Try: m.forumbebas.com for faster access! Upgrade your Group for Premium Access!
Internet Anda Lambat? Akseslah Forum Bebas Indonesia dari sini


Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 106 Votes - 3.1 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
brainwashed

Letjen

Reputation: 101


Offline
19 Sep 2010 12:07    #46

(19 Sep 2010 04:33)thopomore Wrote:
 
bagaimana dengan animisme dan dinamisme,agama yang paling pertama kali di Indonesia? Think



Cool

animisme dan dinamisme perilaku manusia yang beragama nusantara.
jadi animisme dan dinamisme bukan lah agama.

misal kayak mbah edhan,yang suka duduk di kuburan sambil bakar menyan....itu prilaku animisme(karena kepercayaan yang beragama) dikuburan itu ga ada Tuhan yang ada Hantu.


MuakMan(MM)

Letkol

Reputation: 92

FBI Fans
Charity
CSR Donatur

Offline
19 Sep 2010 23:14    #47

Animis dan dinamis itu kan hanya sebuah penamaan terhadap bentuk perilaku.
Dan dari situlah manusia mengenal tuhan.


wong_edhan

Gembel Jalanan

Reputation: 608

Facebook Network
Pembayar Pajak
Anti Child Porn
Charity
FBI Mania
Blood Donation
Good Citizen
Contributor

Away
20 Sep 2010 05:33    #48

(19 Sep 2010 23:14)MuakMan(MM) Wrote:
 
Animis dan dinamis itu kan hanya sebuah penamaan terhadap bentuk perilaku.
Dan dari situlah manusia mengenal tuhan.

Nach itu dia... mengenal tuhan... berarti bisa dijadikan agama khan... Smile


thopomore

Pakar Mahologi

Reputation: 368

Anti Child Porn
Facebook Network
PG+18
FBI Mania

Offline
20 Sep 2010 06:55    #49

(19 Sep 2010 12:07)brainwashed Wrote:
 
animisme dan dinamisme perilaku manusia yang beragama nusantara.
jadi animisme dan dinamisme bukan lah agama.

misal kayak mbah edhan,yang suka duduk di kuburan sambil bakar menyan....itu prilaku animisme(karena kepercayaan yang beragama) dikuburan itu ga ada Tuhan yang ada Hantu.


berarti apa yang sering kita sebut "ilmu hitam" termasuk dalam jajaran animisme dan dinamisme? Think



(19 Sep 2010 23:14)MuakMan(MM) Wrote:
 
Animis dan dinamis itu kan hanya sebuah penamaan terhadap bentuk perilaku.
Dan dari situlah manusia mengenal tuhan.

ya berarti termasuk agama dong kalau mengenalkan manusia kepada Tuhan... Think



Cool


wong_edhan

Gembel Jalanan

Reputation: 608

Facebook Network
Pembayar Pajak
Anti Child Porn
Charity
FBI Mania
Blood Donation
Good Citizen
Contributor

Away
20 Sep 2010 07:29    #50

(20 Sep 2010 06:55)thopomore Wrote:
 
berarti apa yang sering kita sebut "ilmu hitam" termasuk dalam jajaran animisme dan dinamisme? Think



(19 Sep 2010 23:14)MuakMan(MM) Wrote:
 
Animis dan dinamis itu kan hanya sebuah penamaan terhadap bentuk perilaku.
Dan dari situlah manusia mengenal tuhan.
ya berarti termasuk agama dong kalau mengenalkan manusia kepada Tuhan... Think



Cool



Setuju w kali ini sama pendapat ente.... TongueTongueTongueTongueTongue



Cermin2sisi

Sertu

Reputation: 5


Offline
20 Sep 2010 09:35    #51

kalo "animisme dan dinamisme" itu cuma generalisasi dari "aturan dan/atau keyakinan" yang distempelkan ke selain yang 5 yg diakui negara, untuk menentukan agama atau bukan sepertinya harus di rinci satu-persatu. Belum tentu pemegangnya sendiri menganggap apa yang dipegang itu adalah agama, mungkin sekedar budaya ataui adat bahkan untuk yang 5 itu.

