dan masyarakat kecil harus membayar mahal jasa transport lantaran penyedia jasa dgn alasan BBM mahal?

Ini baru 1 faktor penghambat kemajuan daerah tertinggal.

Monggo.....

14 Aug 2011 20:58
solobug
anemer bangkong
Posts 4.004
Reputation: 154
Awards:
CSR DonaturPahlawanSpam Killer

(14 Aug 2011 20:18)MuakMan(MM) Wrote:
 
ndan Solobug.
Sebenarnya hal demikian tdk perlu saksi maupun kita sendiri yg turun tangan utk membuktikan jika dr pihak yg berwajib (Polisi) emang bersih dan peduli.

betul sekali, dan ini menjadi tanda tanya besarnya Blah


Kalo inget dulu waktu pengalaman di pedalaman kaltim tahun 98, waktu itu harga solar di samarinda Rp. 600,- tapi harga di muara wahau adalah Rp. 1.200,- dan itupun bukan solar murni karena bercampur air dan sangat susah didapat. waktu itu tangki pertamina tidak bisa masuk ke sana karena jalan yang terputus, jadi harus lewat sungai mahakam lewat drum dan pembawa durmnya juga nakal dengan menambahkan air sehingga mesin kami sering masuk angin.

Di Muara wahaulah saya kemudian berubah pikiran dan mulai menentang subsidi, karena masyarakat muara wahau tidak merasakan sama sekali subsidi itu. Solar-solar itupun lebih banyak diselundupkan ke malaysia yang harganya waktu itu jauh lebih mahal.

Dan carut marut BBM ini mungkin tidak akan terjadi kalo tidak ada dua harga, tinggal bagaimana mengurusi rakyat jelata yang terkena imbasnya. Yang pentig jangan dikasih ikan tapi pancingnya saja.






signature
Nu ngariung jiga lutung
Nu ngarendeng jiga monyet
Nya aing mandaha !
Maung pundung datang turu
Badak galak datang depa
Galudra di tengah imah
Kakeureut kasieup ku pohaci awaking.

14 Aug 2011 21:48
MuakMan(MM)
Kolonel
Posts 3.192
Reputation: 94
Awards:
FBI FansCharityCSR Donatur

Ndan Solobug.
Intinya aturan / hukum sdh ada, hanya masalah instansi penegak hukumnya Ndan.

Di KalTim bukan hanya BBM komersial yg diselundupkan ato terjadi ilegal trade.
Solar Biru (Solar tdk utk komersial) yg segaja diberi warna beda oleh pertamina bisa beredar di lokasi HPH n Tambang sebagai BBM Komersial.

Utk mensuplai BBM Industry sebenarnya sdh jelas aturan mainnya dgn mitra transport terdaftar (mitra).
Harga BBM tetap pada harga standar, hanya beda biaya transport. Dan biaya transport inipun sdh ada standar daftar harga sesuai jarak.

Yg jelas2 Aneh Bin Nyata ini adalah... kota kabupaten yg ntb rame padat kok BBM di SPBU bisa pindah ke kios2 yg hanya berjarak radius kurang dr 5.km?
Dan para pengecer ini mampu dan bisa membeli BBM di SPBU dgn kapasitas isi pada belasan jerigen 60lt sampe 1 ton (1.000 lt). Kenyataannya pengecer ini mampu menguras SPBU dalam hitungan jam. Dimana akhirnya byk SPBU kosong BBMnya terutama Solar Subsidi n Premium.

Mungkin mata dan telinga oknum penegak hukum tersumbat Ndan... Cool

14 Aug 2011 23:03
koy
Dewan Jenderal
Posts 2.967
Reputation: 180
Awards:
Facebook NetworkPembayar PajakGood CitizenAnti Child Po rn

Wow
Investigasi yg cukup mengenyangkan Blah

Hal tsb tidak akan terjadi seandainya ada ketegasan dari pihak SPBU (khususnya tentang pembelian BBM pake jerigen), Pihak SPBU akan bertindak tegas kalau ada dukungan dari aparatur yg berwenang..
hnahh, aparatur yg berwenang itu adalah sekumpulan manusia biasa, yg juga butuh makan, minum, ngerokok, dan "uang jajan".. Grin

Apa yg terjadi bilamana "kebutuhan" sang aparatur yg berwenang terpenuhi oleh pihak yg mestinya ditertibkan olehnya...? Rolleyes

14 Aug 2011 23:49
MuakMan(MM)
Kolonel
Posts 3.192
Reputation: 94
Awards:
FBI FansCharityCSR Donatur

Masalah kebutuhan emang bikin ruyam.
Bisa makan n tidur enak tetap aza minta lebih...... (kebutuhan).

Penyakit terbesar aparat berwenang adalah "LUPA".
Lupa kalo mereka adalah penegak hukum.
Lupa kalo mereka adalah teladan masyarakat.
Lupa kalo mereka digaji oleh rakyat.

15 Aug 2011 10:38
BebasKebas
Kerja di Salon
Posts 4.502
Reputation: 530
Awards:
Member Telah DewasaSigiFacebook NetworkPembayar PajakAnti Child Po rn

wahh... Komandan MuakMan maen ke Kota saya,gak cerita2...

kalo gak kan, saya bisa nyiapin sambutan khusus.... Tongue Tongue Tongue


   New reply




User(s) browsing this thread:
1 Guest(s)

Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2013 by Adimin | Fan Page | Group Discussion | Twitter | Google+ | Instagram