Current time: 19 Apr 2014, 14:02 Hello There, Guest! LoginRegister
ForumBebas.com / News / Berita Hangat / Bahasa Indonesia akan Menjadi Bahasa Internasional?



REPLY 
 
Thread Rating:
  • 53 Votes - 3.02 Average


  
pupusijo
26 Jun 2010 19:09    #1

Kapten

Bahasa Indonesia akan Menjadi Bahasa Internasional?

Anda mungkin mengerutkan kening ketika membaca judul di atas. Namun, pengalaman inilah yang menyadarkan bahwa judul di atas sangat mungkin terjadi.
Kita pasti sepakat bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang sangat luas di belahan dunia. Karakter masyarakat, budaya, bermacam suku, termasuk semaraknya bahasa daerah menjadikan Indonesia sebagai negara yang sangat diminati untuk dikunjungi dan dipelajari. Keunikan Indonesia adalah mempunyai bahasa kesatuan. Bahasa yang disepakati dari banyaknya bahasa-bahasa daerah dan inilah yang membuat banyak negara di dunia tertarik kepada Indonesia.
Tambahan lagi, saat ini, diperkirakan jumlah negara yang telah mengajarkan bahasa Indonesia sekitar 45 negara, seperti Kanada, Amerika, Belanda, Vietnam, termasuk Australia dan masih banyak lagi negara lain. Australia salah satu negara barat yang aktif mengajarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa asing di sekolah-sekolah mulai tingkat SD sampai tingkat SMA.
Di sekolah setingkat SD atau primary school di Australia, telah mengajarkan bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran wajib di sekolahnya. Umumnya bahasa Indonesia mulai diajarkan satu kali seminggu per kelas, mulai kelas 3 SD hingga kelas 6. Bahkan, ada beberapa yang sudah mengenalkan bahasa Indonesia sejak TK (preschool).
Dalam prosesnya, pengajaran bahasa Indonesia di Australia, khususnya di Canberra sudah sangat menggembirakan karena banyaknya minat warga yang ingin mengenal Indonesia dari segi kultur melalui bahasa Indonesia. Hanya saja, ketersediaan guru bahasa Indonesia di sekolah-sekolah belum memadai karena banyaknya permintaan sekolah dasar yang tidak bisa dipenuhi untuk penyediaan guru bahasa Indonesia. Kesulitan penyediaan guru bahasa Indonesia juga dipengaruhi oleh peraturan pemerintah setempat yang menetapkan bahwa untuk menjadi guru utama, termasuk guru bahasa Indonesia harus memenuhi kriteria tertentu, seperti harus lulus uji sertifikasi layak mengajar dan syarat-syarat lainnya.
Sisi baik dan sangat positif untuk diterapkan di pengajaran bahasa Indonesia adalah metode yang kaya dan variatif sehingga membuat siswa tertarik dan menyukai pelajaran bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Metode dan materi bahasa disediakan secara online dan bisa diakses oleh siapa pun.
Mengutip perbincangan dengan guru utama bahasa Indonesia di Queanbeyan High School, Doug Luke, dia mengatakan bahwa proses pembelajaran bahasa bahasa di sini harus fun dengan metode yang kreatif dan tidak berat. Saya sangat setuju dengan pendapat tersebut karena hal ini akan meningkatkan minat belajar bahasa untuk orang asing. Pengajaran di tingkat dasar memang harus fun and enjoy namun tetap memiliki esensi keilmuan agar tingkat selanjutnya siswa akan tertarik untuk lebih mendalami bahasa Indonesia. Dan ini bukan hanya untuk pembelajaran bahasa Indonesia tapi juga untuk bahasa-bahasa dalam mata pelajaran bahasa lainnya.
Di kelas bahasa Indonesia di Chapman Primary School, anak-anak sangat antusias dalam mengikuti pelajaran. Chapman Primary School adalah sekolah tingkat dasar yang berada di Canberra, Australia Capital Territory (ACT). Sebagai contoh, mengajaran bahasa Indonesia di kelas year 4 dan 5 (setingkat kelas 4 dan 5 SD). Hal yang menarik adalah metode penyampaian materi tentang membuat kalimat sederhana bertema Posisi. Misalnya penggunaan kata di samping, di atas, di bawah, di depan, di belakang. Setelah membuat kalimat, saatnya untuk pencapaian pengalaman belajar, dimana siswa akan bermain untuk menerapkan apa yang mereka tulis. Semua siswa berdiri dan dibagi dalam beberapa kelompok, dan pada saat diucapkan kalimat posisi, misalnya ‘di atas meja’ maka mereka adu cepat dengan kelompok lain untuk meletakkan sesuatu – benda apapun – ke atas meja. Kelompok yang paling lambat akan didiskualifikasi atau dikeluarkan dari permainan.
Materi tentang vocab atau kosa kata dengan tema activity juga sangat menarik. Ini juga melatih keterampilan mendengarkan, seperti ketika di sebutkan kata ‘minum’, siswa memperagakan gaya sedang minum, juga saat diucapkan kata ‘ke belakang’ untuk ungkapan yang artinya ke wc untuk buang air, maka serentak akan menyerupai orang yang sedang B-A-B (buang air besar). Permainan yang sama dengan materi posisi, siapa yang lambat akan tersisih dan harus duduk diam melihat teman-temannya yang masih mengikuti permainan.
Pengajaran dengan metode serupa juga dilakukan di Melrose High School. Sekolah yang berada di wilayah Canberra, ACT ini memiliki fokus yang kuat pada bahasa. Empat bahasa yang ditawarkan adalah China (Mandarin), Jerman, Indonesia, dan Jepang. Keempat program bahasa tersebut mengembangkan pengalaman belajar bagi siswa yang memungkinkan mereka untuk mempersiapkan ke jenjang sekolah lebih lanjut, untuk pelatihan dalam pekerjaan atau untuk situasi kehidupan lainnya.
Di keterampilan menulis, siswa diberikan latihan menulis bilangan, seperti “empat dikali lima sama dengan ...” (titik-titik diisi jumlah atau hasil dengan bahasa Indonesia), jadi sama dengan ‘dua puluh’ bukan dengan angka 20. Untuk keterampilan mendengarkan, siswa diberikan kertas bersketsa gambar abstrak yang ditandai dengan titik- titik dan di atasnya sudah terdapat angka. Di antara titik-titik tersebut akan ditarik garis pada saat disebutkan nama angka dalam bahasa Indonesia sehingga akan terbentuk sebuah gambar kucing setelah semua titik tersebut dihubungkan. Ini sebuah metode yang menarik.
info
banner
pupusijo
26 Jun 2010 19:10    #2

