Current time: 21 Apr 2014, 22:16 Hello There, Guest! LoginRegister
ForumBebas.com / News / FBI Special Report / Opini & Solusi Anda / Polisi Penyebab Kemacetan !!



REPLY 
 
Thread Rating:
  • 46 Votes - 2.91 Average


  
THE ROCK
29 Oct 2010 18:51    #1

Bukan Admin

Polisi Penyebab Kemacetan ??

Banyak yg berkomentar di Media Massa, bahwa penyebab kemacetan adalah:
Perkembangan pertambahan jalan tidak sesuai dengan populasi kendaraan..
Ada juga yg bilang, terlalu mudah memperoleh kendaraan bermotor..
Ada yg bilang, karena banyaknya kendaraan yg terjual..

Menurut saya bukan itu.. sama sekali bukan itu..
Penyebab sebenarnya adalah: Polisi !! kenapa bisa begitu?
Polisi telah sembarangan dan mudah mengeluarkan SIM..
Saat ini orang tidak perlu harus ditest, langsung bisa difoto di kantor Samsat..
Proses memperoleh SIM hanya sekitar (paling lama) 2 jam !!
SIM mudah diperoleh.. dan hukuman pelanggaran tidak tegas !
Tak heran bila siapa saja berani melanggar rambu-rambu lalu lintas..

Walaupun pertambahan kendaraan perhari 500 unit.. gak ada artinya..
Bila tidak semua orang bisa mengendarainya.. pasti cuma terparkir di Garasi..
Bukankah tidak mungkin satu orang bisa membawa 2 atau 3 kendaraan sekaligus?

Kalau yg punya SIM dibatasi pasti tidak seperti sekarang keadaannya..
Kalau semua pemilik SIM adalah orang yg benar-benar pantas, juga tidak seperti ini..
Bila semua pemilik SIM hafal dan tau semua rambu2.. maka jalanan akan tertib..
Terutama SIM untuk sopir kendaraan umum harus ketat !

Mengapa saya menyalahkan Polisi?
Karena sipemberi hukuman dan pemberi ijin mengendarai ada ditangan Polisi..
Kesemrawutan jalan, adalah akibat Polisi yg tidak amanah..
Polisi semaunya mengeluarkan ijin mengendarai kendaraan..
SIM terlalu mudah diperoleh..
Padahal pengemudi yg bodoh akan sangat membahayakan orang lain..

Sangat berbeda dengan di Negara maju..
Hukuman mengendarai kendaraan tanpa SIM sangat berat..
Nggak ada yg berani coba-coba.. beda banget sama disini.
signature
newcomer
banner
laczo
29 Oct 2010 19:00    #2

Brigjen

saya umur 15 udah punya SIM C Big Grin
banner
biefer
29 Oct 2010 21:31    #3

Lettu

kalo menurut saya..yang paling bertanggungjawab dan layak untuk disalahkan sebagai penyebab kemacetan sudah tentu adalah pemerintah.
karena pemerintah telah membuat dan membiarkan masyarakat menjadi pemalas sekaligus pekerja keras..

pertama, masyarakat sekarang cenderung agak pemalas dalam arti "ga mau cape, ga mau ribet dan pengennya serba instant ga pake lama.." jauh banget sama jepang (yang saya tau dari layar tv) mereka lebih suka jalan kaki/naik kendaraan umum. tapi kita tidak bisa menyalahkan perilaku masyarakat tersebut, karena bagaimanapun perilaku masyarakat sedikit banyak dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah atau setidaknya karena ada yang memfasilitasinya.

misalnya : produksi kendaraan yang jumlahnya terus meningkat dan harganya relatif terjangkau oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. nah, yang namanya orang jualan kan sudah pasti bahwa keuntungan adalah tujuan paling utama. mereka (tukang jualan motor/mobil) ga akan peduli dengan kondisi jalan, yang penting kan dagangan mereka laku keras.
maka, disinilah bagaimana pentingnya peran pemerintah dalam mengendalikan hal tersebut, pemerintah jangan ikut-ikutan cuma ingin meraup keuntungan semata dari hasil pajak kendaraan atau sejenisnya.

