Current time: 23 Apr 2014, 15:28 Hello There, Guest! LoginRegister
ForumBebas.com / News / Artikel Bebas Kita / KUTAI BUKAN KERAJAAN TERTUA DI INDONESIA



REPLY 
 
Thread Rating:
  • 84 Votes - 2.85 Average


  
THE ROCK
23 Sep 2010 11:12    #1

Bukan Admin

Tak heran bila banyak yg tidak mengetahui, bahwa Kerajaan Kutai bukanlah yg tertua di Indonesia..
Menurut penelitian para ahli, kini diketahui banyak Kerajaan Besar berdiri jauh sebelum Kerajaan Kutai..
Entah mengapa buku pelajaran SD kita kok belum dirubah ya?

1. Kerajaan Kandis (sebelum Masehi)
Kerajaan ini diyakini berdiri sebelum Masehi, mendahului berdirinya kerajaan Moloyou atau Dharmasraya.
Dua tokoh yang sering disebut sebagai raja kerajaan ini adalah Patih dan Tumenggung.
Nenek moyang Lubuk Jambi diyakini berasal dari keturunan waliyullah Raja Iskandar Zulkarnain. Tiga orang putra Iskandar Zulkarnain yang bernama Maharaja Alif, Maharaja Depang dan Maharaja Diraja berpencar mencari daerah baru. Maharaja Alif ke Banda Ruhum, Maharaja Depang ke Bandar Cina dan Maharaja Diraja ke Pulau Emas (Sumatra). Ketika berlabuh di Pulau Emas, Maharaja Diraja dan rombongannya mendirikan sebuah kerajaan yang dinamakan dengan Kerajaan Kandis yang berlokasi di Bukit Bakar/Bukit Bakau. Daerah ini merupakan daerah yang hijau dan subur yang dikelilingi oleh sungai yang jernih.

2. Kerajaan Salakanagara (130-362 M)

Kerajaan ini adalah kerajaan yang pertama di daerah Jawa Barat yang pernah tercatat oleh sejarah. Salakanagara, berdasarkan Naskah Wangsakerta Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (yang disusun sebuah panitia dengan ketuanya Pangeran Wangsakerta) diperkirakan merupakan kerajaan paling awal yang ada di Nusantara).
Nama ahli dan sejarawan yang membuktikan bahwa tatar Banten memiliki nilai-nilai sejarah yang tinggi, antara lain adalah Husein Djajadiningrat, Tb. H. Achmad, Hasan Mu’arif Ambary, Halwany Michrob dan lain-lainnya. Banyak sudah temuan-temuan mereka disusun dalam tulisan-tulisan, ulasan-ulasan maupun dalam buku. Belum lagi nama-nama seperti John Miksic, Takashi, Atja, Saleh Danasasmita, Yoseph Iskandar, Claude Guillot, Ayatrohaedi, Wishnu Handoko dan lain-lain yang menambah wawasan mengenai Banten menjadi tambah luas dan terbuka dengan karya-karyanya dibuat baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Pendiri Salakanagara, Dewawarman adalah duta keliling, pedagang sekaligus perantau dari Pallawa, Bharata (India) yang akhirnya menetap karena menikah dengan puteri penghulu setempat.