Kapten

Dan yang tidak kalah menariknya adalah berdirinya sebuah institusi bahasa oleh perorangan. Institusi ini sungguh luar biasa menurut saya. Namanya adalah AILSA (Australian Indonesian - Language Schools Association) adalah sukarelawan, asosiasi nirlaba yang didirikan di ACT oleh seorang Australian bernama Kenneth Griffiths. Beliau sangat menyukai Indonesia sehingga mendirikan institusi bilingual dengan biaya sendiri.
Program guru bantu bahasa Indonesia memang sangat diperlukan, baik dalam keterlibatan sebagai penutur asli (native speaker) maupun aktif membantu dalam mengenalkan kultur dan gaya hidup masyarakat Indonesia. Keterlibatan guru bantu sebagai native speaker adalah memperbaiki kekeliruan atau kekurangtepatan dalam pengucapan kata dalam bahasa Indonesia. Dalam pengenalan kultur dan gaya hidup masyarakat Indonesia, guru bantu sangat diperlukan sebagai informan budaya Indonesia dan membantu dalam pengenalan budaya langsung, seperti menunjukkan sedikit gerakan tari tradisional atau memakai pakaian khas Indonesia seperti batik saat di dalam kelas. Keterlibatan-keterlibatan seperti ini sangat menarik perhatian dan minat siswa terhadap Indonesia.
Satu lagi yang sangat mengagumkan, di Canberra, ACT juga membuka kelas bahasa Indonesia untuk masyarakat umum (warga Australia). Dalam hal ini, peran KBRI Canberra, khususnya bidang Atdiknas (Atase Pendidikan) sangat besar dari segi penyediaan fasilitas belajar. Siswa yang belajar bahasa Indonesia berasal dari berbagai strata sosial; polisi, pejabat pemerintah, pengawai negeri, karyawan, dan lain sebagainya. Kelas bahasa ini terus berlanjut secara periodik menuju kelas lanjutan.
Kesimpulan saya. Pertama; antusias warga asing yang jatuh cinta kepada Indonesia, khususnya di kalangan pelajar adalah sesuatu yang sungguh menakjubkan. Ini menunjukkan bahwa kita sebenarnya punya inner beauty of island, kepulauan yang sangat cantik dan kaya berupa budaya dan bahasa yang mampu menghipnotis negara lain. Sama halnya di bahasa, hanya saja pengajar Bahasa Indonesia serta guru Australia yang mengajarkan Bahasa Indonesia masih terbatas. Maka dari itu, diharapkan program guru bantu di Canberra, ACT ini masih sangat diperlukan.
Kedua; melihat kenyataan bahwa banyaknya negara yang berminat belajar tentang Indonesia termasuk bahasa, maka tidak menutup kemungkinan bahasa Indonesia akan menjadi salah satu bahasa internasional dalam kancah percakapan dunia. Ini merupakan sesuatu yang luar biasa.
Note: Seandainya Anda sebagai pemerhati bahasa Indonesia atau sebagai perbandingan metode yang telah dibuat oleh guru-guru bahasa Indonesia di negara kita, wajiblah kiranya untuk melihat atau sekadar ‘mengintip’ website yang ada di Australia.
http://www.education.vic.gov.au/language...ndonesian.
banner
Midas79
26 Jun 2010 19:15    #3

