Hello There, Guest! - Silahkan Daftar atau Login Cepat via Facebook
Post Terbaru Sejak Login Terakhir   Post Terbaru 24 Jam Terakhir



 
  • 42 Vote(s) - 2.83 Average
Tools    New reply


5 Feb 2010 07:01
Pistol_aer
K A P O L S E X X X
Posts 6.558
Reputation: 1214
Awards:
Member Telah DewasaPembayar PajakAnti Child Po rnFBI FansMember ChoicePahlawan

(This post was last modified: 5 Feb 2010 07:16 by Pistol_aer.)
Berita 1
[Image: 57030_gelar_barang_bukti_judi_300_225.jpg]
Markas besar kepolisian meringkus dua bandar judi online yang merupakan suami-istri, S dan D. Keduanya diduga mengendalikan judi secara online yang beromzet puluhan juta perbulan.

Dalam penangkapan 2 Februari 2010 lalu, polisi berhasil menyita barang bukti uang tunai Rp 680 juta, 20 rekapan isi koin pemain, 4 lembar user id internet banking dari BCA, satu laptop, CPU, monitor LCD Samsung, 29 buku tabungan BCA, 3 tabungan Bank Mandiri, 9 kartu kredit, 27 amplop berisi nomor seri, kunci dan user Id BCA, 19 key BCA, 1 key Bank Mandiri, 10 lembar laporan konsolidasi tabungan atas nama Suhardi, 10 lembar slip, 4 ponsel nokia dan 12 KTP asli DKI Jakarta.

Direktur I Keamanan Transnasional Badan Reserse Kriminal Polri Brigjen Pol Saut Usman Nasution menyatakan kedua orang ini mengendalikan bisnis judi online ini dari rumahnya di Jalan Mediterania Boulevard, Jakarta Utara. "Mereka selalu melakukan transaksi lewat transfer dana lewat bank," ujar Saut dalam rilis Kamis 4 Februari 2010.

Modus kerjanya adalah, mereka memasang iklan di web tertentu. "Nanti pelanggan mempelajari cara bermainnya, lalu terjadilah kontak pemain dengan bandar, lalu terjalin kesepakatan," ujar Saut.

Setelah sepakat, pelanggan mengirim uang ke rekening bandar. Setelah dana masuk, bandar lalu memberi pemain "meja bermain" di media online. "Dikasih koin bermain, sesuai dengan jumlah dana yang ditransfer," ujar Saut. Jika koin Rp 1.000, ditransfer Rp 100.000, maka dapat 100 koin.

Setelah selesai main, kelebihan dana ditransfer balik ke pemain. "Jadi, ini permainan yang butuh kepercayaan antara pemain dan bandar. Di sisi lain, ini modus baru," kata Saut. Baru karena tak memerlukan interaksi langsung pemain dengan bandar.

"Kalau judi fisik, takut ketahuan atau digerebek. Maka sekarang banyak yang pakai modus ini," ujar Saut.

Karena berlangsung online, kepolisian harus bekerja keras untuk memburu dua bandar ini. Kepolisian bekerja sama dengan pihak bank untuk menelusuri bandar judi yang sudah bermain 2,5 tahun ini dan meraup untung sekitar Rp 10 miliar itu.

Sampai akhirnya 2 Februari, polisi menciduk mereka. Keduanya diancam dengan pasal perjudian dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana dan pasal pencucian uang. Mereka dikenakan pasal pencucian uang karena dicurigai ada upaya pencucian uang mereka lakukan setiap mengumpulkan dana sejumlah tertentu.

Polisi juga akan mengejar pelanggan mereka melalui rekening yang berhubungan dengan rekening suami-istri ini.

