Hello There, Guest! - Silahkan Daftar atau Login Cepat via Facebook
Post Terbaru Sejak Login Terakhir   Post Terbaru 24 Jam Terakhir



 
  • 39 Vote(s) - 2.95 Average
Tools    New reply


4 Sep 2010 08:40
justmine
Mayjen
Posts 6.114
Reputation: 298
Awards:
Facebook NetworkPembayar PajakNews GatorFBI Care

Kepala BPN Banjar Dituding Suka Memeras Notaris
Sabtu, 4 September 2010

MARTAPURA - Neddy Farmanto, Ketua Ikatan Notaris Kalsel mendadak menghubungi Banjarmasin Post (Group Tribunnews.com), Jumat (3/9/2010) siang.

"Saya merasa keberatan nama saya dihubungkan dengan penangkapan kepala BPN Banjar," ujar Neddy via telepon.

Selain itu, dia juga menanyakan siapa sumber Banjarmasin Post Group yang telah menyebutkan namanya.

Namun, ketika ditanyakan kalau bukan dia, lantas siapa notaris yang menyerahkan uang sekitar Rp 38 juta kepada Kepala BPN Banjar, Edy Sufian Noor, Jumat (2/9/2010) sore di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin? Neddy enggan berkomentar. "Saya no comment saja," kata alumnus Fakultas Hukum UGM Yogyakarta itu.

Seperti diberitakan Metro, Edy ditangkap penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (2/9/2010) petang.

Edy diduga memeras sejumlah notaris di Kabupaten Banjar. "Dia tertangkap tangan. Di bandara di Kalsel (Syamsudin Noor Banjarmasin) dia menerima uang dari notaris, lalu kita foto. Terus kita ikuti, hingga ke bandara sini (Bandara Soekarno-Hatta), dia turun kita langsung tangkap," terang Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Babul Khoir Harahap.

Babul menjelaskan, tim gabungan dari intelijen dan pidana khusus Kejaksaan sudah memantau gerak-gerik Edy sejak sebulan yang lalu. "Bahkan telepon genggamnya juga kita sadap," tuturnya.

Dari hasil pemantauan dan penyadapan tersebut, diketahui bahwa Edy telah beberapa kali memeras para notaris yang hendak melakukan praktik jual beli tanah. "Kalau mau jual beli tanah kan ke notaris, nah diperas oleh tersangka, dimainkan oleh dia," ujarnya.

Hingga kemarin, Edy masih menjalani pemeriksaan di Kejagung. Tetapi, Kepala BPN Kalsel, Sriyatmo belum menunjuk pejabat pengganti pascapenangkapan terhadap Edy.

"Menyikapi kasus Pak Didit (panggilan Edy) kita hanya memberikan arahan bahwa pelayanan di Kantor BPN Banjar harus tetap jalan," ujar Sriyatmo yang datang ke kantor BPN Banjar, Jumat (3/9/2010) pagi.

Sementara itu, Metro yang kemarin siang mendatangi rumah Edy di Jalan Pramuka Gg Sarikaya RT 33, Banjarmasin Timur, gagal bertemu istri maupun kerabat yang bersangkutan.

"Kalau mau bertemu Bapak, ke Martapura saja," saran perempuan setengah baya mengangkat cucian di rumah itu.






signature
[b][i]bijak dalam bertindak, berperilaku dan berbicara.....[/i][/b]

10 Sep 2010 04:18
wong_edhan
Gembel Jalanan
Posts 6.667
Reputation: 609
Awards:
Facebook NetworkPembayar PajakAnti Child Po rnCharityFBI ManiaBlood DonationGood CitizenContributor

Bukannya hal ini sudah menjadi kebiasaan yang turun temurun dari para pejabat di Indonesia.... Moralnya bisa dihargai sam segepok uang saja.... Blah


   New reply




User(s) browsing this thread:
1 Guest(s)

Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2013 by Adimin | Fan Page | Group Discussion | Twitter | Google+ | Instagram