Pelda

mimpi sih boleh...
bukannya gw ga kepengen Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional

tapi liatlah org2 ngomong di TV, klo ga pake istilah asing ga sreg kaya nya
pa lagi selebritis, mulutnya ampe dower biar ngomongnya mirip ma bule
signature
[align=right][b][color=#0000CD][size=large]belum ada insiprasi kata kata yang bagus buat sigi[/size][/color][/b][/align]
banner
peter97
26 Jun 2010 19:19    #4

Praka

Bullshit ! mana laku !
banner
arlnov
26 Jun 2010 19:25    #5

Mayjen

bahasa indonesia sedang dipelajari oleh kapitalis2x luar agar bisa dan mudah berjualan di indonesia karena potensi ekonomi dilihat dari jumlah penduduknya ...jadi intinya bahasa indonesia tetap akan digunakan di indonesia saja bukan digunakan secara internasional GrinGrin
banner
THE ROCK
26 Jun 2010 19:30    #6

Bukan Admin

Kayaknya itu sesuatu yg sulit terwujud..

Bahasa Inggris bisa menjadi bahasa Internasional..
Bukan karena bahasanya bagus.. atau enak didengar..
Tapi karena Inggris punya banyak Koloni.. bahkan sangat banyak..
Sehingga hampir diseluruh Negara bekas jajahannya.. memakai bahasa Inggris..
Contohnya negara-negara persemakmuran..

Sehingga sangat banyak yg mengerti bahasa Inggris..
Sebab itulah, bahasa Inggris dianggap bahasa Internasional..
Bukan dijadikan bahasa Internasional.. tapi sudah dianggap seperti itu..
Karena memang bahasa itu sudah digunakan lebih dari separuh Negara didunia..

Begitu juga bahasa Spanyol, Italy, Portugis dsb..
Mereka juga punya banyak negara bekas jajahan..
Sementara China bisa jadi bahasa Inertnasional kesekian..
Karena bahasa tsb memang dipakai oleh warga China diseluruh dunia..
Walaupun digunakan lebih dari 2 Milyar orang.. tapi tidak banyak negara yg menggunakannya..
Sehingga bahasa Mandarin sulit jadi bahasa Internasional..

Pertanyaannya?
Apakah Indonesia seperti itu? walaupun kini bahasa Indonesia banyak dipelajari diluar..
Tapi, itu sekedar dipelajari.. bukan berarti bisa dipakai sebagai bahasa Internasional..
Sulit mewujudkan itu.. kecuali Indonesia adalah masuk kasifikasi negara maju..
Seperti halnya Amerika Serikat.. sebenarnya banyak perbedaan bahasa Inggris dan Amerika..
Bahasa Amerika kinidiakui dunia.. bisa sejajar dengan bahasa Inggris London..
Begitulah.. karena Amerika adalah negara kelas dunia..

