Current time: 16 Apr 2014, 20:17 Hello There, Guest! LoginRegister
ForumBebas.com / ACI / Keluarga Sadar Hukum / Apa itu Filsafat Hukum dan Teori Hukum!!!!



REPLY 
 
Thread Rating:
  • 157 Votes - 2.83 Average


  
RizalF
19 Mar 2010 10:00  (Edit: 19 Mar 2010 10:47 by RizalF.)    #1

KHARF

FILSAFAT HUKUM

Sebagai suatu disiplin spekulatif yg berkenaan dg penalaran2 nya tdk dpt diuji secara rasional (Tammelo).
Sebagai disiplin yg mencari pengetahuan tentang hukum yg benar, hukum yg adil (H.Kelsen).
Sbg refleksi atas dasar2 dr kenyataan, suatu bentuk dr berfikir sistematis yg hanya merasa puas dg hasil2 yang timbul dr pemikiran itu sendiri dan yg mencari hubungan teorikal terefleksi, yg di dlmnya gejal hukum dpt dimengerti dan dpt dipikirkan (D. Meuwissen)
Sebagai disiplin yg mencari pengetahun ttg hakikat (sifat)dr keadilan; ttg bentuk keberadaan transenden dan imanen dr hukum; ttg nilai2 yg di dlmnya hk berperan ttg hubungan antara hk dg keadilan; ttg struktur dr pengetahuan ttg moral dan dr ilmu hukum; ttg hubungan antara hukum dan moral (Darbellay)

Will Durant (The Story of Philosophy):
Filsafat diibaratkan sbg marinir yg merebut pantai untuk pendaratan pasukan infantri. Setelah itu PI (Ilmu) membelah gunung dan merambah hutan menyempurnakan kemenangan itu menjadi pengetahuan.
Semua Ilmu, baik ilmu alam maupun ilmu sosial bermula sebagai filsafat (Filsafat Alam = Fisika; Filsafat moral = Ekonomi

FILSAFAT HUKUM DEWASA INI MEMUSATKAN PADA PENGKAJIAN DWI – TUNGGAL PERTANYAAN INTI

APA LANDASAN MENGIKAT HUKUM.
APA KRITERIA KEADILAN DR KAIDAH HUKUM POSITIF SERTA SISTEM HUKUM SEC.KESELURUHAN

TUJUAN Filsafat Hukum:
REFLEKSI TEORITIS INTELEKTUAL UNTUK MENEMUKAN HAKIKAT DARI ASAS-ASAS HUKUM YANG LAHIR DARI SUATU ATURAN HUKUM.

bersambung.............?????
Teori = theoria (bhs latin= perenungan)= thea (bhs yunani=cara atau hasil pandang)

Suatu konstruksi di alam cita atau ide manusia (realitas in abstracto), dibangun dengan maksud untuk menggambarkan secara reflekftif fenomena yang dijumpai di alam pengalaman (= alam yg tersimak bersaranakan indera manusia= realitas in concreto).

TIGA TIPE TEORI

1. Teori Formal. Mencoba menghasilkan suatu skema konsep dan pernyataan dlm masyarakat atau interaksi keseluruhan manusia yg dpt dijelaskan. Berusaha menciptakan agenda keseluruhan untuk praktek teoretis masa depan thd klaim paradigma yg berlawanan. Atau juga berusaha mempunyai karakter yang fondasional, yaitu mencoba untuk mengidentifikasi seperangkat prinsip tunggal yg merupakan landasan puncak untuk kehidupan dan bagaimana semuanya dpt diterangkan
2. Teori Substantif. Teori ini mencoba untuk tidak menjelaskan secara keseluruhan tetapi lebih kepada menjelaskan hal-hal khusus, misalnya: hak pekerja, dominasi politik, perilaku menyimpang.
3. Teori Positivistik. Teori ini mencoba untuk menjelaskan hubungan empiris antara variabel dengan menunjukkan bahwa variabel2 itu dpt disimpulkan dari pernyataan2 teoritis yg lebih abstrak.