Satu pertanyaan, Apakah Sunda Wiwitan itu murni asli Indonesia?


MuakMan(MM)

Letkol

Reputation: 92

FBI Fans
Charity
CSR Donatur

Offline
20 Sep 2010 11:52    #52

(20 Sep 2010 06:55)thopomore Wrote:
 
berarti apa yang sering kita sebut "ilmu hitam" termasuk dalam jajaran animisme dan dinamisme? Think



(19 Sep 2010 23:14)MuakMan(MM) Wrote:
 
Animis dan dinamis itu kan hanya sebuah penamaan terhadap bentuk perilaku.
Dan dari situlah manusia mengenal tuhan.
ya berarti termasuk agama dong kalau mengenalkan manusia kepada Tuhan... Think



Cool

Ananda bapak tdk berani memberi jawaban pasti, sebab takut ananda terjerumus kedalam pemahaman yg salah.
Banyaklah membaca dan beramal... (kayak iklan).



MuakMan(MM)

Letkol

Reputation: 92

FBI Fans
Charity
CSR Donatur

Offline
20 Sep 2010 12:29    #53

(20 Sep 2010 09:35)Cermin2sisi Wrote:
 
kalo "animisme dan dinamisme" itu cuma generalisasi dari "aturan dan/atau keyakinan" yang distempelkan ke selain yang 5 yg diakui negara, untuk menentukan agama atau bukan sepertinya harus di rinci satu-persatu. Belum tentu pemegangnya sendiri menganggap apa yang dipegang itu adalah agama, mungkin sekedar budaya ataui adat bahkan untuk yang 5 itu.

Satu pertanyaan, Apakah Sunda Wiwitan itu murni asli Indonesia?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa

Sunda Wiwitan (Bahasa Sunda: "Sunda permulaan", "Sunda sejati", atau "Sunda asli") adalah agama atau kepercayaan pemujaan terhadap kekuatan alam dan arwah leluhur (animisme dan dinamisme) yang dianut oleh masyarakat tradisional Sunda.[1] Penganut ajaran ini dapat ditemukan di beberapa desa di provinsi Banten dan Jawa Barat, seperti di Kanekes, Lebak, Banten; Ciptagelar Kasepuhan Banten Kidul, Cisolok, Sukabumi; Kampung Naga; dan Cigugur, Kuningan. Menurut penganutnya, Sunda Wiwitan merupakan kepercayaan yang dianut sejak lama oleh orang Sunda sebelum datangnya ajaran Hindu dan Islam.

Berdasarkan keterangan kokolot (tetua) kampung Cikeusik, orang Kanekes bukanlah penganut Hindu atau Buddha, melainkan penganut animisme, yaitu kepercayaan yang memuja arwah nenek moyang. Hanya dalam perkembangannya kepercayaan orang Kanekes ini telah dimasuki oleh unsur-unsur ajaran Hindu, dan hingga batas tertentu, ajaran Islam.

Sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/Sunda_Wiwitan

Karna budaya moral Bangsa Indonesia yg baik dan penuh toleransi, maka agama import lama kelamaan mendominasi hingga ke lapangan politik dimana akhirnya termasuk kedalam 5 agama yg diAkui.



Cermin2sisi

Sertu

Reputation: 5


Offline
20 Sep 2010 14:09    #54

(20 Sep 2010 12:29)MuakMan(MM) Wrote:
 
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa

Sunda Wiwitan (Bahasa Sunda: "Sunda permulaan", "Sunda sejati", atau "Sunda asli") adalah agama atau kepercayaan pemujaan terhadap kekuatan alam dan arwah leluhur (animisme dan dinamisme) yang dianut oleh masyarakat tradisional Sunda.[1] Penganut ajaran ini dapat ditemukan di beberapa desa di provinsi Banten dan Jawa Barat, seperti di Kanekes, Lebak, Banten; Ciptagelar Kasepuhan Banten Kidul, Cisolok, Sukabumi; Kampung Naga; dan Cigugur, Kuningan. Menurut penganutnya, Sunda Wiwitan merupakan kepercayaan yang dianut sejak lama oleh orang Sunda sebelum datangnya ajaran Hindu dan Islam.

