Current time: 17 Apr 2014, 13:56 Hello There, Guest! LoginRegister
ForumBebas.com / News / Berita Hangat / Warga Tonton Pemenggalan Manusia di Arab Saudi



REPLY 
 
Thread Rating:
  • 75 Votes - 2.84 Average


  
dhiHAM
22 Jun 2010 09:34    #1

Letjen

INILAH.COM, Jeddah - Mungkin hanya di Arab Saudi yang memperbolehkan, bahkan sengaja, memamerkan tayangan sadisme kepada masyarakat. Pemerintah justru mempertontonkan secara luas prosesi hukuman penggal kepada terpidana.
[Image: 87198509.jpg]
Negara Arab Saudi menghukum mati seorang pria keturunan Yaman dan menunjukkan mayatnya kepada publik Senin (21/6) kemarin kepada warga masyarakat, seperti dilansir Reuters Selasa (22/6) dari sumber SPA. Penunjukkan hukuman secara sharia ini dalam upaya mencegah yang lain melakukan hal serupa.

"Perintah pemenggalan telah dilaksanakan dan mayat penyerang Shaaban al-Nushairi, seorang warga Yaman, dipamerkan di sebuah tiang hukuman Senin di kota al-Areda di provinsi Jazan," katanya.

Pria itu dipancung setelah ia dinyatakan bersalah oleh pengadilan di Arab Saudi karena terbukti membunuh warga lain asal Yaman dan putrinya. Nushairi membunuh dengan cara menembak mati kedua ayah dan anak itu.

Pemerintah Arab Saudi telah biasa melakukan eksekusi dengan pemenggalan di depan umum sesuai dengan hukum sharia. 'Tradisi' tanpa memamerkan mayat terpidana mati ini, berlangsung atas kasus-kasus berat seperti pembunuhan, pemerkosaan, penyelundupan narkoba dan perampokan bersenjata.
signature
[url=http://www.forumbebas.com/thread-171416.html] LIGA PRIMER INGGRIS 2011-2012[/url]
[url=http://www.forumbebas.com/thread-180353.html]F1 RACING 2012[/url]
banner
maling kecil
22 Jun 2010 09:47    #2

Kapten

jika untuk membuat orang takut saya setuju.....seandainya para koruptor Indonesia di pancung juga di depan umum.....heheheh seru kali ya
signature
Setiap hari menjadi Baik dan Lebih baik......Blah
banner
ajiedoang
22 Jun 2010 09:56    #3

Kapten

sadisssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss
banner
Mrgareb
22 Jun 2010 09:59    #4

Kolonel

(22 Jun 2010 09:34)dhiham Wrote:
 
INILAH.COM, Jeddah - Mungkin hanya di Arab Saudi yang memperbolehkan, bahkan sengaja, memamerkan tayangan sadisme kepada masyarakat.


ane tidak setuju dengan tulisan wartawan ini, terlihat wartawannya belum pernah pergi ke Arab dan disuruh belajar tuh hukum islam biar tidak asal tulis, Bad Bad
Bangsa arab melakukan hal ini PASTI dengan dasar dan ada alasannya, hal ini dilakukan negara arab khusus untuk orang2 yang melakukan kejahatan, biasanya dilakukan seletah sholat jum`at di halaman masjid nabawi dan di saksikan oleh masyarakat, mengapa...ini untuk efek jera....
signature
waktu muda mengorbankan kesehatan utk kekayaan, giliran sudah tua mengorbankan kekayaan utk kesehatan',. Gak ada artinya kan ?...
banner
andryco
22 Jun 2010 10:08    #5

Sertu

koruptor kita harus nya seperti itu, malah korupsi lebih bahaya
banner
nutainuberak
22 Jun 2010 10:15    #6

Pelda

Kalo yg korupsi dihukum seperti ini kira2 tampang siapa aja ya yg bakal keliatan......Wait
banner
wise
22 Jun 2010 10:20    #7

Kolonel

sebuah adat yang berumur ratusan tahun agar para penonton berpikir kembali untuk berbuat hal serupa.......
banner
bejo23
22 Jun 2010 10:24    #8

Koptu

Terbukti bahwa di Saudi adalah negara dengan tingkat kejahatan terendah dari seluruh dunia, dan hukuman seperti ini pun tidak sembarangan, harus didukung oleh saksi yg kuat, krn islam menjaga darah dan kehormatan. contoh saja kalau seseorang 'merudapaksa' wanita, harus ada saksi minimal 4 orang yg melihat kedua kemaluan bertemu, baru ditegakkan hukum. Tdk sembarangan memvonis org.
banner
Nobitaa-C
22 Jun 2010 10:27    #9

Brigjen

kalo di indonesia ada wah yang mau ber buat jahat pasti mikir" 1000 x
signature
[size=large][color=blue]Ga Dikasih Rep ++ Dikasih Koment Juga udah Lebih Dari Cukuplah Cool[/size][/color]
banner
fikar_its
22 Jun 2010 10:49    #10

Letjen

kita harus hormati hukum negara lain, kalo memang hukuman seperti itu dibenarkan di negara tersebut.

harusnya pemerintah Indonesia harus sadara bahwa hukum dan HAM adalah suatu hal yang tidak bisa disama ratakan Smile
banner
brainwashed
22 Jun 2010 10:53    #11

Jendral

bersyukurlah 'bangsa arab' yang hidup di indonesia.

maka dari itu jangan sampai indonesia di jadikan 'arab' kedua.
cukup aceh dan padang saja.
banner
justmine
22 Jun 2010 10:59    #12

Mayjen

bagus nih buat koruptor di indonesia
menjadikannya shock therapy untuk teman2nya
signature
[b][i]bijak dalam bertindak, berperilaku dan berbicara.....[/i][/b]
banner
free man
22 Jun 2010 11:02    #13

Mayor

Kita berharap sistim hukum kita mengadopsi model hukuman ini untuk kejahatan tertentu, yaitu korupsi.
Kita sudah declare korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa (ada Tap MPRnya), tetapi dalam prakteknya kejahatan ini yang paling "dilindungi". Lihat contoh:
1. Susno membongkar kasus korupsi, justru dia yang dikerangkeng (pelaku justru bebas dan sedang dicari-cari alasan untuk meringankan).
2. Anggodo, sekarang sedang naik daun dengan kompaknya "aparat" untuk memuluskan kebebasannya.
3. Penerima Cek Pelawat dari BI, didaulat jadi pengurus pusat partai (sebagian yang lagi apes dijadikan tumbal).

Secara umum hukuman di Saudi terlihat sadis, tapi coba bandingkan outputnya yaitu ratio tindak kriminal, bandingkan dengan negara yang mengaungkan HAM. Seharusnya HAM juga berlaku buat korban dan keluarganya, jangan hanya melihat HAM si pelaku
banner
d0nzdee
22 Jun 2010 11:17    #14

Mayor

klo seandainya di indonesia diterapkan hukum serupa untuk para koruptor kira2 masih ada yg berani korupsi ga ya??
banner
criminal
22 Jun 2010 12:00    #15

Kapten

nyawa dibayar nyawa...darah dibayar darah..itu namanya hukum qishash..ane setuju banget..biar kapok
banner
REPLY 


Home | Go Top | Text Mode | RSS
Powered By MyBB, © 2002-2014