Kegunaan Teori Hukum

Menjelaskan (Teori hukum dilaksanakan dg cara menafsirkan sesuatu arti/pengertian, sesuatu syarat atau unsur sahnya suatu peristiwa hukum, dan hirarkhi kekuatan peraturan hukum)
Menilai (Teori Hukum digunakan untuk menilai suatu peristiwa hukum)
Memprediksi (Teori Hukum digunakan untuk membuat perkiraan tentang sesuatu yang akan terjadi)

Teori Ilmu Hukum
Ilmu atau disiplin hukum yang dlm perspektif interdisipliner dan eksternal secara kritis menganalisis berbagai aspek gejala hukum, baik tersendiri maupun dalam kaitan keseluruhan, baik dalam konsepsi teoritisnya maupun dalam kaitan keseluruhan, baik dalam konsepsi teoretisnya maupun dalam pengejawantahan praktisnya, dg tujuan untuk memperoleh pemahaman yg lebih baik dan memberikan penjelasan sejernih mungkin tentang bahan hukum yang tersaji dan kegiatan yuridis dalam kenyataan kemasyarakatan (TIH: Teori Hukum, Hukum dan Logika, Metodologi)
TEORI Ilmu Hukum
BERASAL DARI ISTILAH LEGAL THEORY, YURISPRUDENCE, RECHTSTHEORY. (ABAD 19). DIAWALI MINAT FH MENGALAMI KELESUAN KRN TERLALU ABSTRAK & SPEKULATIF. DH TERLALU KONGKRET DAN TERIKAT RUANG DAN WAKTU.
DILATARI DG KEBERADAAN DISIPLIN ILMIAH TTG HUKUM MEMUNCULKAN THE CHALLENGE OF SYNTHESIS (SELZNICK-NONET) = SISTEMATIKAL-METODIKAL-RASIONAL=INTERDISIPLINER
POKOK TELAAH: A) ANALISIS PENGERTIAN HUKUM, PENGERTIAN & STRUKTUR SISTEM HUKUM, SIFAT DAN STRUKTUR KAIDAH HUKUM ATAU ASAS HUKUM; B) METODE PENERAPAN HUKUM; C)EPISTOMOLOGI HK; D) KRITIK THD KAIDAH HUKUM POSITIF
TUGAS TEORI HUKUM (RADBRUCH): MEMBIKIN JELAS NILAI-NILAI SERTA POSTULAT-POSTULAT HUKUM SAMPAI KEPADA LANDASAN FILOSIFISNYA YANG TERTINGGI.
TEORI HUKUM ala HANS KELSEN
Tujuan teori hukum adalah untuk mengurangi kekacauan dan kemajemukan menjadi kesatuan.
Teori hukum meru;pakan ilmu pengetahuan mengenai hukum yang berlaku, bukan mengenai hukum yang seharusnya.
Hukummerupakan ilmu pengetahuan normatif, bukan ilmu alam.
Teori hukum sebagai teori tentang norma-norma , tidak ada hubungannya dengan daya kerja norma-norma hukum.
Teori hukum adalah formal, suatu teori tentang cara menata , mengubah isi dengan cara yang khusus.
Hubungan antara teori hukum dan sistem yang khas dari hukum positif adalah hubungan apa yang mungkin dengan hukum yang ada.
signature
[color=#0000CD][size=small]Bahasa yang baik, menunjukkan bangsa yang baik. Bahasa yang buruk, menunjukkan bangsa yang buruk pula (Raja Ali Haji) [/size][/color]
banner
perugiana_fachri
19 Mar 2010 10:50    #2

Letjen

filsafat hukum merupakan dasar dari ilmu hukum...yang mana nantinya dapat di kembangkan menjadi teori hukum. filsafat hukum perkembangannya mengikuti situasi zaman,mengapa demikian agar aturan hukum yg ada tidak ketinggalan zaman...
lanjutkan.... Blah
banner
perugiana_fachri
19 Mar 2010 18:12    #3

Letjen

nyimak dech lagi kuliah filkum... Think
banner
ramalnasib
20 Mar 2010 08:15    #4

Letjen

yang saya tahu cuma istilah kuhp
signature
[url=http://www.wikipedia.com/ramalnasib][b][color=#800000]Ramal Nasib[/color][/b][/url]
banner
perugiana_fachri
21 Mar 2010 18:47    #5

Letjen

bagaimana menurut filusuf hukum dari dalam negeri ttg filsafat hukum Think
banner
RizalF
21 Mar 2010 21:19    #6

KHARF

(21 Mar 2010 18:47)perugiana_fachri Wrote:
 
bagaimana menurut filusuf hukum dari dalam negeri ttg filsafat hukum Think

Prof. Dr. H. Muchsin, SH. dalam bukunya Ikhtisar Filsafat Hukum Muchsin (Ikhtisar Filsafat Hukum, Cet ke2, Badan Penerbit Iblam Jakarta, 2006, hal.24) menjelaskan dengan cara membagi definisi filsafat dengan hukum secara tersendiri, filsafat diartikan sebagai upaya berpikir secara sungguh-sungguh untuk memahami segala sesuatu dan makna terdalam dari sesuatu itu kemudian hukum disimpulkan sebagai aturan, baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat, berupa perintah dan larangan yang keberadaanya ditegakkan dengan sanksi yang tegas dan nyata dari pihak yang berwenang di sebuah negara.