Berdasarkan keterangan kokolot (tetua) kampung Cikeusik, orang Kanekes bukanlah penganut Hindu atau Buddha, melainkan penganut animisme, yaitu kepercayaan yang memuja arwah nenek moyang. Hanya dalam perkembangannya kepercayaan orang Kanekes ini telah dimasuki oleh unsur-unsur ajaran Hindu, dan hingga batas tertentu, ajaran Islam.

Sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/Sunda_Wiwitan

Karna budaya moral Bangsa Indonesia yg baik dan penuh toleransi, maka agama import lama kelamaan mendominasi hingga ke lapangan politik dimana akhirnya termasuk kedalam 5 agama yg diAkui.


Terimakasih atas informasinya,
Kenapa saya bertanya "apakah Sunda Wiwitan murni asli Indonesia" karena dari artinya sepertinya istilah "Sunda Wiwitan" (Sunda Wiwitan) tersebut muncul setelah adanya agama "import" dan berfungsi untuk menyadarkan generasi muda pada masa itu untuk "Ini lho orang sunda sebenarnya di masa permulaan dulu". Lalu seberapa murni "Sunda Permulaan" itu dengan Kondisi realnya permulaan orang Sunda? (mudah-mudahan tidak benar karena ini cuma pemikiran sendiri).

Untuk paragraf kedua, keterangan kokotlot Cikeusik (aduh minta maaf ka kokolot), itu jawaban sebenarnya atau karena kebesaran hati kokolot untuk sekedar menyenangkan yang bertanya dan pemerintah atau perbedaan pemahaman dari sang penanya.
Jadi inget cerita orang SIkep (kudus) ketika pemerintah berusaha meng'KTP' kan agama mereka. Karena jelas bukan Kristen dan Islam ternyata tidak juga, maka dikirim perwakilan agama Hindu yang setelah terjadi komunikasii juga mengamini bahwa Sikep bukan Hindu. Jadilah termasuk kepercayaan (animisme/dinamisme). Jadi masuk "animisme" itu karena pesanan "pemerintah".

Apakah mereka memuja arwah nenek moyang. Sepertinya juga tidak, mereka sangat menghormati (arwah) nenek moyang, tetapi yang mereka puja adalah Yang Makakuasa (Sang Hyang Kersa) , Tuhan Yang Maha Esa (Batara Tunggal). Sehingga ada seseorang bercanda "kenapa Muhammad tidak diturunkan di Indonesia? Karena Nenek moyang Indonesia sudah menyembah Tuhan yang Maha Esa" Smile

Mohon maaf sekalilagi kalau ada kesalahan.



MuakMan(MM)

Letkol

Reputation: 92

FBI Fans
Charity
CSR Donatur

Offline
20 Sep 2010 14:50    #55

Brow Cermin2sisi, anda sangat sopan dlm berpendapat sampe berulang kali minta "maaf".
Anda boleh sopan dan itu sangat baik utk bersikap secara dewasa, tapi jgn sampe segan utk "BEBAS" berpendapat. Lepaskan aza apa yg ada di unek2 anda disini FBI (Forum Bebas Indonesia).
Itulah kelebihan FBI dibanding dgn forum lain...

Utk opini anda, sy sangat setuju tentang pemujaan Yang Maha Kuasa.

Seharusnya kita bertanya kembali "Kenapa" dulu hanya 5 agama yg di akui pemerintah???
Sehingga yg lain di kategorikan Ani-Dinamisme or Berhala.
Kepentingan atas apa sehingga 5 jenis itu yg berhasil di"Loby"???
Terus kira2 manfaat apa yg menjadi visi misi dahulu kala utk melegistimasi ke 5 agama tersebut?