Mungkin bahasa Indonesia hanya berhenti sampai taraf penelitian..
Bahasa Indonesia memang diteliti.. sama seperti bahasa Sanskerta, bahasa Latin.. dsb..
Kecil kemungkinan akan jadi bahasa yg dipergunakan secara Internasional..
Mungkin bisa, tapi hanya untuk kalangan regional saja..

Lagi pula apa pentingnya, bahasa Indonesia aklan mendunia?
Lha.. disini.. para pejabatnya aja gak bisa berbahasa Indonesia dengan benar..
Banyak pejabat tinggi yg bahasa Indonesianya belepotan..
Dengan situasi seprti itu, bagaimana kita mengharap orang lain mau berbahasa kita?
signature
newcomer
banner
nariesta
26 Jun 2010 20:22    #7

Kapten

ya... semoga bukan pungguk yang merindukan bulan....... terlalu dini untuk menyimpulkannya...... tapi boleh digunakan sebagai bahan pemikiran dari apa yang diutarakan ndan arlnov......
banner
Bo_JeSS
26 Jun 2010 21:05    #8

Penunggu Kamar Basah

bagus lah Top
biar gue gak capek-capek belajar bahasa Inggris Blah
banner
owobidub
26 Jun 2010 21:26    #9

Dokter Cinta

harus nunggu berapa tahun lagi nich............ Wait Wait
signature
[size=medium][color=blue]“The journey of a thousand miles begins with a single step.”[/color][/size]
banner
ANVHIL
26 Jun 2010 21:46    #10

Jendral

setuju sih dengan tread diatas tapi Think masuk kualisifikasi gak mengingat untuk diakui sebagai bahasa internasional harus :

- pertama dimulai dari ekonomi siapa yang menguasai perekonomian dunia?
- kedua dilihat dari segi peradaban, negara mana yang dianggap paling maju peradabannya didunia?
- ketiga jika dilihat dari ambisi, negara mana yang paling ingin berambisi untuk menjadi negara yang terkuat?

Jawabannya bukan negara kita kan, terus kenapa bukan negara kita atau kenapa bukan bahasa kita yang dijadikan bahasa internasional, ya karena negara kita masih pada negara golongan 2 (maklum baru naik kelas dari golongan 3 >3 dari 3 golongan<), alasan lain karena negara kita masih kacau dalam segala hal.
signature
[align=center][size=large][b]Jasa Pemasangan Warnet + Super Proxy[/b][/size]
[ym]adhilcomputer[/ym][/align]
banner
ANVHIL
26 Jun 2010 21:48    #11

Jendral

ane bantu juga treadnya

Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Peradaban Dunia?

[Image: c_friendshipcircle-300x300.jpg]

Bahasa merupakan media untuk menyampaikan pesan atau informasi dari satu individu kepada individu lain atau lebih. baik itu secara lisan maupun tulisan. Pernyataan tersebut sangat benar dan sudah menjadi aksioma. Satu orang pun tidak ada yang akan membantah dengan pernyataan tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari hampir semua aktifitas kita menggunakan bahasa, baik menggunakan bahasa lisan, bahasa tulisan maupun bahasa tubuh. Bahkan saat tidur pun terkadang kita tanpa sadar menggunakan bahasa.

Sebuah bangsa pasti memiliki bahasa, walaupun ada beberapa bangsa yang meminjam bahasa dari bangsa lain. Kita sebagai masyarakat bangsa Indonesia sangat beruntung memiliki bahasa Indonesia, walaupun sebenarnya bahasa Indonesia berakar dari bahasa Melayu Riau. Akan tetapi, sekarang bahasa Indonesia adalah bahasa Indonesia, dan bahasa Melayu adalah bahasa Melayu, dua bahasa yang serumpun tapi tidak sama. Bahasa Indonesia berkembang dengan sendirnya sesuai dengan aturannya, dan bahasa Melayu berdiri sendiri menuju perkembangannya. Setujukah Anda bila bahasa Indonesia bukan bahasa Melayu?