itu salah satunya bang!!!!!
signature
[color=#0000CD][size=small]Bahasa yang baik, menunjukkan bangsa yang baik. Bahasa yang buruk, menunjukkan bangsa yang buruk pula (Raja Ali Haji) [/size][/color]
banner
perugiana_fachri
23 Mar 2010 02:07    #7

Letjen

lantas bgmn mana pula filsafat hukum yang di gunakan oleh prof.wahyana dharma brata ? Think
namaku fachri bukan bambang Mad
banner
RizalF
23 Mar 2010 09:14    #8

KHARF

(23 Mar 2010 02:07)perugiana_fachri Wrote:
 
lantas bgmn mana pula filsafat hukum yang di gunakan oleh prof.wahyana dharma brata ? Think
namaku fachri bukan bambang Mad

prof.wahyana dharma brata kurang populer bagi saya......jadi dalam literatur mengenai filsafat hukum saya tidak memakai bukunya prof wahyana???

saya tau nama sdr fachri tetapi saya tidak ada menyebutkan nama sdr bambang???
signature
[color=#0000CD][size=small]Bahasa yang baik, menunjukkan bangsa yang baik. Bahasa yang buruk, menunjukkan bangsa yang buruk pula (Raja Ali Haji) [/size][/color]
banner
perugiana_fachri
23 Mar 2010 23:48    #9

Letjen

(21 Mar 2010 21:19)hujan deras Wrote:
 
(21 Mar 2010 18:47)perugiana_fachri Wrote:
 
bagaimana menurut filusuf hukum dari dalam negeri ttg filsafat hukum Think

Prof. Dr. H. Muchsin, SH. dalam bukunya Ikhtisar Filsafat Hukum Muchsin (Ikhtisar Filsafat Hukum, Cet ke2, Badan Penerbit Iblam Jakarta, 2006, hal.24) menjelaskan dengan cara membagi definisi filsafat dengan hukum secara tersendiri, filsafat diartikan sebagai upaya berpikir secara sungguh-sungguh untuk memahami segala sesuatu dan makna terdalam dari sesuatu itu kemudian hukum disimpulkan sebagai aturan, baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat, berupa perintah dan larangan yang keberadaanya ditegakkan dengan sanksi yang tegas dan nyata dari pihak yang berwenang di sebuah negara.

itu salah satunya bang!!!!!

tuch ada barang buktinya Blah

saya masih belum berani mengambil lebih jauh ttg filsafat hukum,selain mmg bth pemahaman yang lebih dalam dari mata kuliah lain pun hal ini tidak semua lecture bisa mengajarkan dengan tepat pada para murid2nya Top Blah
banner
RizalF
24 Mar 2010 12:10    #10

KHARF

(23 Mar 2010 23:48)perugiana_fachri Wrote:
 
(21 Mar 2010 21:19)hujan deras Wrote:
 
(21 Mar 2010 18:47)perugiana_fachri Wrote:
 
bagaimana menurut filusuf hukum dari dalam negeri ttg filsafat hukum Think

Prof. Dr. H. Muchsin, SH. dalam bukunya Ikhtisar Filsafat Hukum Muchsin (Ikhtisar Filsafat Hukum, Cet ke2, Badan Penerbit Iblam Jakarta, 2006, hal.24) menjelaskan dengan cara membagi definisi filsafat dengan hukum secara tersendiri, filsafat diartikan sebagai upaya berpikir secara sungguh-sungguh untuk memahami segala sesuatu dan makna terdalam dari sesuatu itu kemudian hukum disimpulkan sebagai aturan, baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat, berupa perintah dan larangan yang keberadaanya ditegakkan dengan sanksi yang tegas dan nyata dari pihak yang berwenang di sebuah negara.

itu salah satunya bang!!!!!

tuch ada barang buktinya Blah

saya masih belum berani mengambil lebih jauh ttg filsafat hukum,selain mmg bth pemahaman yang lebih dalam dari mata kuliah lain pun hal ini tidak semua lecture bisa mengajarkan dengan tepat pada para murid2nya Top Blah

daripada aq panggil BAMBANG lebih cocok KUMBANG...BANG KUMBANG!!!SorrySorry

gak usah terlalu jauh menguasai filsafat hukum....bicara mengenai filsafat hukum jika kita menguasai AKSIOLOGI, ONTOLOGI dan EPISTOMOLOGI pasti filsafat hukumnya akan mudah mengikuti????TopTopTop
signature
[color=#0000CD][size=small]Bahasa yang baik, menunjukkan bangsa yang baik. Bahasa yang buruk, menunjukkan bangsa yang buruk pula (Raja Ali Haji) [/size][/color]
banner
perugiana_fachri
25 Mar 2010 16:58    #11

Letjen

lanjut ndan kita diskus lagi Top
banner
Dedek_BN
10 Apr 2010 00:42    #12

Sertu

hahahahah...ane ikut ketawa aja deh bang..
banner
THE ROCK
22 Apr 2010 11:04    #13

Bukan Admin

Hukum bukanlah sesuatu yg pasti..
Makanya saya sering tertawa kalau ada yg minta kepastian hukum..
Yang ada, adalah ketetapan hukum..