kedua, disamping menjadi agak pemalas, masyarakat pun sepertinya (ternyata) adalah pekerja keras juga.
yah..mereka dituntut bekerja lebih keras lagi untuk membayar cicilan kendaraannya, selain itu mereka pun harus berusaha lebih keras juga untuk menghadapi dan melewati uraian kendaraan di jalanan yang padat.

jadi, kalo boleh ngasih saran sih sebaiknya pemerintah membatasi jumlah produksi kendaraan. dengan kata lain, pemerintah lah yang memiliki wewenang dalam menentukan berapa besar jumlah unit kendaraan yang perlu di produksi.
tapi yang paling penting adalah bagaimana menciptakan fasilitas publik maupun angkutan umum yang aman dan nyaman..
signature
[i]"Memang baik menjadi orang penting, tapi lebih penting menjadi orang baik"[/i]

- Ebet Kadarusman (alm) -
banner
big2besar
30 Oct 2010 12:53    #4

Mayjen

sudah serahkan saja pada ahlinya....Bang Kumis

Blah
signature
[size=medium][color=blue]“Putus Cinta Sudah Biasa, Putus Rem Matilah Kita”[/color][/size]

Cool
banner
mastermime
30 Oct 2010 12:57    #5

Jendral

yang bikin macet ya MANUSIA..... Mad

sebelum ada MANUSIA, kemacetan tidak ada....!!!

bahkan didunia serangga yang sangat ramai sekalipun,
tanpa polisi, tanpa pengawasan, tanpa hukuman,
ga ada tuh macet....!!!
signature
[size=large][align=center]truth is the agreement of knowledge with its object
[color=#FFA500]If no one agreed with your theory, then it's not true
[/size][/color]

[/align]
banner
bLankz
30 Oct 2010 13:32  (Edit: 30 Oct 2010 13:33 by bLankz.)    #6

Member Paling Ganteng

(30 Oct 2010 12:57)mastermime Wrote:
 
yang bikin macet ya MANUSIA..... Mad

sebelum ada MANUSIA, kemacetan tidak ada....!!!

bahkan didunia serangga yang sangat ramai sekalipun,
tanpa polisi, tanpa pengawasan, tanpa hukuman,
ga ada tuh macet....!!!

Manusia seperti ini nich yang jadi incaran manusia lainnya...Tongue Tongue

Lama - lama bisa sampai ke tuhan nich...Think Think






Ane ikut ngasih pendapat....!!!
Menurut ane, yang salah adalah oknum, karna klo dibilang poilisi, g' semua polisi bejat, klo pemerintah.... pasti ada Oknumnya juga, g mungkin kerja sendiri...Think

Klo Mime bilang gara - gara manusia.... Mad Minta di tlanjangin ni orang... Pusing


Solusi dari Ane :
solusi
Perlu kerjasama team yang baik...Blah Blah

signature
[align=center][color=Navy][size=x-large][b]
"MEMBER PALING TERGANTENG"[/b][/size][/color]
[color=red][blink]Expired is not Possible[/blink][/color] [/align]
banner
wyndgn
31 Oct 2010 11:42    #7

Prajurit

lah . . . polisinya aja tombokan . . .
wajarlah, bikin sim dipermudah dengan memberikan uang tips
biar cepet balik modal . . .
banner
mastermime
31 Oct 2010 11:47    #8

Jendral

(30 Oct 2010 13:32)Blankz Wrote:
 
[COLOR=NAVY][FONT=ARIAL][ALIGN=JUSTIFY]
Klo Mime bilang gara - gara manusia.... Mad Minta di tlanjangin ni orang... Pusing

mau donk.... Tongue

Ngakak

memang enak menyalahkan,
tapi kok tidak mau disalahkan? Think

siapapun yg membawa kendaraan,
atau ada dijalan saat kemacetan (terkena macet),
berarti ikut berperan dalam menambah panjang kemacetan....

klo ga mau macet, ya jangan ikutan nambah macet,
gmn klo kita terbang aja..... Peace
signature
[size=large][align=center]truth is the agreement of knowledge with its object
[color=#FFA500]If no one agreed with your theory, then it's not true
[/size][/color]

[/align]
banner
Apih Ebel
7 Nov 2010 14:40    #9

Kolonel

(31 Oct 2010 11:42)wyndgn Wrote:
 
lah . . . polisinya aja tombokan . . .
wajarlah, bikin sim dipermudah dengan memberikan uang tips
biar cepet balik modal . . .