3. Kerajaan Melayu Tua Jambi (Abad ke-2 M)

Dharmasraya merupakan nama ibukota dari sebuah Kerajaan Melayu di Sumatera, nama ini muncul seiring dengan melemahnya kerajaan Sriwijaya setelah serangan Rajendra Coladewa raja Chola dari Koromandel pada tahun 1025.
Dalam naskah berjudul Chu-fan-chi karya Chau Ju-kua tahun 1225 disebutkan bahwa negeri San-fo-tsi memiliki 15 daerah bawahan, yaitu Che-lan (Kamboja), Kia-lo-hi (Grahi, Ch'ai-ya atau Chaiya selatan Thailand sekarang), Tan-ma-ling (Tambralingga, selatan Thailand), Ling-ya-si-kia (Langkasuka, selatan Thailand), Ki-lan-tan (Kelantan), Ji-lo-t'ing (Cherating, pantai timur semenanjung malaya), Tong-ya-nong (Terengganu), Fo-lo-an (muara sungai Dungun, daerah Terengganu sekarang), Tsien-mai (Semawe, pantai timur semenanjung malaya), Pa-t'a (Sungai Paka, pantai timur semenanjung malaya), Pong-fong (Pahang), Lan-mu-li (Lamuri, daerah Aceh sekarang), Kien-pi (Jambi), Pa-lin-fong (Palembang), Sin-to (Sunda), dan dengan demikian, wilayah kekuasaan San-fo-tsi membentang dari Kamboja, Semenanjung Malaya, Sumatera sampai Sunda.
signature
newcomer
banner
THE ROCK
23 Sep 2010 11:13    #2

Bukan Admin

4. Kerajaan Sekala Brak (Abad ke-3 M)
Sekala Brak (Baca: Sekala Bekhak) adalah sebuah kerajaan yang bercirikan Hindu dan dikenal dengan Kerajaan Sekala Brak Hindu yang setelah kedatangan Empat Umpu dari Pagaruyung yang menyebarkan agama Islam kemudian berubah menjadi Kepaksian Sekala Brak, terletak di kaki Gunung Pesagi (gunung tertinggi di Lampung) Yang menjadi cikal-bakal suku bangsa etnis Lampung saat ini.

5. Kerajaan Kutai Martadipura (350-400 M)
Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam. Nama Kutai diambil . Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.

6. Kerajaan Tarumanegara (358-669 M)
Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan, terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.
Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada, tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). Selesai penggalian, sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum brahmana.
Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Empat di Bogor, satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara.

7. Kerajaan Barus (Abad ke-6 M)
Kesultanan Barus merupakan kelanjutan kerajaan di Barus paska masuknya Islam ke Barus. Islam masuk ke Barus pada awal-awal munculnya agama Islam di semenanjung Arab.
Dalam sebuah penggalian arkeologi, ditemukan Makam Mahligai sebuah perkuburan bersejarah Syeh Rukunuddin dan Syeh Usuluddin yang menandakan masuknya agama Islam pertama ke Indonesia pada Abad ke VII Masehi di Kecamatan Barus.
Kuburan ini panjangnya kira-kira 7 meter dihiasi oleh beberapa batu nisan yang khas dan unik dengan bertulisan bahasa Arab, Tarikh 48 H dan Makam Mahligai merupakan Objek Wisata Religius bagi umat Islam se-Dunia yang Letaknya 75 Km dari Sibolga dan 359 Km dari Kota Medan.
Raja pertama yang menjadi muslim adalah Raja Kadir yang kemudian diteruskan kepada anak-anaknya yang kemudian bergelar Sultan.
Raja Kadir merupakan penerus kerajaan yang telah turun-temurun memerintah Barus dan merupakan keturunan Raja Alang Pardosi, pertama sekali mendirikan pusat Kerajaaannya di Toddang (tundang), Tukka, Pakkat - juga dikenal sebagai negeri Rambe, yang bermigrasi dari Balige dari marga Pohan.
Pada abad ke-6, telah berdiri sebuah otoritas baru di Barus yang didirikan oleh Sultan Ibrahimsyah yang datang dari Tarusan, Minang, keturunan Batak dari kumpulan marga Pasaribu, yang akhirnya membentuk Dulisme kepemimpinan di Barus.
signature
newcomer
banner
THE ROCK
23 Sep 2010 11:14    #3