Kita sebagai pemilik bahasa Indonesia bukanlah bermaksud atau bersikap seperti “kacang yang lupa akan kulitnya”, melupakan bahasa Melayu sebagai cikal bakal bahasa Indonesia. Mungkin tanpa bahasa Melayu, bahasa Indonesia tidak akan pernah ada. Akan tetapi, kita ingin memposisikan bahasa Indonesia pada posisinya, seperti yang telah termaktub dalam Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda mengikrarkan tiga hal yang sakral dalam sejarah dan proses kemerdekaan Indonesia, satu diantaranya adalah “Menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Menjunjung berarti menurut, menaati dan memuliakan (KBBI). Menjunjung tinggi bahasa Indoensia, berarti menaati dan memuliakan bahasa Indonesia sebagai bahasa peratuan dan nasional Indonesia. Demikianlah sumpah yang diikrarkan oleh pemuda-pemudi bangsa Indonesia pada tahun 1928. Bagaimana dengan pemuda-pemudi Indonesia sekarang??

Melihat kondisi pemakai bahasa Indonesia sekarang, sepertinya cape deh harus menggunakan bahasa Indonesia yang berkelit dan selalu berpedoman kepada yang baik dan benar.

“Yang penting apa yang ingin kita sampaikan orang mengerti dan paham, mau pake bahasa campur aduk kek, saya mau pake bahasa Indonesia campur bahasa Inggris kek,campur lagi dengan bahasa daerah kek, toh yang baca juga paham. Cape deh, please dong jangan diperbesar masalah-masalah kecil kayaki gini”.

Benar dan pantaskah bila kita sebagai pemilik bahasa Indonesia berasumsi demikian? Masyarakat Indonesia pada umumnya dwibahasawan. Akan tetapi, bukan berarti kita bisa seenaknya mencampuradukkan bahasa Indonesia dengan bahasa lain tanpa mengindahkan aturan dan kaidah yang ada. Bersikap positiflah terhadap bahasa Indonesia, karena bahasa yang kita gunakan menunjukkan kepribadian kita sebagai bangsa Indonesia. Jepang dan Prancis adalah contoh negara yang sangat taat dan menghargai bahasanya sendiri.

Pernahkah kita berpikir bahasa Indonesia esok akan menjadi bahasa peradaban dunia?

Bukan hal yang mustahil bahasa Indonesia esok akan menjadi bahasa perdaban dunia, bahasa yang digunakan sebagai bahasa internasional. Dilihat dari struktur dan pembacaan bahasa Indonesia yang sangat sederhana, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang tidak sulit untuk dipelajari. Suatu bukti yang meyakinkan bila esok bahasa Indonesia akan menjadi bahasa peradaban dunia, lebih dari 50 negara di Dunia telah mempelajari dan menjadikan bahasa Indonesia sebagai satu diantara mata pelajaran di sekolah mereka. Kita sebagai pemilik bahasa Indonesia harus banggga karena bahasa kita dipelajari bangsa lain. Mengapa kita harus belajar bahasa asing, bila bahasa kita kelak mampu menjadi bahasa Internasional dan bahasa peradaban dunia?

Jawaban dari pertanyaan tersebut ada pada diri kita sebagai pemilik dan pengguna bahasa Indonesia. Kita harus konsisten dan bersikap positif terhadap bahasa Indonesia. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sebenarnya tidak sulit, yang membuat sulit karena kita telah terbiasa dengan kesalahan yang ada dan selalu cape’ untuk mempelajarinya dengan segala kerendahan hati. Kita selalu beranggapan, “untuk apa mempelajari bahasa Indonesia, bukankah kita orang Indonesia yang secara otomatis mengerti menggunakan bahasa Indonesia”. Bilamana pendapat ini terus berkembang, pupus sudah harapan kita menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa perdaban dunia.

Hidup bahasa Indonesia!


klik
http://netsains.com/2008/12/bahasa-indonesia-menjadi-bahasa-peradaban-dunia/
signature
[align=center][size=large][b]Jasa Pemasangan Warnet + Super Proxy[/b][/size]
[ym]adhilcomputer[/ym][/align]
banner
Nul trucci
27 Jun 2010 09:35    #12

Brigjen

Semoga,,,, mari kita doakan.... Top
banner
bosgendon
28 Jun 2010 11:39    #13

Brigjen

semoga bisa terwujud
banner
REPLY 


Home | Go Top | Text Mode | RSS
Powered By MyBB, © 2002-2014