Please think about that...



novalnd

Kolonel

Reputation: 234

Facebook Network
FBI Mania
Charity

Offline
20 Sep 2010 15:45    #56

(20 Sep 2010 14:09)Cermin2sisi Wrote:
 
Apakah mereka memuja arwah nenek moyang. Sepertinya juga tidak, mereka sangat menghormati (arwah) nenek moyang, tetapi yang mereka puja adalah Yang Makakuasa (Sang Hyang Kersa) , Tuhan Yang Maha Esa (Batara Tunggal). Sehingga ada seseorang bercanda "kenapa Muhammad tidak diturunkan di Indonesia? Karena Nenek moyang Indonesia sudah menyembah Tuhan yang Maha Esa" Smile

Mohon maaf sekalilagi kalau ada kesalahan.

He he he ... Ana suka ini Top


Cermin2sisi

Sertu

Reputation: 5


Offline
20 Sep 2010 17:52    #57

(20 Sep 2010 14:50)MuakMan(MM) Wrote:
 
Seharusnya kita bertanya kembali "Kenapa" dulu hanya 5 agama yg di akui pemerintah???
Sehingga yg lain di kategorikan Ani-Dinamisme or Berhala.
Kepentingan atas apa sehingga 5 jenis itu yg berhasil di"Loby"???
Terus kira2 manfaat apa yg menjadi visi misi dahulu kala utk melegistimasi ke 5 agama tersebut?

Please think about that...

Kebetulan saya juga kurang paham mengapa harus seperti itu, kecuali sedikit pendapat objektif bahwa Pemerintahan Indonesia di masa awal Orde baru sangat dipengaruhi oleh ASU dan saat itu lagi gencar-gencarnya Gerakan Anti Komunis. Tapi kebetulan saya dapat di bawah ini (mudah2an caranya benar):

http://id.wikipedia.org/wiki/Agama_di_Indonesia

saya kutipkan sebagian :
Perubahan penting terhadap agama-agama juga terjadi sepanjang era Orde Baru. [12] Antara tahun 1964 dan 1965, ketegangan antara PKI dan pemerintah Indonesia, bersama dengan beberapa organisasi, mengakibatkan terjadinya konflik dan pembunuhan terburuk di abad ke-20. [13] Atas dasar peristiwa itu, pemerintahan Orde Baru mencoba untuk menindak para pendukung PKI, dengan menerapkan suatu kebijakan yang mengharuskan semua untuk memilih suatu agama, karena kebanyakan pendukung PKI adalah ateis.[12] Sebagai hasilnya, tiap-tiap warganegara Indonesia diharuskan untuk membawa kartu identitas pribadi yang menandakan agama mereka. Kebijakan ini mengakibatkan suatu perpindahan agama secara massal, dengan sebagian besar berpindah agama ke Kristen Protestan dan Kristen Katolik. Karena Konghucu bukanlah salah satu dari status pengenal agama, banyak orang Tionghoa juga berpindah ke Kristen atau Buddha.

bersambung



Cermin2sisi

Sertu

Reputation: 5


Offline
20 Sep 2010 18:11    #58

Mengenai anismisme dan dinamisme (dan politheisme) guru sejarah SMA saya menganalogikannya sama seperti bagaimana ahli antropologi eropa mensimulasikan figure manusia purba di Asia dan Afrika dengan bentuk berbulu dan seperti monyet sedangkan di Eropa sudah sangat mirip manusia jaman sekarang. dan kenyataanya laporan ilmiah mereka saat ini banyak dipermasalahkan.

Sejarah Indonesia saya kira juga banyak dipengaruhi oleh Ahli Eropa.