Polisi juga mengimbau keluarga S dan D tidak terpengaruh dengan telepon yang menyebut bisa mengurus perkara tersangka. "Kami profesional, kita akan ajukan ke persidangan," kata Saut. "Kita sampaikan ini supaya tidak terpengaruh dengan oknum yang membawa nama petugas," ujarnya.








signature
[size=medium][i]mempunyai Kemauan jangan samakan dengan mempunyai Kemaluan karena yg namanya Kemauan Tidak semulus dengan Kemaluan dan sekitarnya [/i][/size]

5 Feb 2010 07:05
Pistol_aer
K A P O L S E X X X
Posts 6.558
Reputation: 1214
Awards:
Member Telah DewasaPembayar PajakAnti Child Po rnFBI FansMember ChoicePahlawan

(This post was last modified: 5 Feb 2010 07:15 by Pistol_aer.)
Berita 2
POLISI TANGKAP PENGELOLA JUDI INTERNET BEROMZET MILIAR RUPIAH
Jakarta, 4/2/2010 (Kominfo-Newsroom) – Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri berhasil membongkar kasus praktik judi online beromzet miliaran rupiah per bulan setelah menangkap dua tersangkan berinisial S dan D yang diduga sebagai penyelenggara praktik perjudian itu.

Direktur I Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Saud Usman Nasution mengatakan, tersangka S dan D yang merupakan pasangan suami istri, ditangkap aparat kepolisian di sebuah rumah di Muara Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (2/2).
“Keduanya terbukti sedang menjalankan praktik judi dengan modus menggunakan fasilitas internet yang dikategorikan termasuk modus baru dalam kasus perjudian di Indonesia,” kata Saud kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/2).
Ia menjelaskan bahwa saat ini kedua tersangka yang bertindak selaku penyelenggara perjudian itu tengah menjalani pemeriksaan. Keduanya melanggar pasal perjudian yakni pasal 303 KUHP serta UU No 15 tahun 2002 tentang Pencucian Uang karena telah berusaha mengaburkan uang hasil perjudian dengan cara mentransfer ke rekening di bank lain.
Menurut dia, ancaman hukuman terhadap keduanya cukup berat karena selain melanggar pasal-pasal KUHP juga dijerat dengan UU Pencucian Uang.
“Sedangkan para pemain dan petaruh dalam perjudian itu belum bisa kami tangkap dan masih kami buru. Agak sulit karena mereka menggunakan nama samaran dan tempat tinggalnya sulit dilacak,” kata Saud.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan tersangka, praktik perjudian yang dikelola setiap hari melalui internet itu berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.
Dijelaskan bahwa kedua tersangka mencari calon petaruh judi dengan memasang iklan di internet, kemudian mengundang mereka untuk bergabung dengan lebih dulu meminta alamat surat elektronik dan nomor telepon seluler.
“Judi akan berjalan setelah para pemain dan petaruh menyetor uang dan melakukan register,” katanya.
Setelah banyak orang itu menjadi peserta judi, katanya menambahkan, kedua bandar itu kemudian akan menyediakan kamar dengan menginformasikannya melalui internet sebagai lokasi judi untuk bertaruh dengan para pemain lain, dan bandar pun siap memainkan permainan itu.
“Tersangka mengaku telah 2,5 tahun menjalankan aktivitas judi dengan keuntungan bersih rata-rata Rp 1 milliar rupiah per bulan,” sebutnya.
Selain menagkap S dan D, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 680 juta, dua lembar rekap judi, seperangkat komputer, satu unit komputer jinjing (laptop), 29 buku tabungan, sembilan kartu kredit, 12 kartu tanda penduduk (KTP) dan 10 slip setoran bank. (T.Ty/ysoel)


sumber
http://www.bipnewsroom.info/index.php?&newsid=59635&_link=loadnews.php






signature
[size=medium][i]mempunyai Kemauan jangan samakan dengan mempunyai Kemaluan karena yg namanya Kemauan Tidak semulus dengan Kemaluan dan sekitarnya [/i][/size]

5 Feb 2010 07:07
Pistol_aer
K A P O L S E X X X
Posts 6.558
Reputation: 1214
Awards:
Member Telah DewasaPembayar PajakAnti Child Po rnFBI FansMember ChoicePahlawan

(This post was last modified: 5 Feb 2010 07:16 by Pistol_aer.)
Berita 3
][Image: 20100115144748-juditogel-140110.jpg]

Mabes Polri akan menjerat para tersangka kasus judi via internet dengan UU No 15 tahun 2002 tentang pencucian uang selain dengan pasal 303 KUHP tentang judi.