Bukan Admin

8. Kerajaan Kalingga (Abad ke-6 M)
Kalingga adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Tengah, yang pusatnya berada di daerah Kabupaten Jepara sekarang. Kalingga telah ada pada abad ke-6 Masehi dan keberadaannya diketahui dari sumber-sumber Tiongkok. Kerajaan ini pernah diperintah oleh Ratu Shima, yang dikenal memiliki peraturan barang siapa yang mencuri, akan dipotong tangannya.
Putri Maharani Shima, Parwati, menikah dengan putera mahkota Kerajaan Galuh yang bernama Mandiminyak, yang kemudian menjadi raja kedua dari Kerajaan Galuh.
Maharani Shima memiliki cucu yang bernama Sanaha yang menikah dengan raja ketiga dari Kerajaan Galuh, yaitu Brantasenawa. Sanaha dan Bratasenawa memiliki anak yang bernama Sanjaya yang kelak menjadi raja Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh (723-732 M).
Setelah Maharani Shima meninggal di tahun 732 M, Sanjaya menggantikan buyutnya dan menjadi raja Kerajaan Kalingga Utara yang kemudian disebut Bumi Mataram, dan kemudian mendirikan Dinasti/Wangsa Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno.
Kekuasaan di Jawa Barat diserahkannya kepada putranya dari Tejakencana, yaitu Tamperan Barmawijaya alias Rakeyan Panaraban.
Kemudian Raja Sanjaya menikahi Sudiwara puteri Dewasinga, Raja Kalingga Selatan atau Bumi Sambara, dan memiliki putra yaitu Rakai Panangkaran.

9. Kerajaan Kanjuruhan (Abad ke-6 M)
Kanjuruhan adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Timur, yang pusatnya berada di dekat Kota Malang sekarang. Kanjuruhan diduga telah berdiri pada abad ke-6 Masehi (masih sezaman dengan Kerajaan Taruma di sekitar Bekasi dan Bogor sekarang). Bukti tertulis mengenai kerajaan ini adalah Prasasti Dinoyo. Rajanya yang terkenal adalah Gajayana. Peninggalan lainnya adalah Candi Badut dan Candi Wurung.

10. Kerajaan Sunda (669-1579 M)
Kerajaan Sunda (669-1579 M), menurut naskah Wangsakerta merupakan kerajaan yang berdiri menggantikan kerajaan Tarumanagara. Kerajaan Sunda didirikan oleh Tarusbawa pada tahun 591 Caka Sunda (669 M). Menurut sumber sejarah primer yang berasal dari abad ke-16, kerajaan ini merupakan suatu kerajaan yang meliputi wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Banten, Jakarta, Provinsi Jawa Barat , dan bagian barat Provinsi Jawa Tengah.
Berdasarkan naskah kuno primer Bujangga Manik (yang menceriterakan perjalanan Bujangga Manik, seorang pendeta Hindu Sunda yang mengunjungi tempat-tempat suci agama Hindu di Pulau Jawa dan Bali pada awal abad ke-16), yang saat ini disimpan pada Perpustakaan Boedlian, Oxford University, Inggris sejak tahun 1627), batas Kerajaan Sunda di sebelah timur adalah Ci Pamali ("Sungai Pamali", sekarang disebut sebagai Kali Brebes) dan Ci Serayu (yang saat ini disebut Kali Serayu) di Provinsi Jawa Tengah.



(dikumpulkan dari berbagai sumber di perpustakaan Nasional dan Internet)
signature
newcomer
banner
topazo
23 Sep 2010 12:09    #4

sipil

Wah, saya juga berpikir bahwa banyak sejarah Indonesia yang sudah di"selewengkan"... (kita kan dulu dijajah, jadi sejarah kita didasari oleh versi penjajah...) di thread saya juga ada sejarah alternatif, kebetulan nemunya deket2 Boss THE ROCK posting...
signature
[color=#A9A9A9]それであなたがたは,主の恩恵のどれを嘘と言うのか。[/color]
banner
dwyoga
23 Sep 2010 12:26    #5

dwyoga [aja]

sejarah seharusnya diluruskan sebagai mana mestinya nih..
banner
Ganendra
23 Sep 2010 12:36    #6