Disini terlihat bagaimana Jejak Sejarah Pemikiran dimanipulasi bahwa Eropa dengan kejayaan pemikirannya yang begitu hebat (mis: Rome, Aristotle, Plato dsb) sementara nenek moyang kita disebut penyembah Roh Nenek Moyang (padahal bukan) kalau tidak direndahkan dengan penyembah pohon atau batu (berhala). Padahal sistem keyakinan dan budaya nenek moyang kita saat itu sudah menampilkan keberadaan Yang Maha Kuasa atau Yang Maha Esa. Ambil contoh SUnda Wiwitan dan Sikep (Siji dikekep atau satu dipegang).



brainwashed

Letjen

Reputation: 101


Offline
20 Sep 2010 18:38    #59

(20 Sep 2010 14:50)MuakMan(MM) Wrote:
 
Seharusnya kita bertanya kembali "Kenapa" dulu hanya 5 agama yg di akui pemerintah???
Sehingga yg lain di kategorikan Ani-Dinamisme or Berhala.
Kepentingan atas apa sehingga 5 jenis itu yg berhasil di"Loby"???
Terus kira2 manfaat apa yg menjadi visi misi dahulu kala utk melegistimasi ke 5 agama tersebut?

Please think about that...

tujuannya jelas ....agar lebih mudah mengatur manusia.
bayangkan kalau ada 100 agama dan kepercayaan....berapa 'kepala' yang musti di pegang soeharto?....
kalau cuma 5,maka cuma 5 'kepala' yang dipegang soeharto.
ini kan mempermudahkan beliau untuk berkuasa seumur hidupnya.

tapi ini ga salah...dengan ini kita belajar 'strategi'......

ngemeng2...ketika kita bincang2 ini....kemarin ada 19 'agama lokal' tuntut lapor ke pbnu tuntut pengakuan oleh pemerintah.

kok bisa yah ....padahal2 berpuluh puluh tahun ga pernah nuntut eh baru sekarang nuntut.
mungkin 'kepancing' sama jin2 yang ada di AKAL.............Grin



MuakMan(MM)

Letkol

Reputation: 92

FBI Fans
Charity
CSR Donatur

Offline
20 Sep 2010 20:55    #60

Itu semua yg tersirat...
Sedangkan masih byk yg terkubur oleh Politik Ekonomi dimana kita hanya bisa beropini.
Seperti kata "Berhala" dimana saat penjajahan, kita byk diDoltrinasi bahwa agama asli kita adalah "tidak benar" sebab memuja benda mati, akhirnya semua dipukul rata demikian sampe kpd yg memuja YMK jg masuk kategori "Berhala".
Termasuk juga "sebagian" (tidak semua) pedagang2 terdahulu sebagai motivasi azas manfaat.

Kenapa?
Karna agama dinilai suatu idiologi yg paling mujarab utk menguasai manusia itu sendiri.

Dalam hal ini sy tdk mengatakan agama import itu tdk benar. Semuanya pada prinsipnya benar dlm membuka hati dan jiwa manusia kedalam moral yg lbh baik.
Hanya terkadang agama ini menjadi alat sebagai "kekuasaan" utk memperdaya manusia pada visi misi "terkubur" tadi. Termasuk pemerintah kita sendiri...

Seharusnya Agama2 terdahulu kita tdk perlu di singkirkan begitu saja oleh penjajah ato pendatang.

Yang menjadi pertanyaan terselubung sy adalah...
Kenapa sdh MERDEKA kita masih terus menutup diri dgn tempurung kepala sendiri? Terutama pelaksana pemerintah kita sendiri...?
Apa mereka lupa siapa kita yg sesungguhnya dan apa hanya karna program ASU?

Ujung2nya kita akan sampe kepada "Kolonialisasi Agama".





Kirim iklan anda disini, Gratis! Hanya member yang aktif diskusi. Info selengkapnya.
Today's 3 Business Update, Lihat Toko dan Bisnis Member Aktif lainnya Hanya 50rb/bulan, thread jualan anda juga bisa tampil disini. Segera hubungi kami
©2010 Smart Personal Business Update [SPBU] by FBI. Anda belum punya situs bisnis, pribadi atau blog? Buat disini