Direktur I Badan Reserse Kriminal Polri Brigjen Pol Saud Usman Nasution di Jakarta, Kamis, mengatakan, unsur pencucian uang terjadi karena para tersangka berusaha mengaburkan uang hasil judi.

"Uang dari judi yang berada di salah satu bank lalu ditransfer ke rekening di bank lain. Tindakan ini sudah termasuk pencucian uang," katanya.

Ia mengatakan, dengan tambahan jeratan itu maka para tersangka bisa mendapatkan vonis hakim lebih berat dibandingkan dengan jika hanya menggunakan KUHP.

Sebelumnya, Polri menggerebek lokasi judi di Penjaringan, Jakarta Utara, 2 Pebruari 2009 yang menggunakan jasa internet sebagai media judi.

Polisi telah menahan dua tersangka yakni Suhardi dan Dolli sebagai tersangka karena menjadi penyelenggara judi.

Namun polisi tidak berhasil menangkap para petaruh karena mereka menggunakan nama samaran selain sulit dilacak tempat tinggalnya.

Untuk mencari calon petaruh judi, kedua tersangka memasang iklan di internet lalu mengundang orang uang bergabung dengan lebih dulu meminta alamat surat elektronik dan nomor telepon seluler.

Setelah orang itu menjadi peserta judi maka kedua bandar itu akan menyediakan kamar di internet sebagai lokasi judi untuk bertaruh dengan para pemain lainnya.

Transaksi antara bandar dan petaruh dilakukan dengan menggunakan transaksi bank lewat telepon (phone banking).

"Dalam judi ini, kepercayaan antara bandar dan pemain sangat dibutuhkan," kata Saud.

Kedua tersangka mengaku telah 2,5 tahun menjalankan aktivitas judi dengan keuntungan bersih rata-rata satu milliar rupiah per bulan.

Aktivitas judi ini berlangsung siang dan malam dengan hanya istirahat selama empat jam.

Pada siang hari, aktivitas judi dikendalikan oleh Suhardi sedangkan malam hari oleh Doli.

Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti antara lain uang tunai Rp680 juta, dua lembar rekap judi, komputer, laptop, 29 buku tabungan, sembilan kartu kredit, 12 KTP dan 10 slip setoran bank.

Pekan lalu, Polri juga menggerebek lokasi judi di Tangerang dan Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan tersangka19 orang.


sumber
http://www.antara.co.id/berita/1265273879/tersangka-judi-akan-dijerat-dengan-pidana-pencucian-uang






signature
[size=medium][i]mempunyai Kemauan jangan samakan dengan mempunyai Kemaluan karena yg namanya Kemauan Tidak semulus dengan Kemaluan dan sekitarnya [/i][/size]

5 Feb 2010 07:13
Pistol_aer
K A P O L S E X X X
Posts 6.558
Reputation: 1214
Awards:
Member Telah DewasaPembayar PajakAnti Child Po rnFBI FansMember ChoicePahlawan

(This post was last modified: 5 Feb 2010 07:17 by Pistol_aer.)
Berita 4
VIVAnews - Kepolisian membongkar jaringan judi online beromset miliaran rupiah. Judi online itu diduga merupakan jaringan judi internasional.

"Kita lakukan penggerebekan dan tadi malam. Polisi berhasil lagi membongkar satu sindikat perjudian dengan menangkap 14 tersangka," kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 3 Februari 2010.