Mayor

lumayan buat menambah khasanah ilmu pengetahuan
mengenai kerajaan-kerajaan di Indonesia
signature
[size=large][font=Courier][b][color=#1E90FF]MENUJU PERWIRA MENENGAH[/color][/b][/font][/size]
Newbie
banner
fikar_its
23 Sep 2010 13:04    #7

Letjen

sudah terlanjur dimakan mentah2 ndan TR sama anak2 SD Sad
banner
corefedora
23 Sep 2010 17:51    #8

Letda

(23 Sep 2010 12:26)dwyoga Wrote:
 
sejarah seharusnya diluruskan sebagai mana mestinya nih..

tapi bukan berarti tulisan ini adalah yang paling lurus kan ..
signature
stress tugas akhir, baca http://kumpulanjudultugasakhir.blogspot.com/
banner
dwyoga
24 Sep 2010 00:34    #9

dwyoga [aja]

(23 Sep 2010 17:51)corefedora Wrote:
 
tapi bukan berarti tulisan ini adalah yang paling lurus kan ..

yup ndan.. harus ada pengembangan secara menerus oleh para ahli sejarah..
sejarah bukan untuk diputar balikkan namun harus diungkap dan diceritakan dengan sebenarnya..
banner
wong_edhan
24 Sep 2010 02:13    #10

Gembel Jalanan

Nach ini dia... Tugas dan PR lagi buat pemerintah dalam hal ini departemen terkait untuk bisa meluruskan sejarah yang kocar kacir dan amburadul....

Lagipula kenapa juga banyak sejarah di negeri ini yang kocar kacir yach.... :pusing:













Wait
banner
anak_ayam
24 Sep 2010 09:56    #11

Serka

menarik nich, dulu gadiajarin yg beginian..
banner
z-moxs
24 Sep 2010 10:03    #12

Jendral

sejalan dgn perkembangan zaman udah mulai terkuak sejarah yg sebenarnya...
dari mulai kerajaan mpe sejarah2 habis proklamasi...
signature
thekku yo thekku,thekmu yo thekmu...
yok thekmu thokno thekku
banner
justmine
24 Sep 2010 10:28  (Edit: 24 Sep 2010 10:28 by justmine.)    #13

Mayjen

masih perlu dibuktikan kembali
karena untuk membuktikan kerajaan2 terzebut tertua atau termuda
tidak hanya berdasarkan keyakinan atau perkiraan saja

tapi juga harus dibuktikan dengan fisik kerajaan
seperti peninggalan-peninggalan kerajaan

sayangnya kebanyakan kerajaan tempoe doeloe ada sejarahnya
tapi tidak ada peninggalannya, sehingga hal inilah yang membuat para peneliti atau arkeolog
susah untuk membuktikannya

sehingga mereka berpendapat mana kerajaan tertua dan mana kerajaan termuda
adalah berdasarkan fakta dan temuan2 yang ada
dari situ mereka mengurutkan umur2 setiap kerajaan yang ada
signature
[b][i]bijak dalam bertindak, berperilaku dan berbicara.....[/i][/b]
banner
ucingala
30 Sep 2010 01:17    #14

Kapten

Nicethread ndan THE ROCK

kalo di sertai gambar mungkin lebih menarik..

tapi tetep Top
signature
http://ucingala.blogspot.com
banner
simbahmerapi
30 Sep 2010 11:21    #15

Mayor

ngga ada gambarnya ya??? gambar istananya misalnya??? ato rajanya???
masak sih orang2 dikerajaan itu gak ada yang ngambil foto2 istananya??? Confused
signature
_\~ | |\/| ]3 /\ |-| |\/| [- /? /\ |^ |
banner
REPLY 


Home | Go Top | Text Mode | RSS
Powered By MyBB, © 2002-2014