Current time: 24 Apr 2014, 05:16 Hello There, Guest! LoginRegister
ForumBebas.com / News, Info and Articles / Berita Hangat / Bukan Berita Mesum / Cewek Hamil 3 Bulan Nekad Kawin Kontrak



REPLY 
 
Thread Rating:
  • 61 Votes - 2.72 Average


  
koy
10 Jun 2011 10:43    #1

Dewan Jenderal

Cewek Hamil 3 Bulan Nekad Kawin Kontrak




FORUM-BEBAS.COM — Memilukan. Karena membutuhkan uang untuk menghidupi keluarganya, tanpa memedulikan perutnya yang tengah membuncit karena hamil, seorang perempuan berinisial S (24) rela menjalani kawin kontrak dengan pria Timur Tengah di Cisarua, Puncak, Bogor.
Mereka selama ini tinggal di daerah Warung Kaleng, Tugu Utara. Di sini juga ada wilayah yang dinamakan perkampungan Arab.

[Image: 0846114620X310.gif]
kawasan Pucak Pass, Bogor

Sayangnya, sebelum perkawinan sesaat itu terjadi, warga Cigombong, Kabupaten Bogor, itu tertangkap razia petugas gabungan Desa Tugu Utara, Kepolisian Sektor Cisarua, dan Koramil Cisarua, Rabu (8/6/2011) malam di sebuah vila.
Dalam razia yang berlangsung selama empat jam (pukul 19.00-23.00) tersebut, petugas juga mengamankan tujuh perempuan lainnya yang diduga akan melakukan kawin kontrak seperti halnya S.

Quote: Sejumlah petugas yang ikut dalam razia itu kaget manakala melihat perut S membuncit.
Ketika ditanya petugas, wanita berparas manis ini mengakui tengah hamil tiga bulan. Sad

"Saya terpaksa melakukan ini Pak, saya tidak punya pekerjaan lain. Saya harus membiayai keluarga," kilah S.

Dia mengatakan, sebelum tertangkap, dia pernah menjalani kawin kontrak selama satu minggu dengan pria Timur Tengah. Dari hasil perkawinan tersebut, Susi memperoleh bayaran Rp 7 juta. Namun, dari bayaran sebesar itu, Susi hanya dapat setengahnya.

"Setengahnya lagi dipotong oleh perantara," kata wanita yang mengontrak rumah di Kampung Ciburial, Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, ini.

Uang hasil kawin sesaat itu dia pergunakan untuk membiayai kebutuhan keluarga. S memiliki orangtua yang tidak berpenghasilan tetap dan beberapa adik yang masih bersekolah.

Kisah pilu lainnya dikemukakan F (18). Gadis asal Cijantung, Jakarta Timur, ini mengaku nekat melakukan kawin kontrak dengan pria dari Timur Tengah karena harus menghidupi orangtua dan adiknya yang masih di bangku SMP. Dia mengaku sudah melakukan kawin kontrak sebanyak 11 kali.

Quote: Selama kawin kontrak, katanya, dia diberi nafkah Rp 5 juta selama seminggu oleh suami kontraknya.
Jika dikontrak selama sebulan, Fifi bisa mendapatkan pemasukan hinggga Rp 20 juta.
"Tapi, uangnya tidak utuh saya terima, 30 persennya dipotong buat Mami," katanya. Sad

Menurut pengakuan F, semua kegiatan kawin kontrak dilakukan melalui ijab kabul.
Sulung dari tiga bersaudara ini mengaku terpaksa melakukan itu karena tuntutan hidup.

F mengatakan, dia rela meninggalkan bangku sekolah SMP demi mencari uang.
"Biarlah saya seperti ini, tapi adik-adik saya harus menjadi orang. Dua adik saya harus menjadi sarjana dan bekerja yang layak," kata F sambil menitikkan air mata.

Kepada petugas, F mengatakan, wanita mana yang secara sukarela bekerja seperti ini. "Kalau orangtua saya mampu, tak sudi saya melakukan ini," ujar F.

Perkenalan dengan pria Arab melalui pembantu sang turis yang dia kenal sebelumnya.
"Selama delapan bulan saya menjalani profesi ini, sudah 11 laki-laki Arab saya nikahi. Usia kawin kontrak saya dengan mereka paling pendek tiga minggu dan paling lama satu bulan," ujarnya.

Lain halnya dengan Ima (32) yang juga ikut terjaring razia.
Saat ditanya, Ima membantah telah melakukan kawin kontrak. Warga Jakarta Timur itu mengatakan, dirinya berada di villa T karena berprofesi sebagai agency.

"Saya ini agency yang selalu mengantar tamu asal Timur Tengah ke Puncak.
Mereka kalau mau datang ke Indonesia selalu telepon saya. Jadi tugas saya sebatas menyediakan tempat penginapan. Tentang ada wanita lalu dilakukan kawin kontrak, saya tidak tahu," kata janda beranak satu itu.