Edward mengatakan lokasi penggerebekan berada di Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara. Dari ke-14 tersangka yang ditangkap, terdapat dua tersangka yang berperan sebagai bandar judi.

"Bandar atau pengelola yang merupakan suami isteri berinisial 'S' dan isterinya 'D'. Tadi malam baru ditangkap," kata dia.

Beserta para tersangka, kata Edward, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Polisi menyita uang sebesar Rp. 700 juta. Selain itu, ditemukan juga bukti setoran sejumlah Rp 9,2 miliar.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti yang dipakai dalam operasi perjudian ini. Diantaranya laptop, telepon seluler, hard disk, dokumen, 20 buku tabungan dan alat bukti yang mengarah kepada perjudian.

"Total yang bisa dikumpulkan ini barang bukti atau bukan, tapi kita sedang teliti sejumlah Rp. 10,1 miliar," kata dia.

sumber
http://nasional.vivanews.com/news/read/126611-polri_bongkar_jaringan_judi_online






signature
[size=medium][i]mempunyai Kemauan jangan samakan dengan mempunyai Kemaluan karena yg namanya Kemauan Tidak semulus dengan Kemaluan dan sekitarnya [/i][/size]

5 Feb 2010 07:18
Pistol_aer
K A P O L S E X X X
Posts 6.558
Reputation: 1214
Awards:
Member Telah DewasaPembayar PajakAnti Child Po rnFBI FansMember ChoicePahlawan

kalau kemarin malam , informasi dari salah satu TV swasta Indonesia mengungkapkan
yg tertangkap itu adalah situs Indotangkas yg seharinya beromset kurang lebih sekitar 60 jutaan.

Wait






signature
[size=medium][i]mempunyai Kemauan jangan samakan dengan mempunyai Kemaluan karena yg namanya Kemauan Tidak semulus dengan Kemaluan dan sekitarnya [/i][/size]

5 Feb 2010 15:47
boynet
Gubernur FBI
Posts 7.245
Reputation: 469
Awards:
News GatorFacebook NetworkPembayar PajakAnti Child Po rnCharitySpam Killer

makasih ndan atas infonya... Thanks

kira2 web apa aja yach yang mulai kena sweep Think

Nicethread

5 Feb 2010 18:12
Pistol_aer
K A P O L S E X X X
Posts 6.558
Reputation: 1214
Awards:
Member Telah DewasaPembayar PajakAnti Child Po rnFBI FansMember ChoicePahlawan

tergantung Tersangka , kalau mulutnya gak ember sih bisa terjaga kerahasian Situs judi lainnya Grin






signature
[size=medium][i]mempunyai Kemauan jangan samakan dengan mempunyai Kemaluan karena yg namanya Kemauan Tidak semulus dengan Kemaluan dan sekitarnya [/i][/size]

7 Feb 2010 01:26
owobidub
Dokter Cinta
Posts 13.512
Reputation: 853
Awards:
Facebook NetworkAnti Child Po rnCharityBlood DonationFBI ManiaPembayar PajakGood Citizen

sudah ada perkembangan lebih lanjut kang.... Wait Wait






signature
[size=medium][color=blue]“The journey of a thousand miles begins with a single step.”[/color][/size]

7 Feb 2010 11:56
Pistol_aer
K A P O L S E X X X
Posts 6.558
Reputation: 1214
Awards:
Member Telah DewasaPembayar PajakAnti Child Po rnFBI FansMember ChoicePahlawan

masih rhs negara Blah






signature
[size=medium][i]mempunyai Kemauan jangan samakan dengan mempunyai Kemaluan karena yg namanya Kemauan Tidak semulus dengan Kemaluan dan sekitarnya [/i][/size]


   New reply




User(s) browsing this thread:
1 Guest(s)

Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2013 by Adimin | Fan Page | Group Discussion | Twitter | Google+ | Instagram