Perselisihan faham harus diakhiri ketika sudah ada ketetapan hukum..
Meskipun tidak selalu memuaskan semua fihak..
Karena hukum bukan sesuatu yg pasti !!

Disitulah celah untuk para Advocat mencari nafkah..
signature
newcomer
banner
perugiana_fachri
29 Apr 2010 16:09    #14

Letjen

(22 Apr 2010 11:04)THE ROCK Wrote:
 
Hukum bukanlah sesuatu yg pasti..
Makanya saya sering tertawa kalau ada yg minta kepastian hukum..
Yang ada, adalah ketetapan hukum..

Perselisihan faham harus diakhiri ketika sudah ada ketetapan hukum..
Meskipun tidak selalu memuaskan semua fihak..
Karena hukum bukan sesuatu yg pasti !!

Disitulah celah untuk para Advocat mencari nafkah..

sblmnya dapatkah anda menjelaskan apa yang dimaksud dengan ketetapan,kepastian dan penetapan dalam bahasa hukum?
advokat bukan mencari nafkah lewat celah,jika anda berfikir demikian sadarkah anda bahwa anda telah menyinggung profesi advokat Think
banner
THE ROCK
29 Apr 2010 18:21    #15

Bukan Admin

(29 Apr 2010 16:09)perugiana_fachri Wrote:
 
(22 Apr 2010 11:04)THE ROCK Wrote:
 
Hukum bukanlah sesuatu yg pasti..
Makanya saya sering tertawa kalau ada yg minta kepastian hukum..
Yang ada, adalah ketetapan hukum..

Perselisihan faham harus diakhiri ketika sudah ada ketetapan hukum..
Meskipun tidak selalu memuaskan semua fihak..
Karena hukum bukan sesuatu yg pasti !!

Disitulah celah untuk para Advocat mencari nafkah..

sblmnya dapatkah anda menjelaskan apa yang dimaksud dengan ketetapan,kepastian dan penetapan dalam bahasa hukum?
advokat bukan mencari nafkah lewat celah,jika anda berfikir demikian sadarkah anda bahwa anda telah menyinggung profesi advokat Think

Andai saja, hukum adalah sesuatu yg pasti..
Untuk Apa ada Advocat ? ada jaksa ?
Pasti cuma perlu hakim saja..

Tetapi karena hukum bisa diterjemahkan menurut masing-masing pemikiran..
Itulah sebabnya, tidak ada kepastian yg hakiki..

Kalau memang hukum afdalah sesuatu yg pasti..
Pasti KUHP dan KUHAP tidak perlu berisi berbagai pasal yg membingungkan buat awam..
Bila katanya, hukum adalah keadilan untuk semua.. ngapain bahasanya sulit?

Seharusnya cukup ditulis dalam kitab hukum yg lengkap..
Misalnya, Pencopet Rp.100 ribu.. hukumannya 1 minggu..
Pencopet 10 Juta, hukumannya 2 bulan.. dst..
Juga Korupsi 10 juta hukumannya berapa, korupsi 1 Milyar hukumannya berapa?..

Mengapa tidak demikian? itulah sebabnya hukum bukan sesuatu yg pasti !

Tidak semua orang yg jelas bersalah harus dihukum..
Tidak juga semua orang yg tidak bersalah bebas dari jeratan hukum..

Itulah, lagi-lagi hukum bukan sesuatu yg pasti.. tidak ada kepastian hukum didunia ini..

Kalau hukum adalah sesuatu yg pasti, seperti hukum Tuhan..
Bagaimana mungkin seorang Advocat hebat pun bisa membantu terdakwa?
Tentunya karena Advocat faham benar celah-celah hukum yg bisa ditempuh..
Sehingga dia mau dan berani "pasang badan" untuk kliennya..

Apalagi, kemarin saya baca di New York Times..
Ada pengacara kondang yg "ngaku" sepak terjangnya..
"Hotman Paris: Bila Ada Pengacara Mengaku Bersih, Mereka Akan Masuk Neraka"
Lihat beritanya disini..
http://www.detiknews.com/read/2010/04/25...suk-neraka

Jadi, siapa yg menyinggung pekerjaan Advocat?
signature
newcomer
banner
REPLY 


Home | Go Top | Text Mode | RSS
Powered By MyBB, © 2002-2014