Hello There, Guest! - Silahkan Daftar atau Login Cepat via Facebook
Post Terbaru Sejak Login Terakhir   Post Terbaru 24 Jam Terakhir


 
  • 40 Vote(s) - 2.9 Average
Tools    New reply


25 May 2010 18:14
durno oye
Pelda
Posts 407
Reputation: 24
Awards:
Facebook Network

Polisi Kediri Terus Kembali Buru Dua Oknum Wartawan
SELASA, 25 MEI 2010

TEMPO Interaktif, KEDIRI - Kepolisian Resor Kediri kembali memburu RM dan IW, oknum wartawan media online analisapublik.com. Polisi menemukan indikasi rekayasa pemalsuan dokumen yang dilakukan oknum wartawan tersebut terkait praktek aborsi yang dituduhkan terjadi di Rumah Sakit Bersalin Kasih Bunda, Kabupaten Kediri.

Sebelumnya, kedua wartawan dari media yang diduga ilegal itu sempat ditahan, tapi kemudian dilepas karena tidak terbukti melakukan pemerasan dalam kasus tuduhan aborsi tersebut.

Dalam kasus pemerasan, yang dijadikan korban adalah dr Frans Padang. Oleh kedua wartawan itu, dokter tersebut dituduh melakukan tindakan oborsi terhadap Nyonya Supriatin, warga Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, yang mengalami keguguran pada tahun 2002 silam.

Namun belum sempat terjadi transaksi pemerasan oleh RM dan IW, polisi terlebih dulu menangkap mereka.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Ajun Komisaris Polisi Arya Wibawa mengatakan, polisi sudah menemukan dokumen palsu yang dipergunakan untuk menakut-nakuti korban dengan tuduhan melakukan malpraktik. “Kita akan terus kejar mereka,” kata Arya Wibawa kepada TEMPO, Selasa (25/5).

Menurut Arya, sebelum mendatangi manajemen rumah sakit, 22 April 2010 lalu, RM dan IW menemui Nyonya Supriatin. Saat itu Supriatin diminta menandatangani surat bermaterei yang menyatakan pernah melakukan tindakan aborsi di RSB Kasih Bunda pada tahun 2009. “Surat itulah yang dibawa ke rumah sakit untuk menekan dokter rumah sakit tersebut,” ujar Arya pula.

Berdasarkan pemeriksaan polisi terhadap Suprihatin, perempuan itu mengaku dipaksa menandatangani surat tersebut oleh RM dan IW. Padahal dia tidak pernah melakukan aborsi di RSB Kasih Bunda. Dia hanya pernah melakukan tindakan curet atau pembersihan rahim pada tahun 2002 karena penyakit yang dideritanya.


klik
http://tempointeraktif.com/hg/surabaya/2010/05/25/brk,20100525-250414,id.html

25 May 2010 21:49
Barnasya
Letkol
Posts 2.628
Reputation: 216
Awards:
Facebook NetworkMember Telah DewasaGood CitizenAnti Child Po rn

wahudah ketemu belum tu wartawannya???

25 May 2010 23:06
Ketua
Godfather
Posts 12.795
Reputation: 1182
Awards:
Pembayar PajakCSR DonaturPahlawan

Ada - 2 aja cara orang cari uang ??? Smile






signature
[b]Akhirat itu terlalu nyata
Kepada hati yang tidak buta
[/b]


   New reply




User(s) browsing this thread:
1 Guest(s)

Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2013 by Adimin | Fan Page | Group Discussion | Twitter | Google+ | Instagram