Sebenarnya yg ane liat, polisi serba salah, di daerah ane dulu bikin SIM budah banget, kemudian ada omongan bahwa uang pelicin di makan polisi, maka polres setempat membersihkan diri dengan bertindak tegas, tidak ada calo dan tidak ada sistim tembak bikin SIM, semuanya praktek harus lulus, 3 bulan kemudian ternyata banyak masyarakat mengeluhkan " SUSAH SEKARANG MAH BIKIN SIM, ENAKAN KAYA DULU 300.000 JG GW BERANI " kasih ente pulisi jd sasaran mulu
banner
balya
7 Nov 2010 23:04    #10

Lettu

(29 Oct 2010 18:51)THE ROCK Wrote:
 
Polisi Penyebab Kemacetan ??

Banyak yg berkomentar di Media Massa, bahwa penyebab kemacetan adalah:
Perkembangan pertambahan jalan tidak sesuai dengan populasi kendaraan..
Ada juga yg bilang, terlalu mudah memperoleh kendaraan bermotor..
Ada yg bilang, karena banyaknya kendaraan yg terjual..

Menurut saya bukan itu.. sama sekali bukan itu..
Penyebab sebenarnya adalah: Polisi !! kenapa bisa begitu?
Polisi telah sembarangan dan mudah mengeluarkan SIM..
Saat ini orang tidak perlu harus ditest, langsung bisa difoto di kantor Samsat..
Proses memperoleh SIM hanya sekitar (paling lama) 2 jam !!
SIM mudah diperoleh.. dan hukuman pelanggaran tidak tegas !
Tak heran bila siapa saja berani melanggar rambu-rambu lalu lintas..

Walaupun pertambahan kendaraan perhari 500 unit.. gak ada artinya..
Bila tidak semua orang bisa mengendarainya.. pasti cuma terparkir di Garasi..
Bukankah tidak mungkin satu orang bisa membawa 2 atau 3 kendaraan sekaligus?

Kalau yg punya SIM dibatasi pasti tidak seperti sekarang keadaannya..
Kalau semua pemilik SIM adalah orang yg benar-benar pantas, juga tidak seperti ini..
Bila semua pemilik SIM hafal dan tau semua rambu2.. maka jalanan akan tertib..
Terutama SIM untuk sopir kendaraan umum harus ketat !

Mengapa saya menyalahkan Polisi?
Karena sipemberi hukuman dan pemberi ijin mengendarai ada ditangan Polisi..
Kesemrawutan jalan, adalah akibat Polisi yg tidak amanah..
Polisi semaunya mengeluarkan ijin mengendarai kendaraan..
SIM terlalu mudah diperoleh..
Padahal pengemudi yg bodoh akan sangat membahayakan orang lain..

Sangat berbeda dengan di Negara maju..
Hukuman mengendarai kendaraan tanpa SIM sangat berat..
Nggak ada yg berani coba-coba.. beda banget sama disini.

Klo gene alasan nya
GWE SETUJU 100 %


TopTopTop
banner
P41j0
26 Nov 2010 01:10    #11

Peltu

Kasihan polisi ya jadi sasaran melulu...padahal yang berbuat kan oknum,bukan polisi .polisi kan selalu benar .
Mereka itu sudah punya sistem yang ga memungkinkan untuk berbuat curang.ApplauseApplauseApplause
signature
Peace Benci Kekerasan Cinta Kekenyalan ..
banner
wise
26 Nov 2010 10:53    #12

Kolonel

udah pada bingung, dan hanya mencoba perbaiki akhirnya saja tetapi tidak pernah di telah dari akar permasalahan/ dasar permasalahan, ya kembali lagi pemerintah dan jajarannya hanya maunya instan....
banner
wong_edhan
29 Nov 2010 14:43    #13

Gembel Jalanan

Yg salah adalah duit... kenapa duit bisa berkuasa... Cool
banner
REPLY 


Home | Go Top | Text Mode | RSS
Powered By MyBB, © 2002-2014