Camat Cisarua Teddy Pembang mengatakan, semua wanita yang terjaring langsung didata lalu diberi bimbingan rohani. Mereka juga diminta untuk membuat surat pernyataan tidak akan kembali lagi menghuni kawasan Puncak untuk menjajakan diri dan melakukan kawin kontrak.

"Saya sangat terpukul melihat kenyataaan ini. Mereka itu bukan asli warga saya, tetapi dari luar Kecamatan Cisarua. Makanya, kalau mereka mengulangi perbuatannya dan tertangkap, akan saya kirim ke panti sosial," kata Teddy.

Musim kawin kontrak Tongue
Seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan Mei dan Juni ini merupakan musim kawin kontrak karena para turis asal Timur Tengah, terutama dari Arab Saudi, Irak, dan Iran, berlibur ke kawasan Puncak, Jawa Barat. Mereka biasanya menghabiskan waktu liburan di kawasan tersebut hingga tiga bulan ke depan.

Selama musim liburan itu, para turis tersebut tinggal di sejumlah hotel dan wisma di daerah Tugu Selatan dan Tugu Utara, Kecamatan Cisarua. Karena situasinya terjadi setiap tahun, warga setempat kerap menyebutnya sebagai "musim Arab".

"Mereka selama ini tinggal di daerah Warung Kaleng, Tugu Utara. Di sini juga ada wilayah yang dinamakan perkampungan Arab," kata seorang warga Kampung Sampai, Tugu Utara.

Selain berwisata menikmati keindahan Puncak atau berbelanja, tidak sedikit turis asing yang berperilaku nakal selama berlibur di kawasan Puncak. "Sebagiannya sering 'jajan' atau memesan perempuan. Dan sebagian yang lain ada saja yang melakukan kawin kontrak dengan warga sekitar, dengan biaya antara Rp 5 juta dan Rp 10 juta. Itu baru mahar, belum kebutuhan sehari-hari lainnya yang pasti dicukupi oleh si turis itu," ujar warga lainnya.
banner
angkhot
10 Jun 2011 15:54    #2

Letkol

hmm...sudah dari dulu,,tetap aja masih merajalela sampai sekarangThink
signature
[b][size=medium][color=red]ANGKHOT[/COLOR] [color=yellow]DALAM[/color] [color=green]KOTA[/color][/size][/b]
banner
andriasa1120
10 Jun 2011 15:56    #3

Pelda

trus lela nya kemana setelah ga jadi raja ndan.,.,.,.,.
signature
Penampilan bukanlah yang nomor 1...
Akan Tetapi jangan penomor duakan penampilan...
banner
Bossky
12 Jun 2011 09:50    #4

Dr. Cabul Bossky

sampai dibuatin film segala Blah
signature
im away GoodBye Miss You
banner
Bo_JeSS
12 Jun 2011 19:51    #5

Penunggu Kamar Basah

Aparatnya kemana nih? Think
Atau jangan-jangan, ini prostitusi yg sah? Grin
banner
5551272
12 Jun 2011 20:38    #6

Mayjen

Astagfirullah, buset ngawur banget..
kalaupun nikah siri, yg jadi wali kan harus ayah kandungnya - bukan perantara atau mucikari.. , dan kalaupun dicerai ada masa iddahnya 3 bulan.. ini sih sama aja prostitusi dan perdagangan manusia.. Pusing
signature
berdamai dengan Heart ............ Handshake
banner
andre_a
12 Jun 2011 20:47  (Edit: 12 Jun 2011 20:51 by andre_a.)    #7

Bukan Anak Hotpants

(12 Jun 2011 20:38)5551272 Wrote:
 
Astagfirullah, buset ngawur banget..
kalaupun nikah siri, yg jadi wali kan harus ayah kandungnya - bukan perantara atau mucikari.. , dan kalaupun dicerai ada masa iddahnya 3 bulan.. ini sih sama aja prostitusi dan perdagangan manusia.. Pusing

Betul Banget Bunda ... makanya mereka hanya menerima 70% dari total pendapatan ... Blah
signature
[color=red][size=large] [font=Tahoma]SAMPAIKAN KEBENARAN WALAU HANYA 1 AYAT[/font][/size][/color]
FBI - CERDAS DAN BIJAK dalam PERBEDAAN
banner
5551272
12 Jun 2011 20:50    #8

Mayjen

(12 Jun 2011 20:47)andre_a Wrote:
 
Betul Banget Bunda ... makanya mereka hanya menerima 30% dari total pendapatan ... Blah

terus terang aku kasian sama calon bayinya mas.. Sad
mestinya aparat ngga tutup mata sama hal begini.. mau jadi apa nanti anak anak yang lahir nantinya?
signature
berdamai dengan Heart ............ Handshake
banner
aftha_q
15 Jun 2011 15:55    #9

Kolonel

ane yakin cewe di sana cantik cantik Love tapi sayang ilmu pengetahuannya kurang jadi gampang di boongi
banner
REPLY 


Home | Go Top | Text Mode | RSS
Powered By MyBB, © 2002-2014